7 Kebiasaan yang Bikin Milenial Gampang Mumet dan Stres

CNN Indonesia
Kamis, 30 Jun 2022 20:30 WIB
Stres dan mumet bukan barang aneh bagi kaum milenial. Wajar saja, sebab ada beberapa kebiasaan milenial yang bisa bikin stres. Ilustrasi. Ada beberapa kebiasaan milenial yang bikin gampang stres. (iStock/pcess609)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bukan rahasia lagi, tekanan dan stres kerap melanda kaum milenial yang kini menginjak usia produktif. Tak cuma karena pekerjaan, tapi ada beberapa kebiasaan yang bikin stres kerap dilakukan.

Psikolog Loren Soeiro menyebut stres memang lekat dengan generasi milenial. Bahkan, sebanyak 17 persen di antaranya mengalami depresi dan 14 persen mengalami kecemasan. Dibanding generasi sebelumnya, milenial lebih sering mencari bantuan psikolog atau konselor.

"Uang adalah satu dari sekian banyak kekhawatiran milenial. Kebanyakan susah menemukan pekerjaan, masih hidup bersama orang tua atau memendam kekhawatiran serius tentang menghasilkan cukup uang untuk hidup sendiri," kata Soeiro dalam tulisannya di Psychology Today.

Agar stres tak terus mengamuk, kaum milenial kiranya menghindari beberapa kebiasaan berikut. Tanpa disadari, deret kebiasaan ini umumnya rentan menimbulkan stres.

1. Begadang

Kurang tidur berkontribusi pada stres dan cemas. Seperti dikutip dari Forbes, studi oleh University of California at Berkeley menemukan, kurang tidur bisa berpengaruh pada area otak yang berhubungan dengan kecemasan berlebih.

2. Buka ponsel sebelum tidur

Buka ponsel sebelum tidur juga jadi kebiasaan yang bikin gampang stres. Studi dari Pew Research menemukan, 8 dari 10 milenial mengaku kerap tidur dalam kondisi ponsel menyala.

Tak cuma itu, ponsel juga terus aktif menerima pesan, panggilan telepon, surel, lagu, berita, video, gim, hingga alarm.

Kondisi itu membuat tubuh tak bisa beristirahat dengan optimal sehingga rentan terhadap stres dan cemas.

"Khalayak, terutama kaum milenial, menggunakan ponsel sampai tidur. Jika kita menggunakan gawai sebelum tidur, cahaya biru masuk ke mata kita dan spektrum biru itu mengakibatkan respons biologis kewaspadaan. Tanpa kita sadari, tubuh kita sedang memberi isyarat untuk bangun," jelas Rebecca Robbins, peneliti tentang tidur, seperti dikutip dari Healthline.

3. Kerja sampai lupa waktu

Ilustrasi rapat kerjaIlustrasi. Kerja sampai lupa waktu, salah satu kebiasaan milenial yang bikin gampang stres. (iStock/jacoblund)

Standar kesuksesan membuat kaum milenial mau tak mau harus bekerja keras. Penghasilan dari pekerjaan utama kerap dianggap tidak cukup sehingga perlu ada pekerjaan sampingan.

Hal ini diperparah dengan maraknya istilah 'hustle culture', dimana ada anggapan bahwa sukses hanya bisa dicapai dengan kerja keras tanpa batas.

Padahal, Anda harus ingat, tubuh memiliki batas dan tak selalu bisa mengimbangi tanggung jawab yang menggunung.

"Kita bahkan mungkin tergoda untuk membawa pulang pekerjaan kita dan menyelesaikan proyek di tempat tidur pada malam hari. Ini dapat menciptakan hubungan mental antara kasur dan pekerjaan, bukan kasur dan tidur. Tidur pun makin susah," jelas Martin Reed, ahli kesehatan tidur klinis dan pendiri Insomnia Coach.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya..

Gif banner Allo Bank

7 Kebiasaan yang Bikin Milenial Gampang Mumet dan Stres

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER