Jakarta, CNN Indonesia -- Italia, negara yang baru mengalahkan Inggris dalam final pertandingan sepakbola Euro 2020 (Euro 2021) merupakan salah satu negara di dunia dengan nilai tax-refund (VAT/pengembalian pajak) tertinggi di dunia, sekitar 11,6 persen sampai 15,5 persen.
Syaratnya cukup mudah; wisatawan mancanegara bukan penduduk Uni Eropa dan wajib berbelanja minimal 154,95 Euro.
Tax-refund biasanya dikenakan untuk barang-barang yang sekiranya masuk koper wisatawan, seperti baju, sepatu, perhiasan dan wine.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, mengutip Global Blue, buku tak dikenakan pajak sehingga tidak memenuhi syarat untuk pengembalian pajak.
Tapi jika buku dibeli bersama barang yang memenuhi syarat tax-refund, jumlah tersebut kemungkinan bisa mendapat pengembalian pajak.
Jangan lupa membawa paspor saat hendak wisata belanja di Italia. Simpan di area tas yang aman, karena negara ini juga rawan copet.
Aturan baru untuk sistem bebas pajak digital berarti wisatawan mancanegara harus menunjukkan paspor atau salinannya di dalam toko saat membeli barang.
Barang fesyen, seperti sepatu, baju, tas, kacamata dan hingga jam tangan rasanya harganya bakal lebih murah di Italia.
Selain mempertimbangkan keawetan bahannya, sebelum belanja hitung perbedaan harga barang tersebut dengan yang dijual di Indonesia dan carilah toko yang sedang diskon, sehingga mendapat keuntungan yang besar.
Jika ingin membeli alas kaki, cobalah langsung di tokonya. Di malam hari, biasanya kaki akan bengkak setelah berkeliling kota seharian, jadi perhatikan juga kenyamanannya saat dipakai.
Berikut deretan destinasi wisata belanja di Italia:
1. Via Del Corso, Roma
Via Del Corso ialah destinasi wisata belanja terbaik di kota Roma. Tak heran jika suasananya bakal sangat ramai oleh warga dan wisatawan mancanegara.
Tak hanya butik fesyen mewah, di sini juga terdapat pasar tradisional.
Warga berpendapat bahwa tempat bersejarah yang dipenuhi restoran dan toko ini telah ada sejak tahun 220 Sebelum Masehi.
Sebelum pandemi virus Corona melanda dunia, jalan yang menakjubkan ini akan sangat ramai pada Sabtu dan Minggu serta menjelang hari besar seperti Natal dan Tahun Baru.
2. Via Monte Napoleone, Milan
Milan juga menjadi destinasi wisata belanja terbaik di Italia. Selain "lebih sepi", kota ini juga berukuran lebih kecil dari dari Roma, sehingga tak begitu melelahkan untuk dikelilingi.
Dan rasanya ada lebih banyak toko fesyen di Milan dibandingkan di Roma, mulai dari milik desainer papan atas hingga desainer independen.
Di Via Monte Napoleone, wisatawan bisa asyik belanja dan tak lupa mengisi perut, karena juga ada banyak tempat makan di sekitarnya.
Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...
7 Destinasi Wisata Belanja di Italia
Mercerie di Venice, Italia. (istockphoto/Raul Hernandez Balbuena)
3. Via Giovan Battista Zannoni, Florence
Destinasi wisata belanja di Italia bukan cuma Roma atau Milan.
Via Giovan Battista Zannoni berupa jalanan kuno di Florence (Florensia) yang dihuni banyak tempat belanja, mulai dari barang fesyen sampai dekorasi antik.
Jika sedang membutuhkan tas, jaket atau aksesori fesyen lainnya, silakan mencarinya di sini.
4. Mercerie, Venice
Venice (Venesia) tidak hanya terkenal dengan kanal dan gondolanya. Di sini jua ada Mercerie, ruas jalan yang menjadi destinasi wisata belanja.
Suvenir yang paling sering terlihat dijajakan di Venesia ialah topeng karnaval. Tapi bukan hanya yang berdesain glamor, ada juga topeng yang berdesain kartun sampai horor yang bisa dibeli untuk dekorasi Halloween.
5. Via Mazzini, Verona
Via Mazzini ialah salah satu destinasi wisata belanja terbaik di Verona. Sepatu menjadi barang dagangan yang paling sering terlihat dijajakan.
Verona sering disebut sebagai destinasi wisata belanja termurah di Italia, karena kota ini tak jarang menggelar pesta diskon.
 Via Mazzini di Verona, Italia. (istockphoto/Adrianocferreira) |
6. Via Toledo, Naples
Naples (Napoli) dianggap sebagai kota paling romantis di Italia. Wisatawan mancanegara bisa dengan mudah menyambangi objek wisata budaya sampai belanja di sini, salah satunya di Via Toledo.
Mengutip My Venice Life, Via Toledo dihuni banyak toko desainer dan toko jaringan fesyen besar lainnya.
Menjelang malam hari, bar dan restoran juga bisa dihinggapi setelah lelah keliling untuk berbelanja.
 Via Toledo di Naples, Roma. (istockphoto/holgs) |
Di tengah pandemi virus Corona, perjalanan wisata masih dikategorikan sebagai perjalanan bukan darurat, sehingga sebaiknya tidak dilakukan demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, terutama di daerah yang masih minim fasilitas kesehatannya.
Jika hendak melakukan perjalanan antarkota atau antarnegara, jangan lupa menaati protokol kesehatan pencegahan virus Corona, dengan mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak fisik antarpengunjung. Jangan datang saat sakit dan pulang dalam keadaan sakit.