Intimasi dan Kehangatan Couture Chanel

Fandi Stuerz, CNN Indonesia | Rabu, 27/01/2021 11:51 WIB
Di hari kedua gelaran Paris couture week yang diadakan secara digital, rumah mode haute couture Chanel menampilkan karya Virginie Viard. Di hari kedua gelaran Paris couture week yang diadakan secara digital, rumah mode haute couture Chanel menampilkan karya Virginie Viard. (Arsip Chanel Paris Couture Week 2021)
Paris, CNN Indonesia --

Melalui rangkaian bunga melengkung yang membentuk gerbang, desainer rumah mode haute couture Chanel, Virginie Viard menghadirkan ide sebuah pesta pernikahan yang intim dan romantis.

Di hari kedua gelaran Paris couture week yang diadakan secara digital, rumah mode haute couture Chanel menampilkan karya Virginie Viard yang terbaru, yang terinspirasi dari kehangatan dan kedekatan dari momen-momen bersama orang terdekat.

"Saya menyadari kami tidak bisa menyelenggarakan show besar, bahwa kami harus menciptakan sesuatu yang lain, jadi saya mendapat ide tentang iring-iringan kecil yang akan menuruni tangga Grand Palais dan melewati lengkungan bunga. Seperti perayaan keluarga, pernikahan... "kata Virginie Viard menjelaskan tema untuk koleksi Musim Semi-Musim Panas 2021 Haute Couture melalui keterangan yang diterima CNNIndonesia.com.


Ide tentang pesta malam musim semi yang romantis, tentang kebebasan, dan tentang kedekatan keluarga diwujudkan dengan sebuah petticoat yang berayun, yang dibuat dari lapisan crepe-georgette diatas gaun pink pucat, yang pasangkan dengan bolero ruffle, serta sepatu Mary-Jane dua warna yang sering terlihat dikenakan penari tango.

Gaya koleksi terbaru Chanel ini juga memperlihatkan sebuah sentuhan yang segar. Tak melulu bolero berbahan tweed kotak-kotak, tapi juga gaun strap berwarna cerah dengan rok mengembang di bawahnya. Semangat muda dengan gaya sehari-hari yang simpel terasa makin menguat.

Chanel Paris Couture Week 2021Foto: Arsip Chanel Paris Couture Week 2021
Chanel Paris Couture Week 2021

Rok panjang yang bisa dilepas dengan renda yang terbuat dari aster putih, yang membuat kaki bebas bergerak, dikenakan di atas gaun dengan renda yang senada dengan jubah yang juga dibuat dari material yang sama.

"Saya suka reuni keluarga besar, saat semua generasi bersatu. Hangat sekali. Ada semangat ini di Chanel. Karena Chanel juga seperti sebuah keluarga", ujarnya.

Jika Virginie Viard teringat pada ide kebersamaan sebuah keluarga, mungkin ia terinspirasi dari Maisons d'art, rumah-rumah pengrajin yang menjadi mitra House of Chanel, yang terlibat dalam pembuatan 32 looks di koleksi ini.

Atelier Montex dengan spesialisasi payet membuat bordir makramé untuk gaun panjang dengan tulle abu-abu mutiara, sementara hiasan bulu yang halus dari House of Lemarié menghiasi lipatan organza dari little dress berbahan tweed hitam. Kemudahan bergerak, yang menjadi kunci dari filosofi Chanel pun tergambar melalui setelan celana yang dipasangkan dengan jaket yang terinspirasi dari rompi pria.

"Saya ingin mengumpulkan para model untuk foto keluarga, seperti yang bisa Anda lihat di album foto," lanjut Virginie Viard. Ia juga mengacu pada album foto yang dibuat oleh Chanel sebelum show hari ini ditampilkan ke publik. Dalam foto-foto ini, para model dari show berpose di tengah-tengah salon haute couture baru di 31 rue Cambon di Paris, yang didekorasi ulang oleh desainer interior Jacques Grange, dan diresmikan bulan ini, bersama dengan beberapa selebriti seperti Marion Cotillard, Penélope Cruz, Vanessa Paradis, Lily-Rose Depp dan Alma Jodorowsky serta Joana Preiss dan Izïa Higelin.

Untuk show kali ini, Chanel menggandeng fotografer Belanda, pembuat film dan desainer grafis Anton Corbijn untuk memotret koleksi di salon haute couture - sebutan untuk ruangan dimana para klien bisa melihat kembali koleksi ini, serta dimana proses fitting dilakukan- dengan gaya potret keluarga dan juga mengarahkan film untuk show yang diambil di Grand Palais.

Chanel Paris Couture Week 2021Foto: Arsip Chanel Paris Couture Week 2021
Chanel Paris Couture Week 2021

Untuk tampilan terakhir, Virginie membuat sebuah gaun panjang berekor berbahan satin ecru, disulam oleh Lesage dengan ornamen kupu-kupu dan mutiara, ditambah kerah sayap dan manset kemeja.

Gaun ini memiliki spirit 1920an, dengan siluet ramping dan namun tetap elegan tanpa terlihat terlalu 'berat' seperti layaknya gaun pengantin. Sebuah veil tipis dan panjang yang terseret ringan di lantai juga memberikan nuansa pesta pernikahan intim yang hangat.

Inilah yang menjadi ciri khas Chanel karya Virginie Viard, dimana siluet dibuat ringan, palet warna terlihat segar, dan semuanya dibuat dengan teknik yang rumit, nyaris tak nampak, namun terlihat jelas dari kemudahan dan fleksibilitas para model yang berjalan.

"Saya selalu berpikir tentang apa yang para wanita ingin miliki di lemari pakaian mereka hari ini," ucapnya Virginie Viard.

Chanel Paris Couture Week 2021Foto: Arsip Chanel Paris Couture Week 2021
Chanel Paris Couture Week 2021

(chs/chs)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK