5 Cara Mudah Merawat Bunga Matahari

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 18/02/2021 08:00 WIB
Seperti tanaman lainnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat merawat bunga matahari. Berikut cara mudah merawat bunga matahari. Ilustrasi. Ada beberapa cara mudah merawat bunga matahari yang perlu diperhatikan. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kuning menyala bunga matahari membuat suasana halaman atau teras rumah jadi lebih ceria. Berikut cara mudah merawat bunga matahari.

Ada berbagai jenis bunga matahari. Bunga satu ini tak hanya berwarna kuning, ada pula bunga matahari yang hadir dengan warna merah yang anggun.

Bunga matahari tergolong dalam tanaman yang mudah tumbuh karena mudah menyesuaikan diri dengan hampir semua jenis tanah. Namun, seperti semua tanaman lainnya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merawat bunga ini.


Mengutip Garden Beast, bunga satu ini tumbuh dengan baik jika ditanam di bawah sinar matahari langsung. Pastikan agar bunga matahari tak tertutup tanaman lainnya yang lebih tinggi karena ia sangat menyukai cahaya matahari.

Berikut cara mudah merawat bunga matahari, mengutip berbagai sumber.

1. Taruh di bawah sinar matahari langsung

Sebagaimana yang telah disampaikan di atas, bunga matahari sangat menyukai sinar matahari. Bunga matahari muda bahkan dengan sendirinya menghadap ke timur untuk menyerap sinar matahari pagi dan melacak pergerakan matahari hingga mengarah ke barat di sore hari.

Begitu bunga mencapai kematangan, mereka berhenti mengikuti arah matahari dan terus menghadap ke timur.

2. Penyiraman

Bunga matahari sesungguhnya merupakan tanaman yang tahan kering dan panas. Namun, mereka masih tetap membutuhkan penyiraman yang sering.

Saat tanaman mulai tumbuh, tanaman perlu disiram di sekitar area akar yang berjarak sekitar 7-10 cm dari batang.

Bibit bunga matahari harus disiram setiap hari agar tanah lembap tetapi tidak basah kuyup. Namun, saat bunga matahari tumbuh subur, mereka cukup disiram seminggu sekali.

3. Pemupukan

Bunga matahari tak membutuhkan pupuk, kecuali jika tanah Anda miskin nutrisi. Jika demikian, tambahkan pupuk kompos di atas tanah. Hindari memberikan pupuk terlalu dekat dengan pangkal tanaman. Memberikan pupuk ke tanah yang sudah sehat dapat menghasilkan terlalu banyak nitrogen dan menyebabkan batang patah atau terlambat mekar.

4. Menjaga dari hama dan penyakit

Saat menanam bunga matahari, perhatikan hewan seperti siput, burung, dan tupai. Siput bisa dicegah dengan repelan. Namun, jika burung dan tupai tertarik pada biji bunga matahari, tutupi tanaman dengan penutup yang terbuat dari polyspun.

Jika daun bunga matahari menguning dan menyusut, kemungkinan tanah terlalu lembap. Tanah yang tergenang air dapat menyebabkan jamur dan membuat tanaman terinfeksi hingga tak menghasilkan bunga. Jika ini terjadi, buang daun yang terinfeksi dan kurangi penyiraman.

5. Sediakan penyangga

Beberapa varietas bunga matahari hadir dengan ukuran bunga yang besar dan batang yang tinggi. Kondisi seperti ini membuat tanaman membutuhkan bantuan penyangga agar bisa berdiri tegak.

Jika bunga matahari besar Anda mulai terkulai, ikat ke tiang atau penyangga yang kokoh. Cara ini juga diperlukan untuk tanaman yang berada di lokasi berangin.

(asr/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK