Kasus Covid Omicron Meningkat, Royal Caribbean Tunda Pelayaran

CNN Indonesia
Kamis, 13 Jan 2022 13:33 WIB
Kapal pesiar Royal Caribbean memutuskan untuk menunda empat jadwal pelayaran setelah penyebaran Covid-19 varian Omicron meningkat. Ilustrasi. Kapal pesiar Royal Caribbean memutuskan untuk menunda empat jadwal pelayaran setelah penyebaran Covid-19 varian Omicron meningkat. (AFP/Roslan Rahman)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kapal pesiar Royal Caribbean memutuskan untuk menunda empat jadwal pelayaran pada akhir pekan lalu. Keputusan ini diambil akibat dari meningkatnya penyebaran Covid-19 varian Omicron.

"Kami menyesal harus membatalkan liburan yang telah lama ditunggu para tamu kami. Prioritas utama kami adalah kesejahteraan tamu kami, kru kami dan komunitas yang akan kami kunjungi," tulis perusahaan Royal Caribbean dari surat pernyataannya, seperti dikutip Travel and Leisure.

Pelayaran kapal Serenade of The Seas, Symphony of The Seas dan Jewel of The Seas telah dihentikan, sementara kembalinya Vision of The Seas juga telah ditunda hingga 7 Maret 2022.


Bulan lalu, Royal Caribbean juga telah menghentikan sementara pemesanan tiket kapal pesiar hingga awal Januari. Perusahaan ingin membatasi kapasitas penumpang agar bisa tetap berlayar dengan aman.


Protokol kesehatan di dalam kapal pesiar juga telah diperketat. Mereka mengharuskan penumpang untuk tetap mengenakan masker kecuali saat makan dan minum.

Selain itu, bagi penumpang berusia di atas 12 tahun wajib sudah divaksin.

Keputusan untuk membatalkan pelayaran datang karena varian omicron terus menyebar, memicu beberapa klaster di dalam kapal.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) melaporkan bahwa telah muncul klaster kapal pesiar pada Senin pekan lalu.

CDC telah menyarankan orang-orang untuk tidak naik kapal pesiar, terlepas dari status vaksinasi mereka.

Norwegian Cruise Line juga telah membatalkan pelayaran di delapan kapalnya pada pekan lalu. Bahkan mereka juga memaksa kapal yang sudah terlanjur berlayar untuk kembali ke pelabuhan karena munculnya klaster di atas kepal.

(auz)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER