Jakarta, CNN Indonesia -- Bagi Anda yang ingin mencoba melangkah ke dunia tanaman hias, ada baiknya mencoba menanam di pot sebagai permulaan.
Menanam di pot cenderung jadi lebih mudah, praktis, dan tidak menyita banyak waktu. Terutama bagi Anda yang masih newbie di dunia tanaman hias.
Anda juga bisa mulai dengan hanya merawat satu tanaman di pot kecil untuk langkah awal. Setelah sukses, Anda bisa menambah jumlah tanaman hias Anda, baik dengan metode container gardening, atau menanamnya langsung di kebun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anda mungkin bakal menanam lebih banyak pot setiap tahun ketika sudah paham ilmu berkebun. Berikut beberapa tips untuk Anda yang ingin memulai.
1. Pilih pot yang tepat
 Ilustrasi merawat tanaman. (iStockphoto/SARINYAPINNGAM) |
Tip pertama ini mungkin tak banyak dipikirkan orang ketika memilih untuk berkebun dengan pot. Padahal pot menjadi salah satu komponen terpenting agar tanaman tumbuh subur.
Pilih pot terbaik untuk tanaman Anda. Pot terbaik bukan hanya merujuk pada kualitas bahan, tapi juga drainase yang disediakan.
Banyak pot tanaman yang dijual tidak memiliki drainase yang cukup. Lubang pada bagian bawah pot terkadang terlalu kecil, atau bahkan tidak berlubang sama sekali. Akibatnya tanaman bisa jadi layu, bahkan membusuk, karena terlalu banyak air.
Beberapa tanaman memang membutuhkan tanah super lembap seperti Peace Lily dan Begonia. Jika demikian, maka pilih pot dengan lubang drainase yang kecil agar tanah tetap lembap.
2. Tempatkan tanaman sesuai kelompok
Memilih tanaman hias bisa susah-susah gampang. Ketika pergi ke toko, Anda mungkin terlalu bersemangat hingga akhirnya membeli lebih banyak tanaman dari yang seharusnya. Anda juga membeli berbagai tanaman hias dengan perawatan berbeda-beda.
Tapi tak perlu khawatir. Anda hanya tinggal menempatkannya di pot dan membuatnya berkelompok. Pada kelompok pertama tempatkan tanaman yang harus mendapat sinar matahari, dan kelembapan tanah. Kelompok kedua merupakan tanaman yang tidak bisa terkena sinar matahari langsung dan tak banyak disiram.
Intinya, buat kelompok tanaman sesuai perawatannya. Beberapa jenis tanaman bisa Anda tempatkan pada satu pot jika perawatannya sama.
3. Buat tag tanaman
Tag tanaman sangat penting, terutama bagi Anda yang pemula. Menuliskan tag pada tanaman akan memudahkan Anda merawatnya.
Tag akan memberitahu kebiasaan tanaman Anda, seperti apakah dia tumbuh dengan banyak cahaya, apakah perlu tanah lembap, serta seberapa banyak pemberian vitamin.
Memberi tag pada pot tanaman saat menanamnya dari biji juga akan memudahkan persiapan perawatannya.
Simak tips sukses berkebun lainnya di halaman berikut.
Tips Sukses Berkebun di Pot untuk Pemula
Ingin mulai berkebun? Simak tips sukses berkebun di pot untuk pemula. (iStockphoto/FreshSplash)
4. Menggunakan tanah
 Ilustrasi. (iStockphoto/shapecharge) |
Ada banyak informasi yang beredar bahwa menggunakan kerikil, batu, pasir, dan beberapa jenis sampah organik baik untuk pertumbuhan tanaman Anda. Pendapat ini memang ada benarnya, tapi bagi para pemula sebaiknya mulailah dengan menggunakan media tanah untuk tanaman pot.
Semakin banyak tanah pada pot yang digunakan, semakin baik retensi air yang dimiliki tanaman. Anda juga bisa memantau tanah dengan mudah, apakah sudah terlalu kering, atau masih lembap. Hal ini akan memudahkan perawatannya.
5. Memotong tanaman yang mati
Bahkan ahli berkebun sekalipun bisa membuat tanaman layu dan mati, apalagi bagi para pemula.
Ketika Anda melihat ada tanaman yang mulai menguning, layu, atau kondisinya mulai memburuk, ada dua hal yang bisa Anda lakukan.
The Spruce mengatakan, Anda bisa memotong bagian yang rusak atau layu tersebut kemudian menutrisi tanaman yang masih tumbuh. Cara lainnya adalah mencabut tanaman tersebut dan menggantinya dengan tanaman baru.
Beberapa tanaman mungkin bisa tetap tumbuh baik meski bagian yang mati Anda cabut. Namun untuk kasus tertentu, memotong bagian yang layu tak memperbaiki kehidupan tanaman. Anda harus menyerah pada tanaman itu dan mencoba tanaman lainnya.
6. Merawat tanaman di pot
 Ilustrasi tanaman di pot. (iStockphoto/Bogdan Kurylo) |
Semua tanaman, baik yang ditanam di pot atau langsung di kebun, membutuhkan air, pupuk, dan sinar matahari yang cukup. Khusus untuk tanaman di pot, perlu diberi makan teratur dan pupuk yang cukup.
Menurut The Good Housekeeping, ada satu hal yang tak boleh luput saat menanam tanaman di pot, yakni keindahan pot tanaman.
Buang daun yang berguguran di atas pot, memotong tanaman yang tumbuh melebihi pot, atau tanaman yang tidak tumbuh. Anda juga mungkin perlu menggali tanah jika menanam lebih dari satu tanaman dalam satu pot.
Akar tanaman yang sudah besar bisa merusak pot, atau justru pot sudah terlalu kecil hingga membuatnya tak tumbuh dengan baik.