Pemandangan Gunung Batur di Bali. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --
Bali bukan cuma dianugerahi oleh pantai atau air terjun, karena di Pulau Dewata ini juga ada beragam kolam air panas alami.
Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, berendam di kolam air panas alami memiliki banyak manfaat, seperti meringankan penyakit sampai rileksasi. Tapi ingat, berendamlah sesuai waktu yang telah ditentukan, agar tidak mengalami pusing karena terlalu lama berada di kolam panas.
Kolam-kolam air panas yang ada di Bali biasanya terletak di kawasan dekat kaki gunung berapi aktif. Karena perjalanan dari "pusat kota" bakal lebih panjang, ada baiknya menyempatkan diri bermalam satu atau dua malam di sana, sehingga badan tidak terlalu lelah duduk di kendaraan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jangan khawatir tak bisa berwisata selagi di sana, karena ada beberapa kolam air panas alami yang bahkan berpemandangan langsung ke Gunung Batur dan Danau Batur.
Bagi yang akan berwisata dalam waktu dekat, tetap patuhi protokol pencegahan virus Corona, sehingga keberadaan wisatawan tidak menimbulkan klaster baru penularan COVID-19.
Berikut tujuh kolam air panas alami yang bisa dikunjungi Bali:
1. Air Panas Angseri
Berlokasi di Desa Baturiti, Tabanan, kolam air panas alami di sini dikelilingi oleh pemandangan persawahan yang asri.
Saat bersantai di dalam kolam, pengunjung juga bisa sekaligus melihat aktivitas warga desa yang sedang bersawah.
Tersedia kolam berendam umum dan kolam berendam privat yang bisa disewa untuk keluarga atau rombongan.
Letaknya memang agak jauh dari keramaian. Namun sesampainya di sini, wisatawan bisa pengalaman yang tiada duanya: berendam di kolam air panas alami sembari memandangi salah satu teluk Taman Nasional Bali Barat.
Hutan bakau yang berdiri di seberang teluk juga membuat panorama semakin asri.
Objek wisata ini dilengkapi mitos bahwa pasangan yang berendam di dalam kolamnya bakal memiliki hubungan yang langgeng.
Tapi bukan hanya mitos saja yang membuat kolam ini ramai didatangi wisatawan. Pasalnya, pemandangan tepi pantainya juga mengesankan.
Selain berkhasiat, air di kolam ini juga sangat segar, bahkan rasanya tawar meski berada di pinggir pantai. Warga sekitar percaya bahwa mata air alami kolam ini berasal dari bawah tanah Gunung Batur.
Banyak yang mengatakan kalau tarif berendam di sini lebih mahal dari Kolam air panas alami sebelumnya. Tapi dengan harga tersebut, wisatawan yang datang bisa menikmati beragam fasilitas dan layanan yang lebih memanjakan.
Terdapat juga tempat penginapan dan spa bagi yang ingin lebih dari sekadar berendam.
Bukan cuma tempat penginapan atau spa, objek wisata yang satu ini bahkan memiliki area glamping.
Sama-sama berpemandangan Gunung Batur dan Danau Batur, tentu saja berendam di kolam mata air panas di sini bakal jadi pengalaman wisata yang mengesankan.
Bali bukan cuma dianugerahi oleh pantai atau air terjun, karena di Pulau Dewata ini juga ada beragam kolam air panas alami.
Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, berendam di kolam air panas alami memiliki banyak manfaat, seperti meringankan penyakit sampai rileksasi. Tapi ingat, berendamlah sesuai waktu yang telah ditentukan, agar tidak mengalami pusing karena terlalu lama berada di kolam panas.
Kolam-kolam air panas yang ada di Bali biasanya terletak di kawasan dekat kaki gunung berapi aktif. Karena perjalanan dari "pusat kota" bakal lebih panjang, ada baiknya menyempatkan diri bermalam satu atau dua malam di sana, sehingga badan tidak terlalu lelah duduk di kendaraan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jangan khawatir tak bisa berwisata selagi di sana, karena ada beberapa kolam air panas alami yang bahkan berpemandangan langsung ke Gunung Batur dan Danau Batur.
Bagi yang akan berwisata dalam waktu dekat, tetap patuhi protokol pencegahan virus Corona, sehingga keberadaan wisatawan tidak menimbulkan klaster baru penularan COVID-19.
Berikut tujuh kolam air panas alami yang bisa dikunjungi Bali:
1. Air Panas Angseri
Berlokasi di Desa Baturiti, Tabanan, kolam air panas alami di sini dikelilingi oleh pemandangan persawahan yang asri.
Saat bersantai di dalam kolam, pengunjung juga bisa sekaligus melihat aktivitas warga desa yang sedang bersawah.
Tersedia kolam berendam umum dan kolam berendam privat yang bisa disewa untuk keluarga atau rombongan.
Letaknya memang agak jauh dari keramaian. Namun sesampainya di sini, wisatawan bisa pengalaman yang tiada duanya: berendam di kolam air panas alami sembari memandangi salah satu teluk Taman Nasional Bali Barat.
Hutan bakau yang berdiri di seberang teluk juga membuat panorama semakin asri.
Pemandangan Gunung Batur di Bali. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
4. Kolam Alami Air Sanih
Objek wisata ini dilengkapi mitos bahwa pasangan yang berendam di dalam kolamnya bakal memiliki hubungan yang langgeng.
Tapi bukan hanya mitos saja yang membuat kolam ini ramai didatangi wisatawan. Pasalnya, pemandangan tepi pantainya juga mengesankan.
Selain berkhasiat, air di kolam ini juga sangat segar, bahkan rasanya tawar meski berada di pinggir pantai. Warga sekitar percaya bahwa mata air alami kolam ini berasal dari bawah tanah Gunung Batur.
Banyak yang mengatakan kalau tarif berendam di sini lebih mahal dari Kolam air panas alami sebelumnya. Tapi dengan harga tersebut, wisatawan yang datang bisa menikmati beragam fasilitas dan layanan yang lebih memanjakan.
Terdapat juga tempat penginapan dan spa bagi yang ingin lebih dari sekadar berendam.
Bukan cuma tempat penginapan atau spa, objek wisata yang satu ini bahkan memiliki area glamping.
Sama-sama berpemandangan Gunung Batur dan Danau Batur, tentu saja berendam di kolam mata air panas di sini bakal jadi pengalaman wisata yang mengesankan.