7 Nama Tokoh Indonesia yang Jadi Nama Jalan di Luar Negeri

CNN Indonesia
Senin, 18 Oct 2021 10:11 WIB
Nama pahlawan nasional Indonesia telah banyak yang diabadikan di luar negeri. Paling banyak di Belanda, dan yang paling terbaru di Timur Tengah. Foto 2018. Patung Presiden RI pertama Soekarno di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. (INASGOC/Andika Wahyu)

4. Jalan Sutan Sjahrir, Belanda

Putra Padang Panjang, Sutan Sjahrir, juga dijadikan nama jalan di kawasan Leiden, Belanda.

Sjahrirstraat berada dekat Gandhistraat dan tak jauh dari Martin Luther Kingpad.

Selain di Leiden, ada pula Sjahrirsingel di Gouda, juga Sutan Sjahrirstraat di Haarlem yang tersambung dengan Mohammad Hattastraat.


5. Jalan Pattimurra, Belanda

Thomas Matulessy alias Kapitan Pattimura ialah sosok pahlawan nasional berdarah Maluku.

Nama Pattimura diabadikan menjadi nama jalanan di Belanda, tepatnya di kawasan Wierden.

Pattimura ialah mantan sersan militer Inggris yang akhirnya membantu Indonesia mengusir penjajah Belanda.

Namanya juga diabadikan menjadi nama Universitas Pattimura, Kodam XVI/Pattimura dan Bandar Udara Internasional Pattimura di Ambon.

6. Jalan Munir, Belanda

Sosok pejuang hak asasi manusia, Munir Said Thalib Al-Kathiri, dikenang sebagai nama jalan di Den Haag, Belanda.

Munirpad diresmikan pada 14 April 2015. Lokasinya berada di lingkungan Martin Luther King-Laan, dekat Salvador Allende Straat dalam kompleks perumahan Den Haag.

Amnesty International merupakan pihak yang memperjuangkan nama Munir sebagai nama jalan, terkait dengan fokusnya bekerja untuk Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) dan Imparsial, hingga sebelum tewas dalam penerbangan Garuda Indonesia 974 dari Jakarta menuju Amsterdam pada bulan September 2004.

7. Jalan Jokowi, Abu Dhabi

Tahun 2020 menjadi tahun yang membanggakan bagi Indonesia, karena nama Presiden Joko Widodo diabadikan menjadi nama salah satu ruas jalan di Abu Dhabi.

Jalan Jokowi membelah ADNEC (Abu Dhabi National Exhibition Center) dan Embassy Area, yang notabene kawasan kantor perwakilan diplomatik.

Sebelumnya, nama jalan ini adalah Al Ma'arid Street, yang menghubungkan Jalan Rabdan dengan Jalan Tunb Al Kubra.

Penamaan ini merupakan bentuk penghormatan Uni Emirat Arab kepada Indonesia, yang dianggap konsisten dalam menjalin hubungan bilateral yang hangat.



[Gambas:Video CNN]



(ard/ard)
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER