7 Cara Aman Tangani Tulang Ekor yang Nyeri Saat Duduk

CNN Indonesia
Jumat, 23 Jan 2026 08:30 WIB
Nyeri tulang ekor saat duduk bisa diatasi dengan obat, kompres, hingga perubahan posisi duduk. Simak langkah lengkapnya di sini.
Ilustrasi. Nyeri tulang ekor saat duduk bisa diatasi dengan obat, kompres, hingga perubahan posisi duduk. (iStockphoto/seb_ra)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Siapa pun bisa mengalami nyeri tulang ekor saat duduk. Kondisi ini dapat disebabkan cedera, tekanan berlebih, atau gangguan lain yang memengaruhi area tersebut.

Tulang ekor memiliki peran penting, terutama saat duduk. Bagian ini membantu menstabilkan posisi tubuh sekaligus menopang berat badan. Mengutip Cleveland Clinic, tulang ekor juga menjadi tempat melekatnya berbagai otot, tendon, dan ligamen.

Tak heran, nyeri pada area ini bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cara menangani tulang ekor sakit saat duduk

Perubahan gaya hidup menjadi langkah utama untuk mengurangi sebagian besar penyebab nyeri tulang ekor. Meski beberapa kasus dapat sembuh dengan sendirinya, tulang ekor yang memar umumnya membutuhkan waktu beberapa hari hingga minggu untuk pulih.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meredakan nyeri tulang ekor:

1. Mengonsumsi obat pereda nyeri

Mengutip Medical News Today, obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti ibuprofen, paracetamol, atau aspirin dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan sementara.

Selain itu, salep atau gel antiinflamasi juga bisa digunakan untuk meredakan nyeri secara lokal.

2. Kompres es atau bantalan hangat

Menurut Verywell Health, mengompres area tulang ekor dengan es atau heat pad selama 10-15 menit beberapa kali sehari dapat membantu meredakan nyeri dan pembengkakan. Kamu bisa mencoba keduanya untuk mengetahui mana yang paling efektif bagi tubuh.

3. Hindari konstipasi

Sembelit dapat memperparah nyeri tulang ekor akibat tekanan berlebih saat buang air besar. Perbanyak konsumsi makanan berserat seperti sayur, buah, dan biji-bijian, serta cukupi asupan air putih agar tinja lebih lunak dan buang air besar menjadi lancar.

4. Tingkatkan aktivitas secara bertahap

Meski rasa nyeri membuat Anda ingin beristirahat total, berjalan kaki ringan justru dapat membantu mempercepat pemulihan.Namun, lakukan secara bertahap sesuai kemampuan dan hentikan bila nyeri kembali muncul.

5. Ubah posisi duduk

Posisi duduk yang kurang tepat bisa memberi tekanan berlebih pada tulang ekor. Mengutip Healthline, duduklah dengan punggung bersandar dan kedua kaki menapak rata di lantai.

Saat duduk, condongkan tubuh sedikit ke depan untuk mengurangi tekanan. Penggunaan bantal khusus berbentuk donat juga dapat membantu membuat duduk lebih nyaman.

6. Terapi fisik

Terapi fisik bisa menjadi solusi jangka panjang. Fisioterapis dapat mengajarkan latihan penguatan otot perut dan dasar panggul yang menopang tulang ekor.

Pada kondisi tertentu, dokter juga dapat melakukan teknik manipulasi untuk mengembalikan posisi tulang ekor yang bergeser.

7. Peregangan otot

Melansir WebMD, peregangan otot seperti piriformis dan iliopsoas di area bokong dan pinggul dapat membantu mengurangi ketegangan dan nyeri.

Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau fisioterapis agar latihan yang dilakukan aman dan sesuai kondisi.

Nyeri tulang ekor saat duduk memang mengganggu, tetapi dengan langkah yang tepat, proses pemulihan bisa berlangsung lebih cepat. Jika nyeri semakin parah atau tidak kunjung membaik, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

(rea/tis)


[Gambas:Video CNN]