6 Warisan Budaya Dunia yang Batasi Pengunjung agar Lestari

tim | CNN Indonesia
Rabu, 08 Jun 2022 19:16 WIB
Tak dimungkiri, over tourism memang bisa mengancam kelestarian situs yang bersejarah dan kaya akan warisan budaya. Foto: LightRocket via Getty Images/Pacific Press

3. Colosseum - Italia

Terletak di jantung kota Roma, Italia, Colosseum memang layaknya stadion olahraga di masa kini. Bangunan ini terkenal untuk menonton acara pertarungan ala gladiator.

Meski dulu Colosseum dibangun untuk menampung sebanyak 80 ribu penonton, kini bangunan hanya boleh menampung sebanyak tiga ribu pengunjung sejak 2019. Seperti dikutip dari laman Finding the Universe, situs Warisan Dunia UNESCO ini dibuka setiap hari sepanjang tahun kecuali 25 Desember dan 1 Januari.

4. Kota Terlarang - China

Museum Istana atau dikenal sebagai The Forbidden City (Kota Terlarang) di Beijing, China membatasi jumlah pengunjung 'hanya' sebanyak 80 ribu orang per hari sejak 2014.

Seperti dilansir dari MapQuest, pembatasan dilakukan karena museum mengalami kelebihan jumlah pengunjung. Pada 2014, Kota Terlarang tercatat sebagai museum yang paling banyak dikunjungi dengan lebih dari 14 juta pengunjung dalam setahun.

5. Tur di Bhutan

Bhutan adalah salah satu negara yang patut masuk daftar negara yang perlu Anda kunjungi. Namun demi menjaga kelestarian kondisi wilayah dan mencegah over tourism, Bhutan menetapkan pembatasan wisatawan rata-rata 140 ribu per tahun.

Wisatawan dari luar Bhutan harus memesan paket liburan dari operator tur berlisensi. Anda pun akan mendapatkan wisata lengkap di Bhutan baik kunjungan ke lanskap wilayah yang masih asri dan budayanya yang kental.

6. Seychelles - Samudera Hindia

Seychelles merupakan negara kepulauan yang terletak di Samudera Hindia, sekitar 1.100 mil tenggara Somalia. Di sinilah Pangeran William dan Kate Middleton menghabiskan bulan madu dan berbuntut pada pertumbuhan kunjungan turis yang signifikan.

Mulai 2010, pemerintah setempat membatasi jumlah pengunjung sebanyak 200 ribu demi perlindungan lingkungan. Namun ini kurang berhasil sebab pada 2015 tercatat ada sebanyak 250 ribu pengunjung.

Sementara berjuang dengan pembatasan jumlah pengunjung, pemerintah mulai membatasi pembangunan hotel besar demi melindungi usaha kecil yang dikelola penduduk lokal.

(els/chs)

[Gambas:Video CNN]
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER