Hari Cuci Tangan Sedunia

Alasan Hari Cuci Tangan 2020 Lebih Penting dari Sebelumnya

CNN Indonesia | Kamis, 15/10/2020 15:25 WIB
Peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia tahun ini tampak lebih serius dibanding tahun-tahun sebelumnya, karena setiap orang mulai terbiasa dengan perilaku ini. Ilustrasi: Peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia tahun ini tampak lebih serius dibanding tahun-tahun sebelumnya, karena setiap orang mulai terbiasa dengan cuci tangan saat pandemi. (Foto: iStockphoto/Prostock-Studio)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tampaknya peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia atau Global Handwashing Day 2020 di tengah pandemi Covid-19 terlihat lebih serius dibanding tahun-tahun sebelumnya. Semenjak wabah virus corona, setiap orang jadi memperhatikan kebersihan tangan dengan sungguh-sungguh.

Menjaga kebersihan tangan agar tetap bersih adalah salah satu kebiasaan penting untuk mencegah penularan Covid-19. Tanpa mencuci tangan dengan benar dan mematikan virus corona--ataupun virus, bakteri dan kuman lain--virus dapat menyebar di antara manusia dan menyebabkan penyakit.

"Pandemi Covid-19 menjadi pengingat penting bahwa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir adalah salah satu cara paling sederhana dan paling efektif untuk menghentikan penyebaran kuman dan tetap sehat," tutur Vincent Hill, Kepala Cabang Pencegahan Penyakit yang Ditularkan melalui Air bagian dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) dikutip dari CNN.


"Banyak kuman yang bisa membuat orang sakit akan menyebar jika kita tidak mencuci tangan pakai sabun dan air bersih mengalir," sambung dia lagi.

Mencuci tangan memakai sabun dan air mengalir, lanjut Vincent Hill, dapat mencegah 1 dari 3 orang terkena diare dan 1 dari 5 orang dari serangan penyakit pernapasan.

"Itu sebabnya, mencuci tangan sangat penting, terutama di saat-saat penting seperti setelah dari kamar mandi, saat menyiapkan makanan, sebelum makan, dan setelah batuk, bersin atau membuang ingus."

Dilansir dari laporan CNN, masyarakat lebih fokus mempraktikkan cuci tangan selama pandemi ini. Setidaknya, survei pada Juli lalu terhadap orang Amerika menemukan bahwa 88 persen mereka lebih sering mencuci tangan.

Terlepas dari pencegahan terhadap risiko penularan atau penyebaran penyakit, cuci tangan hanya dilakukan 51 persen setelah buang air besar dan angka ini didapat di daerah dengan akses tinggi fasilitas cuci tangan.

Sementara hambatan besar membiasakan cuci tangan dengan benar ini, salah satu perkaranya berkaitan dengan akses air. Sebanyak 818 juta anak tidak memiliki akses ke fasilitas cuci tangan dasar dengan air dan sabun di sekolahnya.

Sedikitnya 3 miliar orang atau sekitar 40 persen dari total populasi dunia tidak memiliki fasilitas cuci tangan dengan sabun dan air mengalir di rumah.

Pelbagai kesenjangan tersebut menimbulkan bencana dan jangkauan yang jauh. Setiap tahun, sekitar 289 ribu anak di bawah usia 5 tahun meninggal karena penyakit diare yang disebabkan karena ketidakmampuan mencuci tangan dengan sabun.

"Karena pembagian kerja berdasarkan gender di banyak negara di seluruh dunia, beban pengumpulan air seringkali menjadi tanggung jawab perempuan dan anak perempuan, yang menghabiskan lebih banyak waktu mereka untuk mengumpulkan air namun lebih sedikit melakukan kegiatan yang lebih produktif, termasuk pendidikan," jelas Hill.

Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir merupakan cara sederhana untuk mencegah penyebaran penyakit termasuk penyakit virus corona (COVID-19). Kapan saatnya wajib cuci tangan?Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen
Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir merupakan cara sederhana untuk mencegah penyebaran penyakit termasuk penyakit virus corona (COVID-19). Kapan saatnya wajib cuci tangan?

Dan akses yang tidak memadai terhadap sanitasi serta sumber daya higienis di sekolah itu juga jadi penghalang pendidikan tersendiri bagi anak perempuan yang sedang menstruasi.

"Hand Hygine for All" atau kebersihan tangan untuk semua menjadi tema Hari Cuci Tangan Sedunia tahun ini, mengikuti inisiatif Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini yang menyerukan peningkatan kebersihan tangan.

Hari Cuci Tangan Sedunia yang diperingati saban 15 Oktober sejak 2008 ini adalah hari seruan global tahunan oleh Global Handwashing Partnership untuk menyerukan cuci tangan pakai sabun sebagai metode yang mudah, efektif dan hemat untuk mencegah penyakit dan menyelamatkan nyawa.

(CNN/NMA)

[Gambas:Video CNN]