3 Cara Cek Jamu yang Mengandung Kimia Obat Berbahaya

tim | CNN Indonesia
Kamis, 07 Apr 2022 10:19 WIB
Jamu yang diberi campuran bahan kimia obat dapat berbahaya bagi kesehatan. Berikut cara mengenalinya. Jamu yang diberi campuran bahan kimia obat dapat berbahaya bagi kesehatan. Berikut cara mengenalinya. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jamu dipercaya baik untuk kesehatan. Namun tidak sedikit jamu yang justru berbahaya dan bisa menyebabkan masalah kesehatan yang serius mulai dari gagal ginjal, jantung, hingga kanker.

Jamu-jamu yang berbahaya ini adalah jamu yang diberi campuran bahan kimia obat. Kandungan tersebut bisa memicu kontraindikasi yang berbahaya untuk tubuh. Berikut cara mengenali jamu dengan kandungan bahan kimia obat yang patut diwaspadai.

Dokter spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Bunda Waru Sidoarjo, Desca Medika Hartanto mengatakan, jamu dengan campuran bahan kimia obat itu memang sebagian besar sudah dilarang beredar.

Hanya saja, masih ada beberapa jenis jamu yang dikonsumsi masyarakat tanpa tahu kandungannya yang mungkin berbahaya.

"Penting juga untuk masyarakat agar bisa memeriksa sendiri setiap jamu yang diminum, jamu yang dibeli agar khasiatnya benar-benar ada, tidak memperburuk kesehatan," kata Desca dalam webinar yang digelar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Selasa (5/4).

Berikut cara mengenali jamu dengan kandungan bahan kimia obat yang patut diwaspadai.

1. Efek instan

Jamu mengandung bahan kimia obat jika memiliki efek instan. Misalnya, jika Anda membeli jamu anti pegal linu, badan cepat sekali merasa fit kembali setelah minum jamu tersebut.

"Padahal jamu kan obat herbal, jadi seharusnya tidak secepat itu efeknya pada tubuh, ada proses," kata Desca.

2. Kemasan tampak kusam dan rusak

Selalu cek kemasan sebelum mengonsumsi jamu instran. Desca mengingatkan, kalau tampak rusak dan kusam patut dicurigai telah diberi campuran bahan kimia obat.

3. Cek label

Pastikan tidak ada klaim 'sembuh instan' dan hal-hal instan lainnya. Cek juga izin edar jamu tersebut.

"Semua harus dipastikan, kalau ada barcode coba discan barcode-nya, bisa juga langsung telepon ke BPOM terkait jenis jamu tersebut apakah aman atau tidak," ujarnya.

(tst/agn)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER