7 Manfaat Susu Kedelai bagi Kesehatan, dari Jantung hingga Menopause

CNN Indonesia
Selasa, 03 Feb 2026 06:00 WIB
Ilustrasi. Susu kedelai punya banyak manfaat kesehatan untuk tubuh. (iStockphoto/taa22)
Jakarta, CNN Indonesia --

Susu kedelai kian populer sebagai alternatif minuman nabati yang dinilai menyehatkan. Terbuat dari biji kedelai yang diolah, susu ini mengandung protein nabati, isoflavon, serta sejumlah vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh.

Dikonsumsi secara rutin dalam jumlah wajar, susu kedelai disebut dapat membantu menjaga kesehatan jantung, mengontrol tekanan darah, hingga meredakan gejala menopause. Meski begitu, konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.

Mengutip Verywell Health, berikut sejumlah manfaat susu kedelai bagi kesehatan:

1. Membantu mengurangi peradangan

Susu kedelai mengandung isoflavon, senyawa alami dari tumbuhan yang memiliki sifat antioksidan. Senyawa ini berperan menangkal radikal bebas yang dapat memicu peradangan di dalam tubuh.

Isoflavon, seperti genistein, juga diketahui dapat menekan pemicu inflamasi yang berkaitan dengan berbagai penyakit kronis. Karena itu, konsumsi susu kedelai dinilai berpotensi membantu melindungi tubuh dari risiko peradangan berlebih.

2. Menjaga kadar kolesterol

Kandungan protein kedelai dan isoflavon dalam susu kedelai diketahui dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) sekaligus meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Selain itu, susu kedelai secara alami rendah lemak jenuh dan bebas kolesterol. Kombinasi ini membuatnya menjadi pilihan minuman yang lebih ramah bagi kesehatan jantung jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.

3. Menurunkan tekanan darah

Sejumlah penelitian menunjukkan isoflavon dalam kedelai dapat membantu meningkatkan fungsi pembuluh darah. Efek ini membuat pembuluh darah menjadi lebih rileks sehingga tekanan darah lebih terkontrol.

Dengan kata lain, konsumsi susu kedelai secara rutin berpotensi membantu menurunkan risiko tekanan darah tinggi, terutama jika dibarengi dengan gaya hidup sehat.

4. Mendukung pengelolaan berat badan

Susu kedelai merupakan sumber protein nabati yang cukup tinggi. Protein dikenal mampu memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga membantu mengontrol asupan kalori harian.

Tak hanya itu, konsumsi protein kedelai juga dikaitkan dengan perbaikan sensitivitas insulin, yang berperan penting dalam pengaturan kadar gula darah dan berat badan.

5. Meredakan gejala menopause

Isoflavon dalam susu kedelai memiliki struktur yang menyerupai hormon estrogen. Senyawa ini dapat berikatan dengan reseptor estrogen di dalam tubuh.

Efek tersebut dinilai dapat membantu meredakan sejumlah gejala menopause, seperti hot flashes, perubahan suasana hati, kelelahan, hingga penurunan kepadatan tulang.

6. Mendukung kesehatan jantung

Konsumsi makanan berbasis kedelai, termasuk susu kedelai, kerap dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung. Isoflavon diduga berperan dalam menjaga kesehatan pembuluh darah sekaligus mengurangi peradangan.

Meski demikian, para ahli menekankan bahwa manfaat ini akan optimal jika didukung dengan pola makan sehat, aktivitas fisik rutin, serta gaya hidup seimbang.

7. Kaya nutrisi

Susu kedelai mengandung berbagai nutrisi penting, seperti protein nabati berkualitas tinggi, kalsium, vitamin D (pada produk fortifikasi), kalium, serta zat besi.

Dalam satu gelas susu kedelai, tubuh dapat memperoleh energi, protein untuk menjaga massa otot, serta mineral yang mendukung kesehatan tulang dan fungsi jantung. Selain itu, susu kedelai juga bebas laktosa sehingga cocok bagi penderita intoleransi laktosa.

(nga/tis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK