Ilustrasi. Tidak sulit mencari perpustakaan atau kafe buku di Korea Selatan, karena penduduk Negara Ginseng amat gemar membaca buku. (iStock/Rifka Hayati)
Seoul, CNN Indonesia --
The Korean Publisher Association (KPA) kembali mengumumkan rencana penyelenggaraan pameran tahunan Seoul International Book Fair (SIBF) yang akan diadakan pada tanggal 8-12 September 2021.
SIBF adalah ajang pameran buku terbesar di Korea Selatan yang digelar sejak tahun 1954, atau 67 tahun yang lalu.
Pameran buku internasional ini menjadi ajang diplomasi bidang budaya dan perdagangan, yang bertujuan mempromosikan buku-buku karya penulis Korea Selatan di negara lain serta memperkenalkan buku-buku asing di Negara Ginseng.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SIBF sekarang dikenal menjadi salah satu pameran buku paling terkenal di Asia juga dunia.
Seperti penyelenggaraan SIBF 2020 sebelumnya, pameran yang kali ini bertemakan '긋닛 斷續 - Punctuation', akan diselenggarakan secara online melalui sibf.or.kr, serta offline yang berlokasi di S Factory, Seoul.
Untuk mencegah penularan virus corona, pengunjung disarankan untuk mereservasi tiket kedatangan, yang dibagi dalam dua kelompok - pagi dan siang - melalui Naver Reservations.
Demi menyemarakkan pameran ini, penyelenggara juga kembali menggelar program inisiatif 'Book City Walking Stamp Tour', di mana para pecinta buku dapat tur keliling kota sambil mengumpulkan stamp (cap) dari berbagai perpustakaan dan toko-toko buku unik di Seoul, Daejeon, Busan, dan Jeju yang ikut dalam program ini.
Setiap toko buku yang berpartisipasi juga akan menampilkan buku yang diunggulkan di SIBF 2021.
Program 'Book City Walk Stamp Tour' ini akan diselenggarakan dari 30 Agustus sampai 12 September 2021.
Walaupun mayoritas toko buku yang berpartisipasi hanya menjual buku-buku dalam bahasa Korea, beberapa di antaranya ada yang menjual buku-buku dalam Bahasa Inggris.
Toko-toko buku ini juga memiliki nuansa khas, sehingga bisa menjadi tempat menghabiskan waktu saat hari libur.
Jika pandemi sudah berlalu dan perjalanan wisata menjadi aman kembali, wisatawan yang gemar membaca bisa mendatangi sederet toko buku atau kafe di Seoul dan Gyeonggi berikut ini:
1. Forest of Wisdom (지혜의숲)
Paju Book City, kawasan yang dimiliki oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan ini didedikasikan sebagai pusat penerbitan buku di Korea Selatan dan menjadi rumah untuk 250 perusahaan penerbitan dengan perpustakaan Forest of Wisdom sebagai salah satu atraksi umum utama.
Perpustakaan yang memiliki sekitar 200 ribu buku ini banyak dipakai sebagai tempat lokasi syuting drama Korea, seperti; 'Lovestruck in the City' (2020-21), 'Record of Youth' (2020), 'Chicago Typewriter' (2017), dan 'Why Secretary Kim' (2018).
Terletak di tengah Mall COEX, keberadaan Starfield Library pasti sudah tidak asing di kalangan wisatawan mancanegara.
Perpustakaan dengan konsep open space ini tidak hanya memiliki area membaca buku, belajar atau bekerja, tetapi juga area ngopi sampai acara diskusi buku.
Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...
3. Check Grow (채그로)
Book cafe (kafe untuk membaca buku) dengan pemandangan panoramik kota Seoul dan Sungai Han (Hangang) bernama Check Grow ini seakan menjadi oase di tengah hingar bingar kota Seoul.
Storage Book and Film adalah toko buku publikasi independen yang terletak di Bukit Haebangchon.
Pernak-pernik retro unik serta kamera film juga dijual di sini.
Berbagai kursus yang berkaitan dengan fotografi dan penerbitan juga tersedia bagi para pengunjung, salah satu yang kursus yang semakin populer adalah kursus membuat buku dengan kumpulan foto karya Anda sendiri.
Lokasi: 115-1 Sinheung-ro, Yongsan 2-ga-dong, Yongsan-gu, Seoul
Dinamakan sebagai toko buku bekas publik pertama di Seoul, Seoul Book Respository menjual 120 ribu buku bekas di toko seluas 1.400 meter persegi.
Buku-buku tersebut dipasok oleh 25 toko buku bekas yang tersebar di seluruh kota, yang sebagian besar terletak di jalan buku bekas dekat Cheonggye Stream.
Konstruksi bingkai baja berbentuk setengah lingkaran menjadi daya tarik bagi banyak pengunjung.
Toko ini juga merupakan lokasi syuting K-Drama Hotel Del Luna (2019).
Lokasi: 1 Ogeum-ro, Jamsil 4(sa)-dong, Songpa-gu, Seoul
Di tengah pandemi virus Corona, perjalanan wisata masih dikategorikan sebagai perjalanan bukan darurat, sehingga sebaiknya tidak dilakukan demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, terutama di daerah yang masih minim fasilitas kesehatannya.
Jika hendak melakukan perjalanan antarkota atau antarnegara, jangan lupa menaati protokol kesehatan pencegahan virus Corona, dengan mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak fisik antarpengunjung. Jangan datang saat sakit dan pulang dalam keadaan sakit.
The Korean Publisher Association (KPA) kembali mengumumkan rencana penyelenggaraan pameran tahunan Seoul International Book Fair (SIBF) yang akan diadakan pada tanggal 8-12 September 2021.
SIBF adalah ajang pameran buku terbesar di Korea Selatan yang digelar sejak tahun 1954, atau 67 tahun yang lalu.
Pameran buku internasional ini menjadi ajang diplomasi bidang budaya dan perdagangan, yang bertujuan mempromosikan buku-buku karya penulis Korea Selatan di negara lain serta memperkenalkan buku-buku asing di Negara Ginseng.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SIBF sekarang dikenal menjadi salah satu pameran buku paling terkenal di Asia juga dunia.
Seperti penyelenggaraan SIBF 2020 sebelumnya, pameran yang kali ini bertemakan '긋닛 斷續 - Punctuation', akan diselenggarakan secara online melalui sibf.or.kr, serta offline yang berlokasi di S Factory, Seoul.
Untuk mencegah penularan virus corona, pengunjung disarankan untuk mereservasi tiket kedatangan, yang dibagi dalam dua kelompok - pagi dan siang - melalui Naver Reservations.
Demi menyemarakkan pameran ini, penyelenggara juga kembali menggelar program inisiatif 'Book City Walking Stamp Tour', di mana para pecinta buku dapat tur keliling kota sambil mengumpulkan stamp (cap) dari berbagai perpustakaan dan toko-toko buku unik di Seoul, Daejeon, Busan, dan Jeju yang ikut dalam program ini.
Setiap toko buku yang berpartisipasi juga akan menampilkan buku yang diunggulkan di SIBF 2021.
Program 'Book City Walk Stamp Tour' ini akan diselenggarakan dari 30 Agustus sampai 12 September 2021.
Walaupun mayoritas toko buku yang berpartisipasi hanya menjual buku-buku dalam bahasa Korea, beberapa di antaranya ada yang menjual buku-buku dalam Bahasa Inggris.
Toko-toko buku ini juga memiliki nuansa khas, sehingga bisa menjadi tempat menghabiskan waktu saat hari libur.
Jika pandemi sudah berlalu dan perjalanan wisata menjadi aman kembali, wisatawan yang gemar membaca bisa mendatangi sederet toko buku atau kafe di Seoul dan Gyeonggi berikut ini:
1. Forest of Wisdom (지혜의숲)
Paju Book City, kawasan yang dimiliki oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan ini didedikasikan sebagai pusat penerbitan buku di Korea Selatan dan menjadi rumah untuk 250 perusahaan penerbitan dengan perpustakaan Forest of Wisdom sebagai salah satu atraksi umum utama.
Perpustakaan yang memiliki sekitar 200 ribu buku ini banyak dipakai sebagai tempat lokasi syuting drama Korea, seperti; 'Lovestruck in the City' (2020-21), 'Record of Youth' (2020), 'Chicago Typewriter' (2017), dan 'Why Secretary Kim' (2018).
Terletak di tengah Mall COEX, keberadaan Starfield Library pasti sudah tidak asing di kalangan wisatawan mancanegara.
Perpustakaan dengan konsep open space ini tidak hanya memiliki area membaca buku, belajar atau bekerja, tetapi juga area ngopi sampai acara diskusi buku.
Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...
5 Lokasi 'Berburu' Buku di Seoul dan Gyeonggi
Seoul Book Repository, salah satu tempat berburu buku di Korea Selatan. (iStock/Rifka Hayati)
3. Check Grow (채그로)
Book cafe (kafe untuk membaca buku) dengan pemandangan panoramik kota Seoul dan Sungai Han (Hangang) bernama Check Grow ini seakan menjadi oase di tengah hingar bingar kota Seoul.
Storage Book and Film adalah toko buku publikasi independen yang terletak di Bukit Haebangchon.
Pernak-pernik retro unik serta kamera film juga dijual di sini.
Berbagai kursus yang berkaitan dengan fotografi dan penerbitan juga tersedia bagi para pengunjung, salah satu yang kursus yang semakin populer adalah kursus membuat buku dengan kumpulan foto karya Anda sendiri.
Lokasi: 115-1 Sinheung-ro, Yongsan 2-ga-dong, Yongsan-gu, Seoul
Dinamakan sebagai toko buku bekas publik pertama di Seoul, Seoul Book Respository menjual 120 ribu buku bekas di toko seluas 1.400 meter persegi.
Buku-buku tersebut dipasok oleh 25 toko buku bekas yang tersebar di seluruh kota, yang sebagian besar terletak di jalan buku bekas dekat Cheonggye Stream.
Konstruksi bingkai baja berbentuk setengah lingkaran menjadi daya tarik bagi banyak pengunjung.
Toko ini juga merupakan lokasi syuting K-Drama Hotel Del Luna (2019).
Lokasi: 1 Ogeum-ro, Jamsil 4(sa)-dong, Songpa-gu, Seoul
Di tengah pandemi virus Corona, perjalanan wisata masih dikategorikan sebagai perjalanan bukan darurat, sehingga sebaiknya tidak dilakukan demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, terutama di daerah yang masih minim fasilitas kesehatannya.
Jika hendak melakukan perjalanan antarkota atau antarnegara, jangan lupa menaati protokol kesehatan pencegahan virus Corona, dengan mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak fisik antarpengunjung. Jangan datang saat sakit dan pulang dalam keadaan sakit.