Kisah Wanita Hidup dengan Dua Vagina

tim | CNN Indonesia
Jumat, 21 Jan 2022 14:51 WIB
Seorang wanita asal Queensland, Evelyn Miller, menceritakan kisah dan perjuangan hidupnya yang memiliki dua vagina dan dua rahim. Seorang wanita asal Queensland, Evelyn Miller, menceritakan kisah dan perjuangan hidupnya yang memiliki dua vagina dan dua rahim. (Merry Wahyuningsih)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang wanita asal Queensland, Evelyn Miller, menceritakan kisah hidupnya yang memiliki dua vagina dan dua rahim. Dia mengetahui kondisi ini saat dirinya berusia 20 tahun.

Kala itu, wanita yang kini berusia 31 tahun tersebut mengunjungi dokter kandungan dan terkejut dengan fakta dirinya memiliki dua vagina dan dua rahim.

Dokter mengatakan akan ada risiko saat ia hamil karena masing-masing rahimnya berukuran setengah dari rata-rata dan hanya ada ruang kecil bagi bayi untuk tumbuh.


"Secara teori, saya bisa punya dua bayi sekaligus jika saya mau. Tetapi itu akan sulit bagi tubuh saya, jadi kami harus berhati-hati dalam hal itu," kata Miller, seperti dikutip Metro UK.

Kendati demikian, wanita yang bekerja di industri model dewasa ini mengaku mendapat 'keuntungan' dari memiliki dua vagina. Salah satunya soal kehidupan seksnya yang disebutnya jadi lebih menyenangkan.

Di sisi lain, dia juga merasa kesulitan saat menstruasi. Pasalnya, dengan memiliki dua vagina, Miller mengalami kesulitan untuk menggunakan tampon.

"Seperti tampon itu tidak berfungsi dengan baik. Saya menggunakannya tapi tetap berdarah. Ketika saya berusia 14 tahun tidak akses internet seperti sekarang dan saya tinggal di peternakan hanya dengan ayah saya," tuturnya.

"Di situlah saya tahu ada yang tidak beres dan saya tidak mengerti apa itu," beber Miller.

Selama masa kehamilan pada 2020 silam, Miller turut mengungkap bahwa perjalanan yang ia lalui tidak mudah. Dengan kedua rahim berukuran setengah, kehamilannya jadi berisiko tinggi. Dia pun harus lebih rajin dan rutin melakukan pemeriksaan.

"Saya merasa tidak nyaman selama kehamilan saya - kandungan saya berada di sisi kanan karena saya hamil di rahim kanan, yang berarti bahwa bayi tidak pernah benar-benar berada di tengah, jadi punggung saya terasa sangat buruk," tuturrnya.

"Saya juga tidak bisa melahirkan secara normal jadi saya menjalani operasi secara Caesar yang dijadwalkan."

Meski sulit, Miller dapat melalui masa kehamilan itu dan melahirkan bayi laki-laki pada Juni 2021. Saat ini, Miller tengah hamil lagi di sisi yang sama dan mengatakan dia akan diawasi secara ketat, serta akan menjalani operasi Caesar lagi.

"Saya sudah 13 minggu sekarang dan akhirnya mengatasi morning sickness saya," katanya.

Dalam medis, memiliki dua vagina dan dua rahim adalah kondisi uterus didelphys. Uterus didelphys atau juga dikenal dengan rahim ganda, adalah kondisi langka saat wanita dilahirkan dengan dua rahim bahkan dua vagina.

Pada beberapa wanita, kondisi ini dapat meningkatkan kemungkinan keguguran, tapi kondisi ini disebut jarang terjadi.

Hingga kini, para peneliti masih mencari tahu apa yang menyebabkan seorang perempuan terlahir dengan dua rahim.

Namun, hal ini diyakini bersifat genetik, karena rahim ganda cenderung diturunkan dalam keluarga.

Kondisi ini juga mungkin berhubungan dengan kelainan ginjal, yang menunjukkan bahwa sesuatu dapat memengaruhi perkembangan struktur terkait sebelum kelahiran.

Simak halaman selanjutnya

(agn/agn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER