Studi Sebut Kopi Bisa Bantu Cegah Paparan Covid-19

tim, CNN Indonesia | Rabu, 22/09/2021 09:15 WIB
Kopi tak hanya jadi minuman yang dapat mencegah ngantuk. Temuan terbaru menunjukkan kopi cegah paparan Covid-19. Kopi tak hanya jadi minuman yang dapat mencegah ngantuk. Temuan terbaru menunjukkan kopi cegah paparan Covid-19.Foto: Karolina/KaboomPics)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kopi tak hanya jadi minuman yang dapat mencegah ngantuk. Temuan terbaru menunjukkan kopi cegah paparan Covid-19.

"Ada kabar baik untuk para pecinta kopi ternyata meminum setidaknya secangkir kopi setiap hari efektif untuk mengurangi peluang terinfeksi virus corona-19," kata guru besar Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM Profesor Sri Anggrahini dalam pidato di Rapat Terbuka Senat Dies Natalis ke-58 FTP UGM, Selasa (21/9) dalam akun Youtubenya

Sri menyampaikan orasi ilmiah berjudul 'Kopi untuk Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19'.


Sri menjelaskan meminum segelas kopi memiliki risiko 10 persen lebih rendah terinfeksi Covid-19 dibandingkan yang tidak mengonsumsi kopi sama sekali.

Sri merujuk pada penelitian di Amerika Serikat yang dilakukan dengan menganalisis perilaku diet dan infeksi Covid-19 pada 38 ribu orang.

"Para pakar kesehatan menyoroti minum kopi dan kaitannya dengan pandemi corona yang tengah merebak. Dalam penelitiannya kopi terbukti berkontribusi dalam mendukung imunitas bersama dengan sayuran, minyak ikan, olahan daging," tutur Sri.

Sri menyebut selain mengandung antioksidan kopi juga mengandung anti inflamasi yang berlimpah sehingga dapat membantu memerangi virus.

Selain itu, minum kopi juga dikaitkan dengan risiko pneumonia yang lebih rendah pada orang yang lanjut usia.

Namun, Sri menyebut penelitian ini masih belum membuktikan sebab akibat sehingga dibutuhkan penelitian lebih lanjut. Setiap orang juga diminta bijak untuk mengonsumsi kopi. Konsumsi kopi yang berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan.

"Perlu diingat kopi mengandung kafein, sehingga konsumsi yang terlalu banyak, juga tidak baik untuk kesehatan," kata Sri.

Disclaimer: penelitian ini masih membutuhkan kajian lebih lanjut dan mendalam sebelum bisa ditetapkan sebagai obat untuk mengatasi infeksi corona. WHO dan kemenkes hingga saat ini belum merekomendasikan obat tertentu untuk penyembuhan Covid-19.Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen
Disclaimer: penelitian ini masih membutuhkan kajian lebih lanjut dan mendalam sebelum bisa ditetapkan sebagai obat untuk mengatasi infeksi corona. WHO dan kemenkes hingga saat ini belum merekomendasikan obat tertentu untuk penyembuhan Covid-19.
(ptj)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK