Ini 7 Rekomendasi Finger Food Pertama untuk Bayi, Aman dan Sehat
Seiring dengan bertambahnya usia, bayi mulai membutuhkan makanan pendamping ASI (MPASI) untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Finger food bisa menjadi alternatif untuk mengenalkan makanan padat ke bayi.
Mencari rekomendasi finger food pertama untuk bayi? Simak selengkapnya di sini.
Finger food adalah makanan atau camilan bertekstur padat yang diberikan ke bayi dalam potongan-potongan kecil. Finger food biasanya dimakan secara langsung dengan jari-jari tangan tanpa menggunakan bantuan alat makan seperti sendok atau atau garpu.
Selain untuk memenuhi kebutuhan gizi, metode ini digunakan untuk melatih motorik anak.
Memilih finger food pertama untuk bayi tidak bisa dilakukan sembarangan. Selain tekstur makanan harus tepat, gizi yang terkandung dalam makanan juga harus diperhatikan. Berikan makanan yang lembut dan mudah dikunyah untuk melatih mereka mengunyah makanan.
Rekomendasi finger food pertama untuk bayi
Jika orang tua masih bingung, berikut ini tujuh rekomendasi finger food pertama untuk bayi yang dilansir dari laman The Bump yang bisa dicoba.
1. Biskuit bayi
Pertama adalah biskuit bayi. Biskuit bayi umumnya cepat lunak saat terkena air liur sehingga sangat cocok untuk bayi.
Sebagai perkenalan, berikan sebagian biskuit bayi yang sesuai dengan jarinya. Tambahkan selai kacang atau buah-buahan pada saat bayi berusia lebih dari 9 bulan.
2. Alpukat
Bukan tanpa alasan mengapa alpukat sangat cocok untuk dijadikan finger food pertama bagi bayi. Kandungan asam lemak omega 3 dalam alpukat dapat membantu meningkatkan perkembangan otak bayi.
Alpukat juga mengandung asam folat, vitamin, dan serat yang bagus untuk tumbuh kembang bayi.
Selain alpukat, buah-buahan lain yang cocok untuk finger food pertama antara lain pisang matang, semangka, dan melon. Pastikan biji buah yang akan diberikan sudah dihilangkan untuk menghindari resiko tertelan.
3. Tahu
Tahu bisa menjadi salah satu sumber protein nabati yang sangat cocok untuk bayi. Selain harganya cukup terjangkau, tahu juga memiliki kandungan lemak sehat, mineral, dan isoflavon yang baik untuk bayi.
Sebaiknya hindari tahu sutra karena teksturnya mudah hancur. Pilih tahu yang cukup padat namun masih lembut.
4. Sereal
Sereal kering bisa menjadi alternatif untuk finger food pertama bayi. Teksturnya yang cukup padat dapat melatih bayi untuk menggenggam makanan dengan baik.
Pastikan untuk memilih sereal yang mudah hancur atau larut untuk menghindari bayi tersedak saat makan.
5. Muffin
Muffin bisa diberikan ke anak dengan syarat rendah gula, bergizi, dan tidak mengandung bahan tambahan pangan. Jika sulit menemukan muffin dengan karakter seperti itu, maka anda bisa membuatnya sendiri.
Ganti tepung terigu biasa dengan tepung gandum utuh. Siasati penggunaan gula dengan menggunakan buah asli yang dijadikan puree. Untuk menambah gizi, tambahkan sayuran atau buah-buahan lainnya.
6. Keju
Jika tidak memiliki alergi susu, keju bisa menjadi alternatif finger food yang disarankan. Sebagai permulaan, gunakan keju parut sebagai perkenalan dan alihkan ke keju potong secara bertahap.
Pilih keju dengan aroma yang lembut dan tidak terlalu asin. Pastikan juga keju sudah terpasteurisasi agar aman untuk dikonsumsi.
7. Telur
Rekomendasi finger food pertama bayi yang terakhir adalah telur. Selain protein, telur juga mengandung lemak sehat, vitamin, kolin, dan mineral yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi.
Jangan menambahkan garam pada telur dan pastikan telur sudah dimasak dengan sempurna.
(ahd/asr)