7 Kota Spa di Eropa, Destinasi Berendam Para Bangsawan

CNN Indonesia
Rabu, 28 Jul 2021 15:50 WIB
Tujuh negara di Eropa berbagi predikat UNESCO atas sejarah kota spa-nya, yang sejak dibuka telah menjadi langganan para bangsawan untuk berendam. Baden bie Wien, kota spa di Austria yang masuk Daftar Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun ini. (istockphoto/voltan1)
Jakarta, CNN Indonesia --

UNESCO telah menetapkan kota-kota tempat pemandian kuno yang melahirkan budaya spa di Eropa masuk dalam Daftar Situs Warisan Dunia pada tahun ini.

Kota-kota spa di Eropa yang berbagi predikat bergengsi tersebut ialah; Baden bei Wien di Austria; Spa di Belgia; Karlovy Vary, Frantiskovy Lazne dan Marianske Lazne di Republik Ceko; Vichy di Prancis; Baden-Baden dan Bad Kissingen di Jerman; Montecatini Terme di Italia; dan Bath di Inggris.

Sekelompok kota spa di Eropa ini ditambahkan ke daftar Warisan Dunia atas dasar "sejarah luar biasa terhadap fenomena spa Eropa" dari abad ke-18 hingga 1930-an, kata UNESCO dalam sidang komite yang berlangsung di Fuzhou, China, pada Sabtu (24/7).


Komite Warisan Dunia, yang bertemu di China dalam sesi tahunannya untuk meninjau daftar situs warisan dunia, juga mengatakan kelompok kota-kota spa di Eropa menyuguhkan "sejarah kota spa paling modis, dinamis, dan internasional di antara ratusan yang berkontribusi pada fenomena spa Eropa".

"Sementara setiap kota spa memiliki keunikan yang berbeda, semua kota ini berkembang di sekitar sumber air mineral yang berfungsi untuk terapeutik, rekreasi dan sosial," kata UNESCO.

Berikut tujuh negara dengan kota spa yang masuk dalam Daftar Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun ini:

1. Kota Baden bei Wien di Austria

Sekitar tahun 100 Masehi, orang Romawi tertarik datang ke Aquae - nama awal yang mereka berikan untuk kota spa Baden bei Wien - yang memiliki 15 mata air panas bersuhun mencapai 35 derajat Celcius.

Di kota ini, wisatawan masih dapat melihat Römerquelle, kolam air panas dari belerang di Kurpark yang merupakan pusat kota Baden bei Wien saat ini.

Pyotr yang Agung - Tsar Rusia terakhir dan Kaisar Rusia pertama - mengawali zaman keemasan Baden dengan mendirikan tempat spa di sana pada awal abad ke-18.

Tentara Soviet menggunakan kota peristirahatan itu sebagai markas pendudukannya dari akhir Perang Dunia II hingga 1955.

Tempat spa di sini terus memikat kedatangan bangsawan sampai kaum intelektual, hingga saat ini juga ramai dikunjungi wisatawan mancanegara.

Aerial view of city of Spa. View from above, rail track of cable car at the Thermes in Spa. Green trees on the side. Panoramic landscape with city.Spa. (iStockphoto/NAPA74)

2. Kota Spa di Belgia

Kota spa yang masuk Daftar Situs Warisan Dunia UNESCO ini berada di pegunungan Ardennes, Belgia.

Pemandian air panas alami di sini pertama kali ditemukan pada abad ke-12 dan semakin populer setelah dipercaya memiliki khasiat penyembuhan penyakit.

Bukan hanya sebagai bahan rendaman badan, airnya yang kaya mineral juga dianjurkan diminum untuk memperkuat daya tahan tubuh.

Selama berabad-abad, tokoh penting di Eropa seperti Napoleon, Pyotr yang Agung, Marie Antoinette, Victor Hugo, dan Alexander Dumas telah mendatangi kota spa ini.

Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...

[Gambas:Video CNN]



7 Kota Spa di Eropa, Destinasi Berendam Para Bangsawan

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER