Panduan, Niat, Tata Cara Salat Idulfitri di Rumah

tm, CNN Indonesia | Selasa, 11/05/2021 19:14 WIB
Hingga kini, pandemi belum menunjukkan tanda akan segera berakhir.  Berikut tata cara salat Idulfitri sendiri di rumah. Hingga kini, pandemi belum menunjukkan tanda akan segera berakhir. Berikut tata cara salat Idulfitri sendiri di rumah. ( istockphoto/Kadir bolukcu)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hingga kini, pandemi belum menunjukkan tanda akan segera berakhir. Demi memutus rantai penularan, Kementerian Agama RI (Kemenag) secara resmi mengeluarkan surat edaran tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri 1442H/2021 di tengah Pandemi virus Corona (Covid-19).

SE bernomor 07 tahun 2021 yang ditanda tangani Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tersebut salah satu poinnya mengatur Salat Idul Fitri di daerah berstatus zona merah dan zona oranye virus corona agar dilakukan di rumah masing-masing.

"Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 M di daerah yang mengalami tingkat penyebaran Covid-19 tergolong tinggi (zona merah dan zona oranye) agar dilakukan di rumah masing-masing, sejalan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia dan ormas-ormas Islam lainnya," bunyi salah satu poin edaran tersebut.


Berikut tata cara salat Idulfitri sendiri di rumah.

Salat Idulfitri sendiri

Saat umat dalam keadaan sendiri karena tertahan tidak bisa mudik, MUI memberikan panduan salat seorang diri. Salat diawali dengan niat bacaan:

اُصَلِّى سُنَّةً عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ للهِ تَعَالَى

Artinya: Aku sengaja niat salat sunah Idulfitri karena Allah SWT

Ketentuan salat Idulfitri seorang diri antara lain, melafalkan niat untuk beribadah sendiri, melaksanakan salat dengan bacaan pelan (sirr) dan tidak perlu ada khotbah.

Salat Idulfitri berjamaah:

MUI memberikan panduan khusus bagi keluarga serumah yang akan melakukan salat secara berjamaah.

1. Sebelum salat, disunahkan untuk memperbanyak bacaan takbir, tahmid, dan tasbih.

2. Salat dimulai dengan menyeru "ash-shalâta jâmi'ah", tanpa azan dan iqamah.

3. Memulai dengan niat salat Idul Fitri, yang jika dilafalkan berbunyi:
أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًاإِمَامًا) لله تعالى

Artinya: "Aku berniat shalat sunah Idulfitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta'ala."4. Membaca takbiratul ihram (الله أكبر) sambil mengangkat kedua tangan.

5. Membaca doa iftitah.

6. Membaca takbir sebanyak 7 (tujuh) kali (di luar takbiratul ihram) dan di antara tiap takbir itu dianjurkan membaca:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

7. Membaca surah al-Fatihah, diteruskan membaca surat yang pendek dari Alquran.

8. Ruku', sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti salat biasa.

9. Pada rakaat kedua sebelum membaca al-Fatihah, disunahkan takbir sebanyak 5 (lima) kali sambil mengangkat tangan, di luar takbir saat berdiri (takbir qiyam), dan di antara tiap takbir disunahkan membaca:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

10. Membaca Surah al-Fatihah, diteruskan membaca surat yang pendek dari Alquran.

11. Ruku', sujud, dan seterusnya hingga salam.

12. Setelah salam, disunahkan mendengarkan khotbah Idulfitri.

Khotbah bisa dilaksanakan dengan syarat terdapat empat orang jemaah dengan tiga makmum maka, khatib melaksanakan khotbah. Ini berlaku jika ada anggota keluarga yang bisa khotbah.

Panduan khotbah Idulfitri:

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK