Italia Mau Bangun Jembatan Terpanjang Dunia, Cemas Teror Mafia Sisilia
CNN Indonesia
Senin, 15 Mei 2023 16:00 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ilustrasi jembatan. (AFP/Alexey Nikolsky)
Jakarta, CNN Indonesia --
Impian membangun jembatan yang menghubungkan daratan Italia ke Pulau Sisilia dengan melintasi Selat Messina telah ada sejak zaman Romawi. Tapi, hingga sekarang jembatan itu masih berupa impian.
Bahkan ada pepatah populer dalam Bahasa Italia, yang maknanya mirip seperti ungkapan: "ketika neraka membeku" yakni, "saya akan melakukannya ketika jembatan ke Messina selesai dibangun."
Pepatah itu untuk menggambarkan hal yang sepertinya mustahil terjadi. Sejak zaman Romawi, berbagai rencana, termasuk ide membangun terowongan bawah air datang dan pergi, seperti air di Selat Messina.
Jika dibangun, jembatan yang melintasi Selat Messina akan membentang sepanjang 3,2 kilometer dan akan menjadi jembatan gantung terpanjang di dunia.
Sekarang, proyek rekayasa besar-besaran itu benar-benar dapat direalisasikan, berkat keputusan yang disahkan oleh pemerintah Giorgia Meloni bulan lalu, setelah Menteri Transportasi Italia, Matteo Salvini, menghidupkan kembali rencana yang terakhir kali diajukan saat Silvio Berlusconi masih menjabat perdana menteri.
Pada 2006, tawaran membangun jembatan ke Sisilia diberikan kepada sebuah konsorsium yang dipimpin oleh perusahaan Italia Salini Impregilo, sekarang bernama WeBuild. Ketika pemerintahan Berlusconi jatuh pada tahun itu, rencana membangun jembatan itu pun ikut runtuh.
Perdana menteri berikutnya, Romano Prodi, menganggap pembangunan jembatan ke Sisilia sebagai pemborosan uang dan ada risiko terhadap lingkungan. Saat Salvini jadi Menteri Transportasi, dia menjadikan pembangunan jembatan itu sebagai prioritas.
WeBuild yang memenangkan tender pembangunan jembatan itu pada 2006 kemungkinan besar akan melanjutkan proyek itu versi final. Direktur teknik WeBuild, Michele Longo, telah diundang ke parlemen untuk membicarakan rencana yang dihidupkan kembali pada 18 April 2023 itu.
"Jembatan di atas Selat Messina adalah proyek yang bisa segera dilakukan. Segera setelah kontrak dipulihkan dan diperbarui, proyek dapat dimulai. Rancangan eksekutif diperkirakan memakan waktu delapan bulan, sedangkan waktu yang dibutuhkan untuk membangun jembatan akan sedikit lebih dari enam tahun," ujar Longo kepada parlemen seperti dilansir CNN.
Kementerian Perhubungan Italia mengungkap biaya proyek ini adalah 4,5 miliar euro atau sekitar Rp72,4 triliun untuk jembatan saja dan 6,75 miliar euro Rp108 triliun untuk infrastruktur pendukung di kedua sisi, yang mencakup peningkatan jalan dan jalur kereta api, pembangunan terminal dan melakukan pekerjaan persiapan di darat dan dasar laut, untuk mengurangi risiko hidrogeologis.
Menurut Departemen Keuangan Italia, sejak 1965, 1,2 miliar euro dana publik telah dihabiskan untuk studi kelayakan pembangunan jembatan gantung ke Sisilia ini. Meski pemerintah sudah memberi lampu hijau, bukan berarti pembangunan jembatan itu tak akan menemui tantangan rumit.
Italia Selatan, dalam hal ini Sisilia rentan terhadap korupsi menyusul keberadaan dua sindikat utama kejahatan terorganisir, Calabria 'Ndrangheta dan Sisilia Cosa Nostra, yang amat mungkin menyusup ke proyek konstruksi jembatan.
Dua organisasi mafia itu berpotensi mengganggu pembangunan jembatan. Penangkapan bos Cosa Nostra baru-baru ini, Matteo Messina Denaro, setelah 30 tahun buron di Sisilia boleh dianggap kabar baik.
Denaro sejak awal menentang pembangunan jembatan, seperti juga beberapa bos mafia lainny. Menurut kesaksian dari informan yang berkontribusi pada penangkapan Denaro, sebagian penentangan karena organisasi mafia lebih senang mengisolasi wilayah Sisilia dan memanfaatkan kemiskinan serta keterbelakangan.
Ketakutan adanya gangguan dari mafia juga diungkap sebuah studi anti-Mafia Nomos Center, yang diterbitkan 20 tahun lalu dan telah diperbarui. Bagian-bagian proyek jembatan, seperti transportasi dan pasokan dapat berada di bawah kendali organisasi mafia. Ada kemungkinan massa setempat meminta uang perlindungan.
Namun, Salvini mencoba menenangkan kekhawatiran gangguan dari organisasi mafia. Dia mengaku tidak takut dengan infiltrasi kriminal dalam proyek pembangunan jembatan gantung tersebut.
"Kami akan dapat menjamin bahwa perusahaan Italia, Eropa, dan global terbaik bekerja di sana. Akan ada badan pengawas yang sedang kami kerjakan untuk setiap euro yang diinvestasikan di jembatan," ucap Salvini.
Bukan cuma persoalan mafia, masalah geofisika juga menjadi masalah yang mungkin lebih sulit untuk dihadapi. Selat Messina berada di sepanjang garis patahan tempat gempa magnitudo 7,1 pada 1908, yang menewaskan lebih dari 100 ribu orang dan menimbulkan tsunami yang menghancurkan daerah pesisir di kedua sisi perairan Calabria dan Sisilia.
Itu tetap menjadi peristiwa seismik paling mematikan yang tercatat di Eropa hingga saat ini. NASA mencatat bahwa pola gelombang yang kuat terlihat dari luar angkasa. Perairannya juga bergolak. Arusnya sangat kuat sehingga sering merobek rumput laut dari dasar laut. Arusnya juga berubah setiap enam jam.
Jakarta, CNN Indonesia --
Impian membangun jembatan yang menghubungkan daratan Italia ke Pulau Sisilia dengan melintasi Selat Messina telah ada sejak zaman Romawi. Tapi, hingga sekarang jembatan itu masih berupa impian.
Bahkan ada pepatah populer dalam Bahasa Italia, yang maknanya mirip seperti ungkapan: "ketika neraka membeku" yakni, "saya akan melakukannya ketika jembatan ke Messina selesai dibangun."
Pepatah itu untuk menggambarkan hal yang sepertinya mustahil terjadi. Sejak zaman Romawi, berbagai rencana, termasuk ide membangun terowongan bawah air datang dan pergi, seperti air di Selat Messina.
Jika dibangun, jembatan yang melintasi Selat Messina akan membentang sepanjang 3,2 kilometer dan akan menjadi jembatan gantung terpanjang di dunia.
Sekarang, proyek rekayasa besar-besaran itu benar-benar dapat direalisasikan, berkat keputusan yang disahkan oleh pemerintah Giorgia Meloni bulan lalu, setelah Menteri Transportasi Italia, Matteo Salvini, menghidupkan kembali rencana yang terakhir kali diajukan saat Silvio Berlusconi masih menjabat perdana menteri.
Pada 2006, tawaran membangun jembatan ke Sisilia diberikan kepada sebuah konsorsium yang dipimpin oleh perusahaan Italia Salini Impregilo, sekarang bernama WeBuild. Ketika pemerintahan Berlusconi jatuh pada tahun itu, rencana membangun jembatan itu pun ikut runtuh.
Perdana menteri berikutnya, Romano Prodi, menganggap pembangunan jembatan ke Sisilia sebagai pemborosan uang dan ada risiko terhadap lingkungan. Saat Salvini jadi Menteri Transportasi, dia menjadikan pembangunan jembatan itu sebagai prioritas.
WeBuild yang memenangkan tender pembangunan jembatan itu pada 2006 kemungkinan besar akan melanjutkan proyek itu versi final. Direktur teknik WeBuild, Michele Longo, telah diundang ke parlemen untuk membicarakan rencana yang dihidupkan kembali pada 18 April 2023 itu.
"Jembatan di atas Selat Messina adalah proyek yang bisa segera dilakukan. Segera setelah kontrak dipulihkan dan diperbarui, proyek dapat dimulai. Rancangan eksekutif diperkirakan memakan waktu delapan bulan, sedangkan waktu yang dibutuhkan untuk membangun jembatan akan sedikit lebih dari enam tahun," ujar Longo kepada parlemen seperti dilansir CNN.
Kementerian Perhubungan Italia mengungkap biaya proyek ini adalah 4,5 miliar euro atau sekitar Rp72,4 triliun untuk jembatan saja dan 6,75 miliar euro Rp108 triliun untuk infrastruktur pendukung di kedua sisi, yang mencakup peningkatan jalan dan jalur kereta api, pembangunan terminal dan melakukan pekerjaan persiapan di darat dan dasar laut, untuk mengurangi risiko hidrogeologis.
Potensi Gangguan dari Mafia dalam Pembangunan Jembatan di Selat Messina
Wilayah Sisilia, Italia. (iStockphoto/marcociannarel)
Menurut Departemen Keuangan Italia, sejak 1965, 1,2 miliar euro dana publik telah dihabiskan untuk studi kelayakan pembangunan jembatan gantung ke Sisilia ini. Meski pemerintah sudah memberi lampu hijau, bukan berarti pembangunan jembatan itu tak akan menemui tantangan rumit.
Italia Selatan, dalam hal ini Sisilia rentan terhadap korupsi menyusul keberadaan dua sindikat utama kejahatan terorganisir, Calabria 'Ndrangheta dan Sisilia Cosa Nostra, yang amat mungkin menyusup ke proyek konstruksi jembatan.
Dua organisasi mafia itu berpotensi mengganggu pembangunan jembatan. Penangkapan bos Cosa Nostra baru-baru ini, Matteo Messina Denaro, setelah 30 tahun buron di Sisilia boleh dianggap kabar baik.
Denaro sejak awal menentang pembangunan jembatan, seperti juga beberapa bos mafia lainny. Menurut kesaksian dari informan yang berkontribusi pada penangkapan Denaro, sebagian penentangan karena organisasi mafia lebih senang mengisolasi wilayah Sisilia dan memanfaatkan kemiskinan serta keterbelakangan.
Ketakutan adanya gangguan dari mafia juga diungkap sebuah studi anti-Mafia Nomos Center, yang diterbitkan 20 tahun lalu dan telah diperbarui. Bagian-bagian proyek jembatan, seperti transportasi dan pasokan dapat berada di bawah kendali organisasi mafia. Ada kemungkinan massa setempat meminta uang perlindungan.
Namun, Salvini mencoba menenangkan kekhawatiran gangguan dari organisasi mafia. Dia mengaku tidak takut dengan infiltrasi kriminal dalam proyek pembangunan jembatan gantung tersebut.
"Kami akan dapat menjamin bahwa perusahaan Italia, Eropa, dan global terbaik bekerja di sana. Akan ada badan pengawas yang sedang kami kerjakan untuk setiap euro yang diinvestasikan di jembatan," ucap Salvini.
Bukan cuma persoalan mafia, masalah geofisika juga menjadi masalah yang mungkin lebih sulit untuk dihadapi. Selat Messina berada di sepanjang garis patahan tempat gempa magnitudo 7,1 pada 1908, yang menewaskan lebih dari 100 ribu orang dan menimbulkan tsunami yang menghancurkan daerah pesisir di kedua sisi perairan Calabria dan Sisilia.
Itu tetap menjadi peristiwa seismik paling mematikan yang tercatat di Eropa hingga saat ini. NASA mencatat bahwa pola gelombang yang kuat terlihat dari luar angkasa. Perairannya juga bergolak. Arusnya sangat kuat sehingga sering merobek rumput laut dari dasar laut. Arusnya juga berubah setiap enam jam.
Potensi Gangguan dari Mafia dalam Pembangunan Jembatan di Selat Messina BACA HALAMAN BERIKUTNYA