Daftar 5 Jenis Diet Paling Efektif Bikin Langsing di 2021
CNN Indonesia
Rabu, 03 Nov 2021 17:47 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
US News & World Report merilis daftar diet terbaik yang bisa Anda aplikasikan dengan kriteria keamanan, efektivitas dan praktik yang tidak 'ribet'.(iStockphoto/RossHelen)
3. Diet vegan
Total mengonsumsi pangan berbasis tumbuhan bukan keputusan buruk. Menjalani diet vegan baik untuk kesehatan dan lingkungan. Program diet satu ini benar-benar mengeliminasi produk hewani termasuk telur, madu, dan produk susu. Bagaimana dengan efektivitasnya menurunkan berat badan?
Studi menemukan Anda bisa menurunkan berat badan dengan mengaplikasikan diet vegan. Dilansir dari Very Well Fit, pada 2018, riset klinis terbatas selama 16 minggu menunjukkan pola makan vegan terbukti lebih unggul daripada pola makan terkontrol (termasuk protein hewani) dalam meningkatkan berat badan dan massa lemak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian tinjauan yang diterbitkan pada 2017 menemukan pola makan nabati adalah alat efektif dalam pengelolaan dan pencegahan kelebihan berat badan dan obesitas.
4. Diet volumetrik
Diet volumetrik (volumetric diet) dipelopori oleh Barbara Rolls, profesor gizi di Penn State University. Ini bukan metode diet terstruktur melainkan pendekatan makan. Diet dipandu lewat buku 'The Ultimate Volumetrics Diet'. Di sini Anda akan belajar menguraikan kepadatan energi makanan, memotong kepadatan energi makanan dan membuat pilihan yang mampu melawan rasa lapar.
Makanan akan dibagi dalam 4 kategori berdasar kepadatan mulai dari kepadatan sangat rendah (buah, sayuran tanpa tepung, susu tanpa lemak dan sup dengan kaldu), kepadatan rendah (buah dan sayuran bertepung, biji-bijian, sereal, daging rendah lemak dan kacang-kacangan), kepadatan sedang (daging, keju, pizza, kentang goreng, saus salad, roti, es krim dan kue), dan kepadatan tinggi (kerupuk, keripik, permen cokelat, kue kering, mentega dan minyak).
Pada prinsipnya, Anda diminta untuk memilih makanan dari kategori pertama dan kedua, mengontrol porsi kategori ketiga dan konsumsi makanan di kategori keempat seminimal mungkin.
5. Diet Mayo Clinic
Sesuai namanya, diet Mayo Clinic diinisiasi oleh layanan kesehatan asal AS, Mayo Clinic. Diet dirancang untuk mengubah gaya hidup dengan mengadopsi kebiasaan sehat dan meninggalkan kebiasaan lama yang kurang sehat. Berat badan ideal akan tercapai seiring tubuh yang sehat berkat perubahan-perubahan positif yang dilakukan.
Jika ingin mengaplikasikan diet Mayo Clinic, Anda cukup mengikuti piramida unik di mana makanan yang berada di bagian bawah dikonsumsi dalam jumlah besar Sebaliknya makanan yang berada di puncak piramida berarti dikonsumsi sesedikit mungkin. Sesuai urutan paling bawah, Anda diminta untuk mengonsumsi buah dan sayuran, sumber karbohidrat, protein dan produk susu, lemak dan terakhir makanan serba manis (desserts).
Dari laman resminya, diet ini diklaim mampu menurunkan berat badan 2,7-4,5 kilogram dalam 2 minggu.
Memasuki November, orang makin sadar usia 2021 tinggal dua bulan lagi. Menilik resolusi di awal tahun, rupanya ada keinginan untuk hidup lebih sehat dengan berat badan ideal. Sayangnya ini belum sempat terlaksana. Namun bukan berarti Anda sudah terlambat.
US News & World Report merilis daftar diet terbaik yang bisa Anda aplikasikan dengan kriteria keamanan, efektivitas dan praktik yang tidak 'ribet'.
Mengutip dari Eat This, Not That!, daftar ranking diet ditentukan setelah meminta penilaian dari 24 tenaga kesehatan, ahli kesehatan masyarakat dan autoritas gizi. Berikut 5 diet terbaik dari 39 jenis diet yang terpilih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Diet flexitarian
Sebagian orang menganggap diet flexitarian jadi bagian dari jenis vegetarian. Namun diet tidak sepenuhnya mengeliminasi daging. Dari namanya, 'flexii' yang berarti fleksibel dan 'vegetarian', Anda diajak untuk memperbanyak konsumsi pangan berbasis tumbuhan plus sedikit daging.
Mengutip dari US News, istilah flexitarian kali pertama diciptakan oleh Dawn Jackson Blatner, ahli diet, dalam buku 'The Flexitarian Diet: The Mostly Vegetarian Way to Lose Weight, Be Healthier, Prevent Disease and Add Years to Your Life' (2009). Dengan prinsip sederhana ini, diharapkan orang tidak hanya memperoleh berat badan ideal tetapi juga jauh dari risiko penyakit jantung, diabetes, dan kanker.
Diet menuntut Anda menambahkan lima kelompok makanan dalam diet harian yakni, protein non-daging (kacang-kacangan, polong-polongan atau telur), buah dan sayur, biji-bijian utuh, produk susu dan bumbu atau rempah. Anda juga bisa mengikuti formula berikut. * Rencanakan diet selama 5 minggu mulai dari sarapan, makan siang dan makan malam. * Gunakan rumus 3-4-5 kalori yakni, sarapan sekitar 300 kalori, makan siang 400 kalori dan makan malam 500 kalori. Untuk selingan atau camilan sebanyak 2 kali sehari sekitar 150 kalori per porsi. Dalam sehari total asupan harian sekitar 1.500 kalori. * Ukuran kalori bisa berubah tergantung dari aktivitas, jenis kelamin, tinggi dan berat badan. * Berikan variasi pada menu makanan per 5 minggu atau bisa dimulai perlahan dengan mencoba 2-3 minggu.
2. Weight Watchers (WW)
Weight Watchers atau WW merupakan program diet untuk menurunkan berat badan yang dirancang oleh perusahaan milik Jean Nidetch. Melansir dari Everyday Health, berawal di rumah Nidetch saat beberapa temannya mencari dukungan untuk berdiet. Kini sudah lebih dari 4,5 juta orang mengikuti program diet WW.
Sebenarnya WW bukan pendekatan melainkan perencanaan yang perlahan dan stabil. Anda tetap bisa makan apapun yang Anda suka. Namun tiap jenis makanan memiliki hitungan kalori termasuk jumlah lemak jenuh, gula dan proteinnya.
"Ini mempromosikan asupan berbagai macam makanan; oleh karena itu mendukung keseimbangan, semua makanan dianggap 'legal' untuk menghindari rasa kekurangan atau ngidam," jelas Susan Kraus, dari Hackensack University Medical Center di New Jersey.
Perusahaan menyediakan aplikasi khusus sehingga ada yang bertindak 'mengawasi' diet penggunanya. Aplikasi bersifat personal karena di awal Anda akan diminta mengisi berbagai data terkait kondisi tubuh dan kesehatan. Dari sini Anda akan dibantu dibuatkan rencana diet yang sesuai.
Diet Vegan sampai Mayo Clinic
Foto: iStockphoto/kitzcorner
3. Diet vegan
Total mengonsumsi pangan berbasis tumbuhan bukan keputusan buruk. Menjalani diet vegan baik untuk kesehatan dan lingkungan. Program diet satu ini benar-benar mengeliminasi produk hewani termasuk telur, madu, dan produk susu. Bagaimana dengan efektivitasnya menurunkan berat badan?
Studi menemukan Anda bisa menurunkan berat badan dengan mengaplikasikan diet vegan. Dilansir dari Very Well Fit, pada 2018, riset klinis terbatas selama 16 minggu menunjukkan pola makan vegan terbukti lebih unggul daripada pola makan terkontrol (termasuk protein hewani) dalam meningkatkan berat badan dan massa lemak.
Kemudian tinjauan yang diterbitkan pada 2017 menemukan pola makan nabati adalah alat efektif dalam pengelolaan dan pencegahan kelebihan berat badan dan obesitas.
4. Diet volumetrik
Diet volumetrik (volumetric diet) dipelopori oleh Barbara Rolls, profesor gizi di Penn State University. Ini bukan metode diet terstruktur melainkan pendekatan makan. Diet dipandu lewat buku 'The Ultimate Volumetrics Diet'. Di sini Anda akan belajar menguraikan kepadatan energi makanan, memotong kepadatan energi makanan dan membuat pilihan yang mampu melawan rasa lapar.
Makanan akan dibagi dalam 4 kategori berdasar kepadatan mulai dari kepadatan sangat rendah (buah, sayuran tanpa tepung, susu tanpa lemak dan sup dengan kaldu), kepadatan rendah (buah dan sayuran bertepung, biji-bijian, sereal, daging rendah lemak dan kacang-kacangan), kepadatan sedang (daging, keju, pizza, kentang goreng, saus salad, roti, es krim dan kue), dan kepadatan tinggi (kerupuk, keripik, permen cokelat, kue kering, mentega dan minyak).
Pada prinsipnya, Anda diminta untuk memilih makanan dari kategori pertama dan kedua, mengontrol porsi kategori ketiga dan konsumsi makanan di kategori keempat seminimal mungkin.
5. Diet Mayo Clinic
Sesuai namanya, diet Mayo Clinic diinisiasi oleh layanan kesehatan asal AS, Mayo Clinic. Diet dirancang untuk mengubah gaya hidup dengan mengadopsi kebiasaan sehat dan meninggalkan kebiasaan lama yang kurang sehat. Berat badan ideal akan tercapai seiring tubuh yang sehat berkat perubahan-perubahan positif yang dilakukan.
Jika ingin mengaplikasikan diet Mayo Clinic, Anda cukup mengikuti piramida unik di mana makanan yang berada di bagian bawah dikonsumsi dalam jumlah besar Sebaliknya makanan yang berada di puncak piramida berarti dikonsumsi sesedikit mungkin. Sesuai urutan paling bawah, Anda diminta untuk mengonsumsi buah dan sayuran, sumber karbohidrat, protein dan produk susu, lemak dan terakhir makanan serba manis (desserts).
Dari laman resminya, diet ini diklaim mampu menurunkan berat badan 2,7-4,5 kilogram dalam 2 minggu.