5 Alasan Kamu Ngiler saat Tidur

tim, CNN Indonesia | Sabtu, 25/09/2021 20:27 WIB
Ketika Anda menyeka ludah di sudut mulut Anda, mungkin Anda baru berpikir, kenapa manusia bisa ngiler saat tidur? Ilustrasi ngiler saat tidur. iStockphoto/AndreyPopov
Jakarta, CNN Indonesia --

Banyak orang ngiler saat tidur. Tak masalah kalau Anda tidur sendiri, tapi pasti memalukan kalau Anda ngiler dan tidur bersama dengan orang lain atau saat tertidur di kendaraan umum lalu ngiler. Malunya bukan main.

Ketika Anda menyeka ludah di sudut mulut Anda, mungkin Anda baru berpikir, kenapa manusia bisa ngiler saat tidur?

Mengutip Very Well Health, tubuh memproduksi lebih dari satu liter air liur per hari. Air liur yang diproduksi oleh kelenjar ludah. Air liur di mulut terbentuk ketika air ini tekumpul di dalam mulut, bukannya ditelan dan diedarkan kembali ke aliran darah.


Kalau begitu, kenapa orang lebih sering ngiler saat malam hari?

1. Mulut terbuka
Jawabannya adalah karena otot. Otot-otot tubuh akan merasa rileks saat tidur, khususnya saat REM. Pada saat tidur, bisa jadi mulut Anda terbuka.

Mengutip Healthline, pada malam hari, refleks menelan Anda rileks seperti otot-otot wajah lainnya. Ini berarti air liur Anda dapat menumpuk dan beberapa dapat keluar melalui sisi mulut Anda.

2. Hidung tersumbat
Pertanyaan selanjutnya adalah mengapa mulut Anda terbuka saat tidur? Kemungkinan paling besar adalah karena hidung Anda tersumbat dan tak bisa bernapas lega lewat hidung. Jika Anda sesak karena pilek atau alergi, Anda mungkin mulai bernapas melalui mulut. Jika ini terjadi saat tidur, air liur bisa menetes ke bantal.

3. Air liur berlebihan
Orang dengan kondisi sialorrhea akan menghasilkan air liur yang berlebih. Siarlorrhea disebabkan obat-obatan tertentu, cedera otak, stroke, parkinson, atau kondisi neurologis lainnya. Namun orang yang punya masalah ini biasanya juga bakal ngiler di siang hari.

3. Posisi tidur
Tidur dengan posisi miring atau tengkurap disebut bisa lebih berisiko ngiler. Alasannya adalah gravitasi. Posisi tidur Anda sering menyebabkan air liur terkumpul di dalam mulut Anda.

4. GERD
GERD dapat menyebabkan disfagia (kesulitan menelan) atau membuat Anda merasa seperti ada benjolan di tenggorokan. Perasaan ini menyebabkan air liur berlebihan bagi sebagian orang.

5. Apnea tidur
Ketika mengalami sleep apnea tidur Anda terganggu karena tubuh Anda kadang-kadang berhenti bernapas di malam hari.

Jika Anda banyak ngiler di malam hari, tanyakan pada diri Anda apakah Anda memiliki tanda-tanda sleep apnea lainnya, seperti:

- Ngorok
- bangun dengan perasaan kaget atau kehabisan napas di malam hari
- masalah perhatian atau kesulitan fokus di siang hari
- mengantuk saat bangun tidur
- sakit tenggorokan atau mulut kering saat bangun tidur

(chs/chs)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK