TAJIL

Cara Menebarkan Ajaran Islam yang Penuh Kedamaian

tim, CNN Indonesia | Rabu, 21/04/2021 04:08 WIB
Islam adalah agama yang mengajarkan kedamaian, menebarkan kasih sayang, dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Ilustrasi. Islam adalah agama yang mengajarkan kedamaian, menebarkan kasih sayang, dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. (ANTARA FOTO/R. Rekotomo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Selama bulan Ramadan 2021, CNNIndonesia.com menghadirkan tanya jawab seputar Islam (Tajil). Kali ini, tanya jawab seputar Islam membahas tentang cara menebarkan ajaran Islam yang penuh kedamaian.

Tanya

Bagaimana menebarkan ajaran Islam yang penuh kedamaian?


Jawab

Narasumber: Menteri Agama Indonesia 2014-2019, Lukman Hakim Saifuddin

Assalamualaikum Wr. Wb.

Bagaimana menebarkan ajaran Islam yang damai, yang rahmatan lil alamin, yang menebarkan kasih sayang bagi alam semesta?

Tentu kita memahami bahwa Islam adalah agama yang mengajarkan kedamaian, menebarkan kasih sayang, dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Maka pertanyaannya kemudian adalah apa sesungguhnya yang ingin dicapai oleh manusia?

Setiap manusia pada hakikatnya ingin meraih kebahagiaan. Kebahagiaan itu mensyaratkan kedamaian dan kedamaian mensyaratkan adanya jaminan atas lima hal pokok yang dalam ajaran Islam dikenal sebagai lima prinsip yang jadi maksud dan tujuan diterapkannya syariat Islam.

Kelima prinsip itu adalah jaminan atas perlindungan keselamatan jiwa, agama, kebebasan berpikir dan berpendapat, keturunan, dan harta milik. Inilah lima hal mendasar yang dalam menebarkan ajaran Islam untuk mewujudkan kedamaian.

Kita setidaknya bertujuan agar kelima prinsip dasar ini sebagai maqasid syariat atau tujuan utama diterapkannya ajaran Islam, ini betul-betul bisa kita maksimalkan dan optimalkan.

Oleh karenanya, dengan pemahaman ini, maka Islam sebagai ajaran damai, ajaran yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan tidak bisa disampaikan dengan hal-hal yang bertolak belakang dengan ajaran Islam itu sendiri, yaitu cara hidup yang eksklusif misalnya, tentu itu bukan ajaran Islam.

Lalu, cara hidup yang segregatif, beragama justru mengotak-ngotakkan, memisah-misahkan hubungan persaudaraan kita, serta beragama yang konfrontatif misalnya, atau mungkin beragama yang destruktif. Tentu ini bukan hal yang diajarkan oleh Islam, karena Islam mengajarkan hal-hal yang konstruktif.

Demikianlah mudah-mudahan membawa manfaat bagi kita semua.

Wassalamualaikum. Wr. Wb.

(agn/agn)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK