Wae Lolos, Negeri Seribu Air Terjun yang Masuk Pkin Express

CNN Indonesia
Minggu, 13 Sep 2026 07:30 WIB
Ilustrasi. Desa Wisata Wae lolos. (CNN Indonesia/Petrus)
Jakarta, CNN Indonesia --

Desa Wisata Wae Lolos, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), bakal tampil dalam reality show petualangan asal Prancis, Pékin Express Musim 23.

Desa yang dijuluki sebagai Kawasan Seribu Air Terjun itu menjadi salah satu lokasi utama syuting program yang mengusung konsep balap lintas negara tersebut.

Wae Lolos berjarak sekitar 32 kilometer dari Labuan Bajo dan berada di kawasan Pegunungan Mbeliling. Wilayah ini dikenal dengan kekayaan alam berupa air terjun, sungai dengan air jernih, hingga hamparan sawah hijau.

Desa Wisata Wae Lolos dikembangkan melalui Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) dan menjadi salah satu destinasi unggulan wisata alam di NTT.

Sementara itu, Pékin Express merupakan reality show petualangan yang mengajak para peserta melakukan perjalanan lintas wilayah dengan anggaran terbatas. Setiap peserta hanya dibekali 1 euro per hari dan harus mengandalkan tumpangan kendaraan serta mencari tempat bermalam di rumah warga.

Pada musim ke-23, perjalanan para peserta akan dimulai dari Pantai Koka, Flores, kemudian berlanjut melintasi Sumbawa, Lombok, dan Bali sebelum berakhir di Manila, Filipina. Indonesia mendapat porsi terbesar dalam musim terbaru tersebut dengan enam episode. Proses syuting telah berlangsung sejak akhir Agustus dan dijadwalkan berjalan hingga Oktober 2026.

Ratusan kru dan peserta internasional tiba di Wae Lolos pada Jumat (4/9). Mereka kemudian menjalani berbagai misi petualangan yang terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya masyarakat setempat.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Cunca Plias yang aktif mengembangkan Desa Wisata Wae Lolos, Robert Perkasa, menyambut kehadiran program tersebut sebagai peluang untuk memperkenalkan desa wisata itu ke dunia internasional.

"Kehadiran Pékin Express di Wae Lolos diharapkan dapat mengangkat nama Desa Wisata Wae Lolos dan Kabupaten Manggarai Barat ke panggung internasional," ujar Robert kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (5/9).

Menurut dia, kegiatan tersebut juga berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan.

Robert berharap dampak dari kehadiran Pékin Express tidak berhenti setelah proses syuting selesai. Ia ingin momentum tersebut mendorong masyarakat untuk semakin mencintai, melestarikan, dan menjaga keaslian alam serta budaya lokal.

Hal itu dinilai penting karena kelestarian alam dan budaya merupakan modal utama dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.

"Dengan semangat gotong royong dan keterbukaan terhadap budaya baru, Indonesia siap menyambut wisatawan dari berbagai belahan dunia dan menjadi destinasi wisata yang mendunia," kata Robert.

Selama proses syuting berlangsung, masyarakat maupun penonton tidak diperbolehkan merekam kegiatan untuk menjaga kerahasiaan konten program.

Pékin Express Musim 23 dijadwalkan tayang perdana melalui saluran M6 di Prancis pada musim semi 2027.

(tis/tis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK