HARI COKELAT SEDUNIA

Dirayakan Dunia Hari Ini, Benarkah Cokelat Bermanfaat buat Jantung?

CNN Indonesia
Selasa, 07 Jul 2026 09:00 WIB
Ilustrasi. Banyak orang percaya bahwa asupan cokelat dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung. (Istockphoto/solidcolours)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hari ini, Selasa (7/7), dunia merayakan cokelat. Cokelat dianggap sebagai makanan universal yang dicintai banyak penduduk dunia.

Tak cuma rasanya yang enak, cokelat juga menyimpan beragam manfaat kesehatan. Salah satunya, cokelat dipercaya baik untuk kesehatan jantung. Benarkah demikian?

Jawabannya, tidak sepenuhnya benar. Hanya ada jenis cokelat tertentu yang bermanfaat untuk kesehatan jantung. Manfaat ini boleh jadi tak berlaku sama pada masing-masing jenis cokelat.

Sebagian besar cokelat terbagi ke dalam tiga kategori: cokelat susu, cokelat hitam, dan cokelat putih. Tingkat kegelapan cokelat ditentukan oleh proporsi padatan kakao-nya.

Cokelat susu atau milk chocolate adalah bentuk yang paling umum. Cokelat ini hanya mengandung sekitar 10 persen cairan kakao. Cokelat putih lebih parah lagi, ia hanya mengandung mentega kakao yang dicampur dengan gula dan bahan lainnya.

Sementara cokelat hitam atau dark chocolate umumnya mengandung 70-85 persen kakao. Cokelat inilah yang dipercaya baik untuk kesehatan jantung.

Menukil laman American Heart Association (AHA), jumlah padatan kakao dalam dark chocolate penting lantaran menjadi indikator jumlah flavonoid yang ada di dalamnya. Flavonoid merupakan senyawa antioksidan yang dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung koroner.

Sebagian besar dark chocolate kaya akan flavonoid. Beberapa penelitian menunjukkan, konsumsi cokelat dikaitkan dengan risiko resistensi insulin dan tekanan darah tinggi yang lebih rendah pada orang dewasa.

Kendati demikian, bukan berarti Anda harus rutin makan cokelat demi jantung yang tetap sehat. Meski kandungan flavonoid pada cokelat hitam cenderung tinggi, namun efek kesehatannya masih terbilang minim.

"Meskipun cokelat hitam memiliki lebih banyak flavonoid daripada jenis cokelat lainnya, data menunjukkan bahwa kemampuannya untuk memberikan efek kesehatan masih minim," ujar ahli nutrisi Tufts University, Alice H Lichtenstein.

[Gambas:Video CNN]

Sebuah studi tahun 2017 misalnya, menemukan bahwa konsumsi kacang almond, dark chocolate, dan kakao membantu menurunkan kadar kolesterol jahat. Namun, saat peneliti menghilangkan almond dalam kombinasi itu, dark chocolate dan kakao saja tampak tidak membantu meningkatkan kesehatan jantung.

Peneliti menduga, salah satu penyebabnya adalah dosis flavonoid yang berbeda dengan dosis yang digunakan pada penelitian sebelumnya.

"Tapi, jumlah flavanoid itu kemungkinan besar tidak dapat dicapai dengan konsumsi harian dark chocolate," ujar Lichtenstein.

Dengan demikian, cokelat mungkin punya manfaat untuk kesehatan jantung. Namun, manfaatnya akan tergantung pada dosis flavonoid yang ada di dalam cokelat.

Menjadikan cokelat sebagai makanan harian sah-sah saja. Namun, pilih varian dark chocolate yang lebih sehat.

Anda juga tak bisa bergantung pada konsumsi cokelat harian untuk membuat jantung tetap sehat. Kombinasikan asupan cokelat dengan makanan bergizi lainnya, rutin berolahraga, tidur cukup, dan mengontrol stres.

(asr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK