TAJIL

Cara Islam Menyikapi Buzzer yang Menyesatkan di Dunia Maya

tim, CNN Indonesia | Selasa, 11/05/2021 04:08 WIB
Kita dituntut lebih teliti, lebih cermat, mau melakukan klarifikasi, konfirmasi, dan verifikasi terhadap setiap berita atau unggahan dari media sosial. Ilustrasi. Kita dituntut lebih teliti, lebih cermat, mau melakukan klarifikasi, konfirmasi, dan verifikasi terhadap setiap berita atau unggahan dari media sosial. (iStockphoto/filadendron)
Jakarta, CNN Indonesia --

Selama bulan Ramadan 2021, CNNIndonesia.com menghadirkan tanya jawab seputar Islam (Tajil). Kali ini, tanya jawab seputar Islam membahas tentang buzzer yang menyesatkan.

Tanya

Bagaimana Islam memandang buzzer yang menyesatkan?


Jawab

Narasumber: Menteri Agama Indonesia 2014-2019, Lukman Hakim Saifuddin

Assalamualaikum Wr. Wb.

Bagaimana menyikapi adanya buzzer yang menyesatkan di bulan suci ramadan?

Untuk menjawab hal ini, saya ingin mengajak kita semua untuk lebih mengedepankan rasa syukur kita atas perkembangan dunia maya, media sosial kita yang banyak mendatangkan manfaat.

Banyak informasi, ilmu pengetahuan, berita-berita yang mencerahkan kita semua.

Namun demikian, di tengah keterbukaan informasi, kita harus mewaspadai adanya berita-berita hoaks, kabar-kabar yang tidak berdasar, bahkan cacian, hujatan, hal-hal yang tidak semestinya mewarnai dunia maya kita.

Kita dituntut untuk harus lebih teliti, lebih cermat, mau melakukan klarifikasi, konfirmasi, dan verifikasi terhadap setiap berita atau unggahan yang kita konsumsi dari sosial media kita.

Sebaliknya, kita juga dituntut untuk berempati dan bertenggang rasa atas semua berita yang akan kita sebarluaskan. Jangan sampai ada yang terlukai perasaannya dari setiap unggahan yang kita kirim ke dunia maya.

Oleh karenanya, menghadapi unggahan yang menyesatkan, hal-hal itulah yang harus kita lakukan tidak hanya di bulan Ramadan tapi selamanya, khususnya setelah Ramadan karena kita sudah kembali ke fitri.

Wassalamualaikum. Wr. Wb.

(agn/agn)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK