Pola makan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan jantung, terutama bagi orang yang memiliki kolesterol tinggi.
Pemilihan sumber protein yang tepat dapat membantu mengontrol kadar kolesterol sekaligus menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu pilihan yang sering direkomendasikan adalah ikan. Kandungan nutrisi ikan mendukung kesehatan jantung bila dikonsumsi dan diolah dengan cara yang tepat.
Dilansir dari laman Health Center, ahli kardiologi intervensi Rohini Manaktala, D.O mengatakan bahwa ikan merupakan sumber protein tanpa lemak yang baik untuk kesehatan jantung.
Kandungan lemak jenuhnya yang rendah membuat ikan aman dikonsumsi sebagai pengganti daging merah atau makanan berlemak tinggi lainnya.
Pada dasarnya, hampir semua ikan mengandung kolesterol, namun dengan jumlah yang bervariasi. Tapi, beberapa jenis ikan mengandung lemak sehat yang bermanfaat untuk sistem kardiovaskular. Masalah pada sistem kardiovaskular sendiri jadi salah satu komplikasi kolesterol tinggi.
Lantas, apakah ada ikan yang aman untuk penderita kolesterol tinggi? Berikut jawabannya.
Ikan salmon kaya akan asam lemak omega-3 yang membantu mengurangi peradangan dan melindungi pembuluh darah.
Selain asam lemak omega-3, ikan salmon juga dikenal mengandung vitamin D dan kalsium yang penting untuk kesehatan tulang dan sistem imun.
Ikan sarden mengandung lemak sehat, protein, serta berbagai vitamin dan mineral yang mendukung kesehatan jantung.
Kandungan asam lemak omega-3 pada sarden dapat mendukung kesehatan otak dan sistem kardiovaskular.
Makarel termasuk ikan berlemak sehat yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung jika diolah dengan benar.
Selain lemak sehat, makerel juga mengandung berbagai mineral dan vitamin yang dibutuhkan tubuh seperti vitamin B12, vitamin D, vitamin B6, selenium, fosfor, kalium, dan zat besi.
Ikan herring atau bengkalis memiliki sumber omega-3 yang baik untuk menjaga elastisitas pembuluh darah dan kesehatan jantung. Ikan ini juga kaya protein berkualitas tinggi untuk membangun jaringan tubuh.
Selain itu, ada juga berbagai mineral dan vitamin penting seperti kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, dan vitamin D.
Meski berukuran kecil, ikan teri ini kaya akan nutrisi dan rendah lemak jenuh sehingga cocok untuk penderita kolesterol tinggi.
Hanya saja, hati-hati dengan teri asin olahan karena umumnya tinggi natrium dan purin. Anda disarankan untuk mengonsumsi teri dalam jumlah sedang.
Ikan trout mengandung lemak tak jenuh yang mendukung pengendalian kolesterol sehingga aman dikonsumsi penderita kolesterol tinggi.
Selain itu, ikan ini juga kaya akan vitamin B yang penting untuk metabolisme energi dan fungsi saraf.
Ilustrasi. Tuna, salah satu ikan yang aman untuk penderita kolesterol tinggi. (istockphoto/fcafotodigital) |
Ikan tuna termasuk jenis ikan yang mudah ditemukan dan diolah, serta mengandung omega-3 yang bermanfaat bagi jantung.
Sama seperti lainnya, ikan tuna juga mengandung protein tinggi sebanyak 25 gram (g) per 100 g. Protein penting untuk membangun otot dan jaringan tubuh.
American Heart Association (AHA) merekomendasikan konsumsi ikan setidaknya dua porsi per minggu atau sekitar 6 ons, terutama ikan yang kaya asam lemak omega-3 yang aman untuk penderita kolesterol.
Manfaat ikan bagi penderita kolesterol tinggi sangat bergantung pada cara pengolahannya. Menggoreng ikan dengan banyak minyak, tepung, atau mentega dapat meningkatkan kandungan lemak jenuh.
Untuk hasil yang lebih sehat, pilih metode memasak seperti memanggang, mengukus, membakar, atau menumis dengan sedikit minyak nabati.
Selain rutin mengonsumsi ikan, penderita kolesterol tinggi juga disarankan untuk mengurangi asupan lemak jenuh, lemak trans, dan gula rafinasi.
Selain ikan yang aman untuk penderita kolesterol tinggi di atas, perbanyak juga konsumsi sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan polong-polongan yang kaya serat. Serat membantu mengikat kolesterol di saluran pencernaan sehingga penyerapannya ke dalam tubuh dapat berkurang.
(avd/asr)