7 Makanan yang Tidak Boleh Diberikan ke Kucing, Bisa Sangat Berbahaya

gas | CNN Indonesia
Minggu, 09 Agu 2026 07:30 WIB
Ilustrasi. Ketahui apa saja makanan yang tidak boleh diberikan ke kucing karena bisa mengganggu pencernaannya hingga memicu keracunan. (Foto: xxoktayxx/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kucing dikenal sebagai hewan peliharaan yang selektif dalam memilih makanan. Namun, bukan berarti semua makanan yang tampak aman bagi manusia juga aman untuk dikonsumsi oleh kucing.

Simak apa saja makanan yang tidak boleh diberikan ke kucing yang perlu diketahui oleh pemiliknya.


Beberapa makanan sehari-hari yang sering ditemukan di rumah ternyata dapat memicu keracunan, gangguan pencernaan, hingga kerusakan organ pada kucing. Bahkan, ada jenis makanan yang hanya dikonsumsi dalam jumlah sedikit tetapi sudah cukup membahayakan kesehatannya.

Oleh karena itu, memahami daftar makanan yang perlu dihindari merupakan langkah penting dalam merawat kucing dengan baik. 

Makanan yang tidak boleh diberikan ke kucing

Dikutip dari WebMD, berikut makanan yang tidak boleh diberikan ke kucing karena bisa mengganggu pencernaan kucing hingga memicu keracunan.

1. Bawang merah, bawang putih, dan kucai

Bawang merah, bawang putih, maupun kucai merupakan makanan yang berbahaya bagi kucing, baik dalam kondisi mentah, matang, dikeringkan, maupun berbentuk bubuk. Kandungan di dalamnya dapat merusak sel darah merah sehingga meningkatkan risiko anemia.

Bawang putih bahkan memiliki efek toksik yang lebih kuat dibandingkan bawang merah. Konsumsi dalam jumlah besar atau sedikit tetapi dilakukan berulang kali dapat menyebabkan keracunan yang berpotensi mengancam nyawa.

Oleh karena itu, pastikan makanan yang diberikan kepada kucing tidak mengandung bumbu-bumbu tersebut.

2. Susu dan produk olahannya

Banyak orang menganggap susu merupakan minuman yang baik untuk kucing. Padahal, sebagian besar kucing dewasa mengalami intoleransi laktosa sehingga tubuhnya tidak mampu mencerna kandungan gula alami dalam susu dengan baik.

Akibatnya, konsumsi susu maupun produk olahannya seperti keju dapat menyebabkan gangguan pencernaan, termasuk diare, sakit perut, dan muntah. Sebagai gantinya, berikan air putih atau susu khusus yang memang diformulasikan untuk kucing.

3. Anggur dan kismis

Anggur dan kismis juga termasuk makanan yang tidak aman bagi kucing. Hingga kini penyebab pastinya memang belum diketahui secara pasti, tetapi kedua makanan tersebut diketahui dapat meningkatkan risiko gagal ginjal pada sebagian kucing.

Bahkan, konsumsi dalam jumlah sedikit pun dapat memicu muntah berulang, tubuh menjadi lemas, hingga perilaku yang tampak tidak biasa. Untuk mencegah risiko tersebut, simpan anggur dan kismis di tempat yang tidak dapat dijangkau oleh kucing.

4. Cokelat

Cokelat mengandung senyawa bernama teobromin yang bersifat toksik bagi kucing. Semakin tinggi kadar kakao pada cokelat, semakin besar pula tingkat bahayanya. Cokelat hitam dan cokelat untuk memasak menjadi jenis yang paling berisiko.

Jika dikonsumsi, cokelat dapat menyebabkan gangguan irama jantung, tremor, kejang, hingga kematian apabila tidak segera ditangani. Karena itu, jangan pernah memberikan cokelat sebagai camilan, meskipun hanya dalam jumlah kecil.

5. Lemak sisa daging dan tulang

Sisa lemak dari daging yang dimasak maupun mentah tidak disarankan untuk diberikan kepada kucing. Kandungan lemak yang tinggi dapat memicu muntah, diare, dan gangguan pencernaan lainnya.

Selain itu, tulang juga berbahaya karena dapat membuat kucing tersedak. Tulang yang pecah menjadi serpihan tajam berisiko melukai saluran pencernaan atau menyebabkan penyumbatan usus yang membutuhkan penanganan medis segera.

6. Daging dan ikan mentah

Meski kucing merupakan hewan karnivora, bukan berarti daging atau ikan mentah aman untuk dikonsumsi. Bahan makanan mentah dapat mengandung bakteri berbahaya seperti Salmonella dan E. coli yang menyebabkan keracunan makanan.

Khusus ikan mentah, terdapat enzim yang dapat merusak vitamin B1 (tiamin), yaitu vitamin penting bagi fungsi saraf kucing. Kekurangan tiamin dapat menyebabkan gangguan neurologis, kejang, bahkan koma apabila tidak segera ditangani.

7. Roti yang mengandung ragi

Adonan roti yang belum dipanggang juga termasuk makanan yang tidak boleh diberikan ke kucing. Saat masuk ke dalam lambung, adonan akan terus mengembang sehingga dapat menekan organ di dalam perut dan menimbulkan rasa nyeri yang hebat.

Selain itu, proses fermentasi ragi menghasilkan alkohol yang dapat menyebabkan keracunan alkohol pada kucing. Kondisi ini termasuk darurat medis dan memerlukan penanganan dokter hewan secepat mungkin.

Mengetahui makanan yang tidak boleh diberikan ke kucing merupakan langkah sederhana untuk menjaga kesehatan hewan peliharaan kamu. Semoga bermanfaat!

(fef)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK