Bahaya Tak Makan Sayur Saat Diet Menurunkan Berat Badan

tim, CNN Indonesia | Rabu, 03/03/2021 17:03 WIB
Benarkah tak makan sayur bisa membantu diet untuk menurunkan berat badan? Berikut tanggapan ahli. Foto: jill111/Pixabay

Jenis sayuran apa yang baik?

Menurut Fiastuti, tidak ada sayuran yang sempurna, karena sayuran saling melengkapi dengan kandungannya yang bermacam-macam.

"Jadi kalau kita makan sayuran sebaiknya bervariasi supaya mendapat beta karoten di wortel, kemudian sayuran lain yang memiliki serat tinggi, sehingga saling melengkapi. Jangan satu macam yang itu-itu saja," ungkapnya.

Menurut dia, per gram sayuran memiliki kalori yang lebih kecil dibandingkan per gram tepung, gula, atau lemak.


"Otomatis, orang ketika menurunkan berat badan dianjurkan makan sayuran yang banyak. Tujuannya supaya dia kenyang dengan kalori kecil," katanya.

Ikamenambahkan, dalam 100 gram buah memiliki kalori 50 kkal, sementara 100 gram sayuran mengandung 0-25 kkal.

Beberapa jenis sayuran tertentu pun bisa dimakan sepuasnya karena kalorinya bisa diabaikan. Misalnya, tomat, mentimun, selada, dan oyong.

"Tapi tanpa tambahan lainnya, misalnya mayonaise, olive oil, atau dressing salad. Akan tetapi intinya harus imbang juga antara sayur dan buah."

Tips diet selain memenuhi konsumsi sayuran

Selain anjuran memenuhi asupan sayuran, Fiastuti juga menyarankan untuk mengurangi serta menghindari makanan yang padat kalori, lemak, serta gula.

"Padat kalori itu kalorinya besar tapi tidak membuat kenyang, jadi ingin makan lagi," katanya

Ketika menjalankan diet, dia mengingatkan untuk banyak mengonsumsi sayuran, buah, kemudian karbohidrat secukupnya, serta protein untuk membantu otot bekerja dengan baik.

"Kenapa harus makan sayur dan buah? karena mereka sumber mineral terbaik. Dan konsumsi lemak boleh tapi jangan terlalu banyak lemak jenuh," katanya.

Tak lupa, dia juga menyarankan untuk menyeimbangkannya dengan melakukan aktivitas fisik secara teratur.

Menambahkan Fiastuti, Ika juga mengungkapkan bahwa diet haruslah dijalankan dengan sehat dan seimbang. Antara sehat dan seimbang, keduanya punya pengertian yang berbeda. 

Diet tak sehat, lebih mengarah ke menyebabkan berbagai masalah kesehatan lain akibat diet.

"misalnya kaya menurunkan berat badan dengan makan 1 kali sehari tapi karena salah prosedur malah jadi sakit maag atau Gerd."

Sedangkan diet tak seimbang lebih dilihat dari sisi gizi dalam tubuh.

"Misalnya tidak makan sayur, tidak makan karbohidrat sama sekali. Padahal harusnya diganti atau substitusi dengan yang lain. Misal tidak makan nasi tapi diganti dengan kentang atau ubi atau sumber karbohidrat lainnya. Bukannya menghilangkan sama sekali. "

(agn/chs)

[Gambas:Video CNN]
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK