Jakarta, CNN Indonesia --
Mengonsumsi suplemen vitamin telah menjadi bagian dari gaya hidup sehat bagi banyak orang. Namun, sekadar meminumnya saja tidak cukup.
Memahami waktu terbaik untuk mengonsumsi vitamin sangat krusial agar tubuh dapat menyerap nutrisi tersebut secara optimal dan memberikan manfaat kesehatan yang diharapkan.
Praktisi kesehatan dr Raissa Edwina Djuanda, M.Gizi, SpGK menjelaskan, tidak ada panduan yang menyebut bahwa minum vitamin harus di pagi pagi hari. Pada dasarnya, tidak ada masalah jika hendak meminumnya kapan saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu yang paling tepat adalah setelah kita makan. Ada beberapa vitamin yang bisa menyebabkan gangguan, terutama gangguan lambung kalau kita makannya saat perut kosong," jelas dr Raissa, seperti dilansir Detik.
Jika tidak sempat minum vitamin di pagi hari, siang atau sore hari tidak membuat manfaatnya berkurang. Meski demikian, ia tidak menyarankan untuk meminumnya pada malam hari.
"Banyak yang jadi sulit tidur karena badannya jadi seger banget," kata dr Raissa.
Secara biologis, tubuh manusia membutuhkan sedikitnya 13 jenis vitamin utama agar dapat berfungsi normal. Dari jumlah tersebut, sembilan jenis masuk dalam kategori larut dalam air, sementara empat lainnya adalah vitamin yang larut dalam lemak. Perbedaan sifat ini menentukan kapan dan bagaimana suplemen tersebut sebaiknya dikonsumsi.
Berikut adalah panduan lengkap mengenai waktu dan cara terbaik minum vitamin berdasarkan jenisnya:
Melansir Very Well Fit, sebagian besar vitamin sebenarnya fleksibel untuk dikonsumsi kapan saja. Namun, beberapa jenis mineral dan vitamin tertentu bekerja lebih efektif jika diminum pada pagi hari bersama makanan.
Sebaliknya, ada pula jenis vitamin yang justru membantu kualitas tidur jika dikonsumsi di malam hari.
Satu hal yang perlu diperhatikan adalah potensi gangguan pencernaan. Seperti dilansir Health Line, mengonsumsi suplemen saat perut kosong sering kali memicu mual atau bahkan diare pada sebagian orang.
Oleh karena itu, kecuali atas saran dokter, sangat dianjurkan untuk meminum vitamin bersamaan dengan jadwal makan Anda.
1. Kelompok Vitamin Larut Air (Vitamin C dan B Kompleks)
Sesuai namanya, vitamin jenis ini larut dalam air sehingga tubuh tidak memerlukan bantuan lemak untuk menyerapnya. Karena tidak disimpan lama dalam jaringan tubuh dan sisa kelebihannya akan dibuang melalui urine, vitamin ini perlu dikonsumsi secara rutin.
- Vitamin C: Berperan sebagai antioksidan kuat, pendukung imun, dan sintesis kolagen. Anda bisa meminumnya kapan saja, dengan atau tanpa makanan. Namun, karena sifat asamnya yang tinggi (asam askorbat), mengonsumsinya bersama makanan sangat disarankan bagi pemilik lambung sensitif guna mencegah efek samping pada saluran pencernaan.
- Vitamin B (B1 hingga B12): Vitamin ini krusial untuk metabolisme energi. Meski bisa diminum kapan saja, pagi hari dianggap sebagai waktu terbaik karena perannya dalam memproduksi energi untuk aktivitas seharian. Khusus untuk Vitamin B12, beberapa ahli menyarankan konsumsi saat perut kosong dengan segelas air untuk meningkatkan daya serap bagi mereka yang mengalami defisiensi akut.
2. Kelompok Vitamin Larut Lemak (Vitamin A, D, E, dan K)
Berbeda dengan kelompok sebelumnya, vitamin larut lemak sangat bergantung pada kehadiran lemak makanan agar bisa diserap oleh dinding usus.
- Vitamin A: Biasanya berasal dari minyak hati ikan atau karotenoid tumbuhan. Waktu terbaik mengonsumsinya adalah saat makan besar yang mengandung lemak sehat. Perlu diperhatikan, jangan mengonsumsi vitamin A dosis tinggi tanpa pengawasan dokter, karena risiko toksisitas dan hubungannya dengan risiko kanker tertentu.
- Vitamin D: Nutrisi vital untuk tulang dan imun yang sayangnya dialami oleh lebih dari 1 miliar orang di dunia dalam kondisi kekurangan. Untuk hasil optimal, minumlah suplemen vitamin D bersama makanan atau camilan yang mengandung lemak (seperti alpukat, telur, atau kacang-kacangan). Hindari meminumnya hanya dengan sereal bebas lemak atau susu skim karena akan menghambat penyerapannya.
Apabila Anda terbiasa minum vitamin di pagi hari, pastikan sarapan Anda mengandung sedikit kalori lemak. Meminum vitamin larut lemak saat sarapan yang sepenuhnya bebas lemak (seperti hanya makan buah atau sereal gandum tanpa lemak) dapat membuat suplemen yang Anda konsumsi terbuang percuma tanpa terserap tubuh.
Konsistensi dan pemilihan waktu yang tepat adalah kunci agar investasi kesehatan Anda melalui suplemen membuahkan hasil yang nyata bagi kebugaran tubuh.