6 Penyebab Bayi Sulit Tertidur

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 11/06/2021 19:47 WIB
Sama seperti orang dewasa, bayi juga kerap mengalami gangguan tidur. Kenali beberapa penyebab bayi sulit tertidur. Ilustrasi. Sama seperti orang dewasa, bayi juga kerap mengalami gangguan tidur. (istockphoto/Vera Livchak)
Jakarta, CNN Indonesia --

Banyak orang tua merasa khawatir saat bayi sulit tidur. Kenali beberapa penyebab anak susah tidur yang perlu diketahui orang tua.

Tidur menjadi kebutuhan dasar manusia. Tak peduli usia, bayi hingga dewasa membutuhkan waktu tidur yang cukup.

Pada bayi, aktivitas tidur sangat penting demi pertumbuhan dan perkembangannya. Tidur yang baik dapat diukur secara kualitas dan kuantitas.


Dari segi kuantitas, anak mengalami gangguan tidur saat jumlah waktu tidurnya kurang dari yang disarankan, yakni 18-20 jam untuk bayi baru lahir dan 16-18 jam untuk bayi di bawah usia satu tahun.

Hingga usia 1 tahun, bayi masih akan terbangun 2-3 kali dalam semalam. Setelah usia 1 tahun, kebutuhan tidur bayi menjadi 14-16 jam sehari.

Dokter spesialis anak dan konsultan jantung anak, Dedi Wilson mengatakan bahwa sekitar 30 persen anak pernah mengalami gangguan tidur saat bayi. Kurang tidur membuat bayi lebih rewel di siang hari dan kerap mengantuk. Bayi yang kurang tidur juga mengalami gangguan makan dan minum.

Berikut penyebab bayi susah tidur.

1. Faktor lingkungan

Cahaya lampu yang terlalu kuat atau lampu yang kelap kelip akan membuat bayi lebih sulit tertidur. Suara keras dan berisik juga bisa memengaruhi tingkat kepulasan tidur.

Seorang balita tidur di dalam ayunan di kawasan Pasar Sekanak Palembang, Sabtu, 16 Juli 2016. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengimbau pemerintah untuk segera memvaksinasi ulang balita yang positif mengonsumsi vaksin palsu. CNN Indonesia/Safir MakkiIlustrasi bayi tidur. (CNN Indonesia/Safir Makki)

Tak hanya itu, tempat tidur yang dipenuhi oleh bermacam-macam mainan juga akan menarik perhatian bayi dan membuat mereka sulit untuk mulai tertidur.

Pakaian yang digunakan juga berpengaruh. Pakaian yang tidak menyerap keringat akan membuat bayi merasa tak nyaman saat tidur.

Selain itu, suhu terlalu panas atau dingin juga akan memengaruhi kepulasan tidur bayi. Suhu yang terlalu dingin akan membuat hidung bayi tersumbat sehingga ia sulit bernapas.

2. Merasa lapar

Pada bayi usia di atas 6 bulan, terbangun 1-2 kali saat tidur malam adalah wajar. Namun, sering terbangun biasanya akan membuat bayi sulit untuk tertidur kembali. Anda perlu mencari tahu, karena siapa tahu si kecil sedang lapar.

Atasi anak yang terbangun karena lapar dengan menyusui hingga bayi kenyang dan kembali tertidur.

6 Penyebab Bayi Sulit Tertidur

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK