Tips Keramas Berdasarkan Tipe Rambut

CNN Indonesia | Selasa, 23/03/2021 09:00 WIB
Intensitas mencuci rambut atau keramas akan tergantung pada masing-masing jenis rambut. Lantas, seberapa sering Anda seharusnya mencuci rambut? Ilustrasi. Intensitas mencuci rambut atau keras akan tergantung pada masing-masing jenis rambut. (iStockphoto/Igor Vershinsky)
Jakarta, CNN Indonesia --

Rambut butuh perawatan yang tepat. Seberapa sering seharusnya Anda mencuci rambut?

Intensitas mencuci rambut atau keramas yang dibutuhkan akan tergantung pada sampo yang digunakan dan tipe atau jenis rambut.

Mencuci rambut bukan perkara mudah. Dibutuhkan proses yang cukup panjang hingga Anda menemukan kombinasi perawatan yang cocok.


"Rambut kita tidak dibuat sama rata dan membutuhkan perawatan khusus. Menemukan apa yang paling cocok untuk Anda, dalam hal sampo yang tepat dan frekuensi keramas, memerlukan trial and error," kata Courtney, dikutip dari Good House Keeping, Senin (22/3).

Para ahli memberikan saran intensitas mencuci rambut berdasarkan jenis rambut yang dimiliki, seperti berikut.

1. Rambut berminyak

Courtney menyarankan pemilik rambut berminyak untuk keramas setiap hari.

"Kecuali jika Anda memiliki rambut yang sangat panjang, kasar, atau keriting," ujar Courtney.

2. Rambut kering dan rusak

Penata rambut lain, Shannon King, merekomendasikan keramas 5-7 hari sekali untuk pemilik rambut kering. "Anda perlu membiarkan beberapa minyak alami keluar dari rambut dan kulit kepala," ujar King.

Lagi pula, perlu juga diketahui bahwa terlalu sering keramas bisa membuat rambut kering dan rusak.

3. Rambut bergelombang

King menganjurkan keramas setiap 4-5 hari sekali untuk pemilik rambut bergelombang.
Namun, intensitas akan bergantung pada kepadatan rambut. Jika rambut tergerai panjang, persingkat jarak waktu keras menjadi 1-2 hari sekali.

4. Rambut keriting

Pemilik rambut keriting disarankan untuk keramas seminggu sekali demi mendukung pertumbuhan rambut yang optimal. Gunakan selalu kondisioner untuk merawat rambut keriting.

"Kondisioner sama pentingnya dengan sampo," kata King.

5. Rambut halus tipis

Pemilik rambut halus perlu keramas sesering mungkin. Cuci rambut setidaknya dua hari sekali untuk memberikan kelembapan yang ditumbuhkan agar rambut tumbuh subur.

Courtney juga menyarankan keramas lebih sering untuk membantu proses pembersihan pada rambut tipis karena cenderung lebih berminyak.

6. Rambut tebal

King menyarankan pemilik rambut tebal untuk keramas seminggu sekali. Pasalnya, rambut tebal bisa menahan kelembapan rambut.

"Tekstur yang lebih tebal cenderung menahan kelembaban, jadi mencuci sekali seminggu sudah cukup," sarannya.

Musim Memengaruhi Jadwal Keramas

Cuaca dingin biasanya menyebabkan kulit kepala menjadi lebih kering dan cenderung menimbulkan ketombe. Anda disarankan keramas lebih sering atau bahkan setiap hari saat cuaca sedang dingin.

Sementara di udara yang lebih panas, banyak orang umumnya lebih jarang mencuci rambut, terutama pemilik rambut keriting. Pada udara yang lebih panas, ujar King, kulit kepala yang kering cenderung menghasilkan kelembapan alami di kulit kepala.

"Ini memberi waktu bagi orang-orang dengan kulit kepala yang lebih kering untuk menghasilkan kelembaban alami dan membiarkannya menyebar melalui helai rambut sebelum hari keramas," tuturnya.

(mel/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK