Pemberian Oralit pada Anak Tak Sembarangan, Kenali Aturannya

CNN Indonesia | Rabu, 05/05/2021 06:34 WIB
Pemberian oralit bisa dilakukan sebagai pertolongan pertama diare pada anak. Berikut aturan pemberian oralit pada anak. Ilustrasi. Pemberian oralit bisa dilakukan sebagai pertolongan pertama diare pada anak. (dagon_/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Diare pada anak bisa berakibat fatal. Untuk mencegahnya, pemberian oralit bisa dilakukan sebagai pertolongan pertama. Namun, pemberian oralit pada anak juga tak bisa sembarangan.

Oralit digunakan sebagai pengganti cairan tubuh yang hilang akibat diare. Oralit juga digunakan sebagai pengganti elektrolit di dalam tubuh.

Oralit terbuat dari campuran garam elektrolit, gula, dan air. Garam elektrolit berfungsi sebagai penyeimbang elektrolit yang ada di dalam tubuh.


Untuk meminumnya, campurkan bubuk oralit dengan 200 ml air. Namun, dosis pemberian oralit akan saling berbeda satu sama lain berdasarkan usia pasien.

Perlu dicatat, untuk anak usia 1-5 tahun disarankan untuk meminum oralit sebanyak 3 gelas pada 3 jam pertama, lalu 1 gelas setiap diare.

Sementara untuk anak usia 5-12 tahun, pemberian dosis oralit bisa ditingkatkan ke 6 gelas pada 3 jam pertama, dan 1,5 gelas setelah diare.

Terakhir, untuk anak-anak usia 12 tahun ke atas, bisa diberikan 12 gelas pada 3 jam pertama, selanjutnya 2 gelas setiap diare.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebutkan, sejumlah penelitian memperlihatkan sebagian besar anak dengan diare dapat sembuh hanya dengan pemberian larutan oralit, tanpa bantuan obat lain.

Sementara itu, orang tua disarankan untuk berhati-hati saat memberikan oralit pada bayi di bawah 1 tahun. Bayi yang mengalami diare sebaiknya mendapatkan pemeriksaan dokter demi mendapatkan penanganan yang tepat dan sebisa mungkin tak sembarangan diberikan obat.

Bila bayi memperlihatkan tanda-tanda dehidrasi, orang tua disarankan untuk memberikan asupan ASI yang lebih agar bayi tidak kekurangan cairan.

Dosis oralit yang aman untuk bayi adalah 30-90 ml setiap jam. Dosis ini khusus diberikan untuk bayi di bawah 6 bulan. Bila bayi kesulitan menelan larutan oralit, maka berikan 1 sdm larutan untuk setiap 5 menit. Berikan terus larutan oralit selama 4-24 jam sampai diare berkurang.

KLIK DI SINI UNTUK ARTIKEL SELENGKAPNYA.

(asr)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK