Tahapan Perkembangan Kecerdasan atau Kognitif Anak Sesuai Usia

tim | CNN Indonesia
Minggu, 21 Nov 2021 14:54 WIB
Kecerdasan intelektual atau kognitif anak berkembang dari waktu ke waktu. Berikut tahapan perkembangan kecerdasan anak sesuai usia. Kecerdasan intelektual atau kognitif anak berkembang dari waktu ke waktu. Berikut tahapan perkembangan kecerdasan anak sesuai usia.)Foto: istockphoto/ozgurcankaya)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kecerdasan intelektual atau kognitif anak berkembang dari waktu ke waktu. Setiap anak akan melewati perkembangan tertentu hingga mencapai kemampuan intelektual yang matang.

Salah satu tahapan yang digunakan untuk melihat perkembangan kecerdasan anak adalah tahapan perkembangan Piaget yang dikemukakan oleh psikolog Jean Piaget. Tahapan ini menjelaskan fase perkembangan intelektual dari bayi hingga dewasa.

Tahapan perkembangan kognitif ini meliputi perkembangan pemikiran, penilaian, dan pengetahuan.


Berikut tahapan perkembangan kecerdasan anak sesuai usia: 

1. Usia 0 hingga 18-24 bulan - tahap sensori motor

baby girl eating  vegetable at homeTahapan perkembangan kecerdasan anak menurut Piaget dimulai dengan tahap sensorimotor. (Foto: Thinkstock/M-image)

Dikutip dari Web MD, menurut Piaget, bayi hanya menyadari apa yang ada di hadapan mereka pada tahap awal perkembangan. Di masa ini, bayi fokus pada apa yang mereka lihat, mereka lakukan, dan interaksi dengan lingkungan. Bayi akan banyak menggoyangkan atau melempar sesuatu dan memasukkan sesuatu ke dalam mulut mereka.

Pada usia 7-9 bulan, bayi mulai menyadari keberadaan benda dan memori mulai berkembang. Setelah bayi mulai merangkak, berdiri, dan berjalan perkembangan kognitif pun lebih banyak. Di akhir tahap sensorimotor ini bayi mulai memproses bahasa dan mengembangkan kemampuan simbolis.

2. Usia 2-7 tahun - tahap praoperasinal

Pada tahap ini balita mulai dapat memikirkan berbagai hal secara simbolis. Mereka dapat menggunakan bahasa dengan lebih baik. Memori dan imajinasi juga berkembang. Pada fase ini, anak mulai dapat memahami masa lalu, masa depan, dan khayalan.

Namun, pemikiran anak pada usia ini belum logis dan masih sesuai intuisi. Anak belum bisa memahami konsep yang kompleks seperti waktu, perbandingan, serta sebab dan akibat.

3. Usia 7-11 tahun - tahap operasional konkrit

Di usia sekolah dasar atau fase praremaja ini, anak mulai mengembangkan nalar yang lebih logis dan konkret. Anak mulai menyadari tentang pikiran dan perasaan mereka.

4. Usia 11 tahun hingga dewasa - tahap operasional formal

Pada usia remaja ini, anak mulai dapat belajar mengenai konsep yang lebih rumit. Mereka dapat berpikir secara sistematis, membuat teori, dan mempertimbangkan kemungkinan.

Menurut tahapan perkembangan kecerdasan Piaget setiap anak akan melewati proses ini tanpa ada yang terlewati. Beberapa anak mungkin akan melewati tahapan pada usia yang berbeda dari rata-rata.

Selain itu, orang tua juga disarankan untuk tidak mengajarkan anak sesuatu yang belum sesuai dengan usia mereka. Anak harus menguasai tahapan secara bertahap sebelum menguasai tahapan yang lebih kompleks. Anak juga akan lebih cepat memahami dengan melakukan sesuatu ketimbang mendengarkan.

(ptj/ptj)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER