Perdebatan Gen Z - Milenial: Rambut Belah Tengah atau Pinggir

tim, CNN Indonesia | Rabu, 24/02/2021 13:30 WIB
Perdebatan soal belahan rambut di tengah atau samping viral di Tiktok beberapa waktu lalu. Padahal keduanya sama-sama punya sejarah di tren rambut. ilustrasi rambut belah tengah (iStockphoto/Sofia Zhuravets)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perdebatan soal belahan rambut di tengah atau samping viral di Tiktok beberapa waktu lalu. Perseteruan terjadi antara Gen Z dan milenial tentang apakah lebih baik membelah rambut ke samping atau ke tengah.

Hal ini dimulai ketika akun @missladygleep membuat pernyataan berani ini Juli lalu: "Buktikan saya salah, tapi menurut saya tidak ada satu orang pun yang terlihat lebih baik dengan bagian samping daripada bagian tengah."

Kenyataannya, sampai saat ini masih banyak orang yang memperdebatkan belahan rambut sampai saat ini.


Bicara soal bagaimana perdebatan soal belahan rambut mana yang lebih baik, gen z setuju belah tengah, sedangkan milenial, pro pada belah pinggir, yang harus dipahami adalah untuk orang-orang dalam rentang usia tertentu, bagian samping memiliki peran berbeda dalam penemuan diri.

Orang yang dibesarkan oleh baby boomer menganggap kelas menenangh sebagai standar karena mereka tumbuh di masa tren itu tengah populer. Hal ini terjadi juga di era-era selanjutnya.

Ini sama halnya dengan selera musik yang berbeda-beda tiap generasi.

Mengutip Allure, obesesi gen Z dengan rambuh belah tengah adalah hal yang sama dengan analogi itu. Saat ini kaum milenial ingin melakukan kebalikan dari apa yang dilakukan Boomers dan Gen X - masuk akal bahwa generasi setelah generasi seseorang akan memiliki reaksi spontan yang sama.

Namun akan ada saatnya, tren bakal kembali berulang. Tren kecantikan (termasuk cara menata membelah rambut) sepenuhnya bersifat siklus - tren tersebut keluar masuk gaya berulang kali.

"Saya sangat setuju bahwa tren kecantikan muncul kembali. Saya meminta semua orang meminta poni depan saat ini. Itu dari dulu, apa, tahun 70-an? Farrah Fawcett memilikinya," kata Luis Miller, penata rambut di New York City.

"Semuanya kembali ke 'masa baru' dalam satu atau lain bentuk; mereka hanya menempatkan kata 'modern' di depannya."

Marilyn MonroeFoto: Pixabay/skeeze
Marilyn Monroe

Hal ini juga diungkapkan oleh penata rambut Guido Palau Allure. Dia juga setuju tren rambut juga akan kembali tapi yang berbeda hanya karena dilakukan hari ini.

"Ketika kita melihat gaya rambut diulang, itu diambil dari era lain, tapi selalu dilakukan dengan tangan seseorang di hari ini," jelasnya.

"Rambut memang memiliki siklus, tetapi akan selalu memakan waktu [saat ini] karena kami memiliki produk baru."

Jauh sebelum perdebatan viral soal belahan rambut di TikTok, belahan bagian samping dan bagian tengah sama-sama memiliki masa kejayaan dalam sejarah kecantikan. Ikon selebriti misalnya Ginger Rogers, Josephine Baker, atau Marilyn Monroe dari tahun 1920-an hingga 1950-an menyukai rambut yang dibelah samping.

Sedangkan popularitas belah tengah muncul beberapa dekade kemudian yang diaplikaskan oleh beberapa ikon seperti Donna Summer, Cher, dan Joan Jett sebelum bagian samping kembali sekali lagi di tahun 1990-an.

(chs)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK