Obat Terapi Covid Gammaraas: Manfaat dan Efek Samping

tim, CNN Indonesia | Jumat, 23/07/2021 19:16 WIB
Kementerian kesehatan sedang mengusahakan masuknya obat untuk perawatan pasien Covid-19, salah satunya adalah gammaraas. Kementerian kesehatan sedang mengusahakan masuknya obat untuk perawatan pasien Covid-19, salah satunya adalah gammaraas. (combiphar.com)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Kesehatan RI sedang mengusahakan masuknya obat untuk perawatan pasien Covid-19, salah satunya adalah gammaraas. Sebanyak 30 ribu vial (1 vial 50 ml) gammaraas telah tiba di Indonesia.

Tapi apa sebetulnya obat gammaraas itu?

Gammaraas sempat ramai diperbincangkan karena harganya yang relatif mahal. Jika melihat e-commerce, rata-rata harga gammaraas satu vial berkisar Rp3,5 juta-Rp4,5 juta. Sementara bisa dibutuhkan lebih dari satu vial gammaraas untuk terapi obat pasien Covid-19. Namun obat ini harus menggunakan resep dokter dan tidak boleh digunakan sembarangan. 

Obat ini mengandung plasma Imunoglobulin dalam bentuk larutan steril untuk injeksi. Tiap vialnya mengandung Imunoglobulin Human intravena 5 persen. Obat ini bukanlah obat baru, sebelum digunakan sebagai obat terapi Covid-19, obat ini digunakan sebagai obat dengan indikasi Imunodefisiensi primer dan sekunder,ITP (Idiopathic


Thrombocytopenic Purpura), dan Sindrom Kawasaki.

Konsultan penyakit tropik dan infeksi RSCM, dokter Erni Juwita Nelwan mengatakan, gammaraas merupakan terapi obat tambahan untuk pasien Covid-19. Pemberian gammaraas termasuk dalam terapi intravenous immunoglobulin (IVIG) yang ditujukan pada pasien Covid-19 bergejala berat-kritis. Kandungan IVIG ini sudah diizinkan WHO untuk terapi Covid-19 gejala berat-kritis. Penelitian mengenai penggunaan obat ini masih terus dilangsungkan.

Umumnya, terapi IVIG diberikan untuk mengobati kekurangan antibodi, mencegah respon penolakan tubuh terhadap transplantasi organ, dan mengobati penyakit autoimun. Pada kasus Covid-19, terapi obat tambahan dengan IVIG bertujuan untuk menambah antibodi atau kekebalan tubuh secara langsung pada tubuh pasien Covid-19.

Obat ini akan diberikan langsung secara injeksi melalui infus pasien Covid-19. Tujuannya agar ada antibodi tambahan untuk melawan virus SARS-CoV-2.

"Gammaraas merupakan produk turunan plasma yang dapat memberikan kekebalan pasif terhadap berbagai patogen. Pemberian gammaraas bertujuan agar pasien memiliki antibodi untuk menangani infeksi di tubuh," kata Erni saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (22/7).

Pemberian obat ini hanya untuk pasien bergejala berat-kritis. Namun perlu diingat bahwa gammaraas adalah salah satu pilihan terapi tambahan pasien Covid-19. Artinya, tidak semua pasien Covid-19 bergejala berat-kritis menggunakan terapi obat tersebut.

Efek samping gammaraas

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK