Catatan Kesehatan Ratu Elizabeth II Sebelum Meninggal, Pernah Covid-19

CNN Indonesia
Jumat, 09 Sep 2022 07:30 WIB
Catatan Kesehatan Ratu Elizabeth II Sebelum Meninggal, Pernah Covid-19
Ratu Elizabeth II meninggal dunia pada Kamis (8/9). Ia meninggal pada usia 96 tahun di Balmoral, Inggris.(AFP/RICHARD POHLE)

5. Februari 2022 - Covid-19

Ratu Elizabeth II dinyatakan positif Covid-19 menyusul Pangeran Charles dan Camilla yang juga dinyatakan positif. Istana Buckingham menyebut ia mengalami gejala pilek ringan.

"Dia akan terus dalam pengawasan medis dan akan mengikuti semua pedoman yang sesuai," kata pihak istana seperti dikutip dari CNN.

Menurut sebuah sumber kerajaan, saat itu tak hanya Sang Ratu yang terkonfirmasi positif Covid-19. Ada sejumlah kasus telah didiagnosis di tim Kastil Windsor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

6. Mei 2022 - masalah mobilitas episodik

Dalam sebuah pernyataan pada Mei 2022, Istana Buckingham menyebut Ratu Elizabeth II terus mengalami masalah mobilitas episodik. Ia pun absen dari pembukaan tahunan Parlemen Inggris.

"Atas permintaan Yang Mulia dan dengan persetujuan otoritas terkait, Pangeran Wales akan membacakan pidato Ratu atas nama Yang Mulia dengan kehadiran Duke of Cambridge juga," kata pihak Istana Buckingham.

Kemudian di bulan yang sama, sebuah sumber menyebut bahwa ratu disarankan untuk beristirahat sebelum perayaan Platinum Jubilee.

7. Juni 2022 - tidak enak badan

Ratu Elizabeth II hadir dalam parade tahunan Trooping the Color. Namun ia harus melewatkan Service of Thanksgiving dan konser Party in the Palace karena "ketidaknyamanan".

8. Agustus 2022 - tidak enak badan

Dia dilaporkan memilih untuk tidak menjadi tuan rumah penyambutan publik di Kastil Balmoral. Karena tidak enak badan, ia pun absen.

9. September 2022 - di bawah pengawasan dokter

Sang Ratu berada di Skotlandia untuk acara penunjukan perdana menteri baru Inggris. Setelahnya, ia tidak kembali ke London karena "masalah mobilitas".

Pada Kamis (8/9), Istana Buckingham mengumumkan bahwa tim medis "prihatin" dengan kondisi kesehatan Ratu Elizabeth II setelah absen dari berbagai pertemuan publik. Ia akan tetap "di bawah pengawasan medis".

Para anggota keluarga Kerajaan Inggris pun mulai berkumpul di Balmoral termasuk William, Charles dan Camilla.

(els/chs)


[Gambas:Video CNN]
Jakarta, CNN Indonesia --

Ratu Elizabeth II meninggal dunia pada Kamis (8/9). Ia meninggal pada usia 96 tahun di Balmoral, Inggris.

"Ratu meninggal dengan tenang di Balmoral sore ini," cuit The Royal Family.

Kabar duka itu diberitakan tak lama setelah Istana Buckingham juga menerbitkan keterangan mengenai kondisi kesehatan Ratu yang mengkhawatirkan pada Kamis (8/9) siang waktu Inggris.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tahta Kerajaan Inggris yang diwariskan oleh Ratu Elizabeth II dilanjutkan oleh anaknya, Pangeran Charles yang menjadi Raja Inggris dengan gelar Raja Charles III. Charles kemudian memberikan keterangan resmi untuk pertama kalinya sejak jadi Raja mengenai ibunya, Ratu Elizabeth II yang meninggal dunia.

Raja Charles III mengatakan hal itu jadi kesedihan amat mendalam baginya dan seluruh keluarga.

"Meninggalnya Ibunda tercinta, Yang Mulia Ratu, merupakan momen kesedihan terbesar bagi saya dan seluruh anggota keluarga saya," kata Raja Charles III.

Selama tujuh dekade bertakhta, sang ratu sempat beberapa kali jatuh sakit termasuk Covid-19. Berikut riwayat kesehatan sang ratu.

1. Maret 2013 - gastroenteritis

Ratu Elizabeth II dilarikan ke rumah sakit akibat gejala gastroenteritis. Gastroenteritis atau flu perut adalah infeksi pada usus atau perut akibat beberapa jenis virus.

Dia pun terpaksa membatalkan acara pertunangan kerajaan di Wales dan beberapa kewajiban lain. Untuk kali pertama dalam 20 tahun, nenek Pangeran William dan Harry ini absen dari layanan tahunan Commonwealth Day Observance.

2. Desember 2016 - flu

Jelang akhir 2016, Ratu Elizabeth II dan mendiang Pangeran Philip membatalkan sejumlah kunjungan karena demam dan flu.

"Dia juga mengatakan itu adalah campuran yang sangat mengerikan dari pilek dan flu yang telah terjadi, banyak orang telah menderita itu," kata Lady Williams dari Crosby.

3. Oktober 2021 - opname di rumah sakit

Ratu Elizabeth II membatalkan perjalanan ke Irlandia Utara tahun lalu. Pejabat istana mengungkapkan bahwa ia dirawat di rumah sakit tetapi tidak menyebutkan detail kondisi atau penyakitnya.

"Mengikuti saran medis untuk beristirahat selama beberapa hari, Ratu pergi ke rumah sakit pada Rabu sore [20 Oktober 2021] untuk beberapa pemeriksaan awal, kembali ke Kastil Windsor saat makan siang hari ini, dan tetap dalam kondisi baik," demikian bunyi pernyataan pihak istana seperti dikutip dari Us Magazine.

4. November 2021 - cedera punggung

Selang sebulan setelah opname di rumah sakit, Sang Ratu dikabarkan absen dari acara tahunan Remembrance Day Service akibat cedera punggung.

"Ratu, setelah punggungnya terkilir, telah memutuskan pagi ini dengan sangat menyesal bahwa dia tidak akan dapat menghadiri Remembrance Sunday Service di Cenotaph," tulis pihak istana dalam sebuah pernyataan resmi.

Masalah Kesehatan yang Pernah Dialami Ratu Elizabeth

Foto: REUTERS/POOL

5. Februari 2022 - Covid-19

Ratu Elizabeth II dinyatakan positif Covid-19 menyusul Pangeran Charles dan Camilla yang juga dinyatakan positif. Istana Buckingham menyebut ia mengalami gejala pilek ringan.

"Dia akan terus dalam pengawasan medis dan akan mengikuti semua pedoman yang sesuai," kata pihak istana seperti dikutip dari CNN.

Menurut sebuah sumber kerajaan, saat itu tak hanya Sang Ratu yang terkonfirmasi positif Covid-19. Ada sejumlah kasus telah didiagnosis di tim Kastil Windsor.

6. Mei 2022 - masalah mobilitas episodik

Dalam sebuah pernyataan pada Mei 2022, Istana Buckingham menyebut Ratu Elizabeth II terus mengalami masalah mobilitas episodik. Ia pun absen dari pembukaan tahunan Parlemen Inggris.

"Atas permintaan Yang Mulia dan dengan persetujuan otoritas terkait, Pangeran Wales akan membacakan pidato Ratu atas nama Yang Mulia dengan kehadiran Duke of Cambridge juga," kata pihak Istana Buckingham.

Kemudian di bulan yang sama, sebuah sumber menyebut bahwa ratu disarankan untuk beristirahat sebelum perayaan Platinum Jubilee.

7. Juni 2022 - tidak enak badan

Ratu Elizabeth II hadir dalam parade tahunan Trooping the Color. Namun ia harus melewatkan Service of Thanksgiving dan konser Party in the Palace karena "ketidaknyamanan".

8. Agustus 2022 - tidak enak badan

Dia dilaporkan memilih untuk tidak menjadi tuan rumah penyambutan publik di Kastil Balmoral. Karena tidak enak badan, ia pun absen.

9. September 2022 - di bawah pengawasan dokter

Sang Ratu berada di Skotlandia untuk acara penunjukan perdana menteri baru Inggris. Setelahnya, ia tidak kembali ke London karena "masalah mobilitas".

Pada Kamis (8/9), Istana Buckingham mengumumkan bahwa tim medis "prihatin" dengan kondisi kesehatan Ratu Elizabeth II setelah absen dari berbagai pertemuan publik. Ia akan tetap "di bawah pengawasan medis".

Para anggota keluarga Kerajaan Inggris pun mulai berkumpul di Balmoral termasuk William, Charles dan Camilla.


HALAMAN:
1 2