3 Cara Memasak Sayuran untuk Diet Sehat

CNN Indonesia | Jumat, 01/10/2021 08:56 WIB
Beberapa cara memasak sayuran untuk diet berikut sangat disarankan karena dapat menjaga kandungan nutrisi. Foto: iStockphoto/Mizina
Jakarta, CNN Indonesia --

Mengolah sayuran untuk menu diet memang tidak bisa sembarangan. Sayur harus diolah sedemikian rupa agar kandungan nutrisi tetap terjaga.

Selain itu, kebaikan nutrisi sayuran harus dipertahankan dengan baik, karena akan sangat berpengaruh pada proses penyerapan ke dalam tubuh.

Oleh karenanya, mengetahui cara memasak sayuran untuk diet sangat-lah penting. Terlebih bagi Anda yang sedang menjalani program menurunkan berat badan.


Metode Memasak Sayuran untuk Diet

Dilansir dari CNN, ahli diet Elaine Magee menjelaskan bahwa metode memasak sayuran yang tepat dapat membantu meningkatkan jumlah mineral dan zat besi bagi tubuh.

Tapi sebaliknya, apabila metode memasak sayuran kurang tepat, maka kebaikan nutrisi pada sayuran bisa hilang begitu saja dan tubuh tidak mendapatkannya.

Di bawah ini ada beberapa metode memasak sayuran yang disarankan sebagai cara mengolah makanan diet.

1. Steam atau kukus

ilustrasi sayuran kukusIlustrasi. Kukus menjadi salah satu cara memasak sayuran untuk diet. (iStockphoto/kazoka30)

Steam atau mengukus merupakan metode pertama yang disarankan untuk mengolah sayur-sayuran. Cara ini tentu berbeda dengan merebus.

Khususnya pada brokoli, peneliti menemukan bahwa mengukus dapat meningkatkan kualitas nutrisi pada sayuran.

Apabila direbus, vitamin dalam sayuran justru akan larut ke dalam air seperti vitamin C, B1 dan folat. Alhasil air tidak tidak akan dikonsumsi, melainkan dibuang.

Begitu juga dengan wortel yang dikukus, kadar beta karotennya akan tetap terjaga. Namun, disarankan tidak dipotong-potong dan biarkan utuh saat dikukus.

2. Tumis

Closeup of cah kangkung, kangkong, or water spinach stirred.Ilustrasi. Tumis menjadi salah satu cara memasak sayuran untuk diet yang tepat. (iStockphoto/leodaphne)

Cara memasak sayuran untuk diet berikutnya adalah menggunakan metode tumis, bukan digoreng.

Menumis sayuran seperti mengolah capcay atau sekadar memakai minyak zaitun sangat disarankan karena tidak akan memecah kandungan nutrisi.

Selain itu, minyak zaitun yang dicampur ke dalam tumisan juga bermanfaat dalam meningkatkan antioksidan.

Tapi, perlu diingat bahwa minyak zaitun memiliki titik asap yang lebih rendah daripada minyak canola. Sebaiknya gunakan api kecil cenderung sedang saat memasak.

3. Panggang

Grilled eggplant slices, garnished with fresh herbs, on white background, top viewIlustrasi. Memanggang juga menjadi cara memasak sayuran untuk diet yang sehat. (iStockphoto/Roxiller)

Memanggang sayur tak sama seperti memanggang daging yang membutuhkan suhu tinggi. Anda cukup melakukan metode griddling di atas wajan dengan api kecil atau sedang.

Panggang sayuran dengan minyak zaitun, canola, minyak kelapa atau light butter yang rendah lemak untuk menonjolkan rasa yang lebih kuat.

Menurut studi, sayuran asparagus, brokoli, seledri, terong, kacang hijau, bawang bombay dan bayam, justru lebih bagus jika dipanggang agar kandungan antioksidannya tetap utuh.

Selain griddling, sayuran juga bisa dipanggang dalam oven dengan metode roasted memakai suhu sedang yang menyesuaikan jenis alatnya.

Ketiga metode seperti di atas merupakan cara memasak sayuran untuk diet yang paling disarankan.

Anda bisa menerapkan ketiganya secara bergantian sesuai jenis sayur-sayuran yang akan diolah menjadi menu diet favorit.

(avd/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK