Covid Belum Selesai, Ilmuwan AS Ingatkan Ancaman Virus Khosta 2 Rusia

tim | CNN Indonesia
Senin, 03 Okt 2022 09:17 WIB
Belum selesai infeksi Sars-Cov-2 di seluruh dunia, kini ilmuwan AS memperingatkan virus baru akibat kalelawar tapal kuda Rusia, virus khosta 2 Rusia. Belum selesai infeksi Sars-Cov-2 di seluruh dunia, kini ilmuwan AS memperingatkan virus baru akibat kalelawar tapal kuda Rusia, virus khosta 2 Rusia.(iStock/appledesign)
Jakarta, CNN Indonesia --

Belum selesai infeksi Sars-Cov-2 atau Covid-19 di seluruh dunia, kini ilmuwan AS memperingatkan virus baru akibat kalelawar tapal kuda Rusia, virus khosta 2 Rusia.

Virus ini disebut mampu menginfeksi manusia dan menghindari antibodi dan vaksin covid-19.

Virus kelelawar, bernama Khosta-2, dikenal sebagai sarbecovirus - sub-kategori virus corona yang sama dengan SARS-CoV-2 - dan menunjukkan "sifat yang mengganggu," menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal PLoS Pathogens.

Mengutip Euro News, dalam penelitian yang dilakukan di Paul G. Allen School for Global Health di Washington State University (WSU) menemukan bahwa menemukan bahwa Khosta-2 dapat menggunakan protein lonjakannya untuk menginfeksi sel manusia seperti halnya SARS-CoV-2.

"Penelitian kami lebih lanjut menunjukkan bahwa sarbecovirus yang beredar di satwa liar di luar Asia - bahkan di tempat-tempat seperti Rusia barat di mana virus Khosta-2 ditemukan - juga menimbulkan ancaman bagi kesehatan global dan kampanye vaksin yang sedang berlangsung terhadap SARS-CoV-2," ungkap Michael Letko , seorang ahli virologi di WSU dan penulis studi terkait, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Virus khosta 1 dan virus khosta 2 Rusia ditemukan pada kalelawar di dekat Taman Nasional Sochi Rusia pada 2020 lal. Namun saat itu virusnya dianggap bukan ancaman bagi kesehatan manusia.

"Secara genetik, virus Rusia yang aneh ini tampak seperti virus lainnya. Tapi ketika melihat lebih jauh, kami terkejut menemukan bahwa mereka bisa menginfeksi sel manusia."

Letko dan rekan-rekannya menetapkan bahwa Khosta-1 menimbulkan risiko rendah bagi manusia, tetapi Khosta-2 lebih mengkhawatirkan.

Secara khusus, seperti SARS-CoV-2, virus khosta 2 Rusia dapat menggunakan protein lonjakannya untuk menginfeksi sel dengan menempel pada protein reseptor, yang disebut angiotensin-converting enzyme 2 (ACE2), yang ditemukan di seluruh sel manusia.

(chs/chs)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER