5 Alasan Sering Terbangun Sebelum Alarm Berbunyi

tim | CNN Indonesia
Senin, 18 Oct 2021 06:13 WIB
Sebagian orang kerap terbangun sebelum alarm berbunyi. Apa penyebabnya? Sebagian orang kerap terbangun sebelum alarm berbunyi. Apa penyebabnya? (iStockphoto/Tero Vesalainen)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bangun pagi membuat Anda bisa melakukan lebih banyak aktivitas. Persiapan berangkat kerja pun jadi tidak tergesa-gesa.

Alarm memang selalu bisa diandalkan. Tinggal atur jam bangun dan tidur seperti biasa.

Akan tetapi yang kerap terjadi, justru orang terbangun sebelum alarm berbunyi. Alarm diatur jam 05.00 pagi, misal, tetapi terbangun di jam 3 pagi. Kenapa bisa demikian?


Berikut lima alasan sering terbangun sebelum alarm berbunyi.

1. Kecemasan

Rasa cemas membuat saraf dan pikiran terus 'ramai'. Ini bisa mengakibatkan Anda susah tidur atau mendadak terbangun jauh sebelum alarm berbunyi.

Tidak hanya orang dengan gangguan kecemasan (anxiety disorder) yang bisa terbangun tengah malam. Menurut Healthline, beberapa kondisi bisa memicu kecemasan antara lain, stres berkaitan dengan pekerjaan, masalah keluarga, perceraian, kehilangan pekerjaan, kehilangan anggota keluarga.

"Begitu Anda terbangun, itu bisa membuat Anda tetap terjaga karena saat itu Anda sedang memikirkan semua hal yang harus Anda lakukan keesokan harinya," kata Vaishnavi Kundel, asisten profesor paru, perawatan kritis dan kesehatan tidur di Icahn School of Medicine, Mount Sinai, seperti dikutip PopSugar.

2. Penggunaan gadget jelang tidur

Apa yang biasa Anda lakukan sebelum tidur? Bisa dipastikan aktivitasnya tidak jauh dari gadget mulai dari akses media sosial, nonton film atau serial dan cek email. Padahal gadget bisa mengacaukan tidur Anda.

Gadget, televisi, layar laptop, semuanya melepas sinar biru (blue light) yang merangsang otak dan menghambat melatonin atau hormon yang membantu tidur.

3. Restless leg syndrome

Sindrom kaki gelisah atau restless leg syndrome (RLS) terjadi ketika ada dorongan luar biasa untuk menggerakkan kaki terutama di sore dan malam hari. Anda akan mengalami gangguan tidur dan terbangun meski alarm belum berbunyi.

Sebagaimana dilansir laman NHS, selain dorongan untuk menggerakkan kaki, RLS juga bisa mengakibatkan sensasi seperti ada yang merayap di kaki, betis dan paha.

4. Konsumsi alkohol

Ada sebagian orang menganggap minum minuman beralkohol akan membantu tidur lebih cepat. Padahal kenyataannya, tidur malah bakal terganggu. Kundel berkata ini salah satu penyebab Anda terbangun apalagi jika minum alkohol dilakukan dalam 3-4 jam jelang tidur.

5. Obstructive sleep apnea

Kondisi obstructive sleep apnea (OSA) menimbulkan masalah pada pernapasan dan berujung pada gangguan tidur. OSA ditandai dengan penyumbatan di sebagian atau seluruh jalan napas saat tidur. Penyumbatan akan memunculkan episode henti napas.

"Ini bisa membangunkan orang beberapa kali sepanjang malam," kata Kundel.

OSA bisa membuat Anda terjaga tetapi tidak sadar kalau sudah terbangun. Keesokan harinya Anda pun akan merasa lelah dan mengantuk.

(els/agn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER