Restoran Hawker Chan di Singapura Kehilangan Michelin Star

tim, CNN Indonesia | Senin, 20/09/2021 01:30 WIB
Hawker Chan, restoran dengan menu mie ayam kecapnya yang terkenal di Singapura kehilangan status Michelin Star per 1 September 2021. Hawker Chan, restoran dengan menu mie ayam kecapnya yang terkenal di Singapura kehilangan status Michelin Star per 1 September 2021. (istockphoto/bortnikau)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hawker Chan, restoran dengan menu mie ayam kecapnya yang terkenal di Singapura kehilangan status Michelin Star per 1 September 2021. Michelin Star merupakan penghargaan internasional tertinggi di bidang kuliner.

Perwakilan Hawker Chan menerima kehilangan status Michelin Star tersebut. Namun, restoran menyatakan bakal terus memberikan masakan terbaik dan terjangkau bagi pelanggannya.

"Kami berharap dapat memahami mengapa Michelin tidak memasukkan kami dari daftar tahun ini. Namun, kami juga memahami bahwa setiap orang memiliki pendapatnya sendiri terkait pilihan makanan. Kami akan terus menyajikan makanan lezat dan terjangkau seperti itu visi dan misi kami," ungkap perwakilan Hawker Chan kepada CNN.


Di sisi lain, restoran yang didirikan sejak 2009 itu menyampaikan terima kasih kepada pelanggan yang terus memberi dukungan selama 12 tahun terakhir ini. Hawker Chan bertekad untuk mendapatkan kembali status tersebut pada tahun mendatang.

Sebelumnya, bintang Michelin Star didapat restoran yang didirikan Chang Hong Meng itu pada 2016. Kala itu, menu andalan dari restoran yang sebelumnya bernama Liao Fan Hong Kong Soya Sauce Chicken Rice & Noodles itu dijual dengan harga US$2,5 atau sekitar Rp40 ribuan per porsi.

Usai menyabet gelar Michelin Star, restorannya semakin terkenal. Begitu juga dengan karir Meng. Ia kemudian mengubah nama restorannya menjadi Hawker Chan.

Dia juga melebarkan sayap restorannya dari satu kios sederhana di pusat jajanan Chinatown, Singapura ke beberapa negara sekaligus. Konsep waralaba itu dikembangkan ke Thailand, Filipina, dan negara lain.

Sementara pakar kuliner Singapura KF Seetoh menilai kehilangan Michelin Star wajar saja terjadi pada Hawker Chan. Sebab, dunia kuliner negeri singa berkembang dari waktu ke waktu dan tidak bergantung pada satu koki atau satu restoran saja.

"Saya pikir Michelin telah dengan tepat berpegang pada senjata mereka dan melindungi martabat para bintang. Michelin harus tetap berpegang pada kekuatan inti dan kekuatan restoran karena restoran membutuhkan bantuan sekarang," ucap Seetoh.

(uli/agn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK