Benarkah Pisang Kurangi Manfaat Blueberry dalam Smoothie?

CNN Indonesia
Minggu, 27 Sep 2026 05:00 WIB
Ilustrasi. Studi menemukan pisang dapat mengurangi penyerapan flavan-3-ols, tetapi bukan berarti seluruh manfaat blueberry hilang. (Picjumbo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pisang dan blueberry sering menjadi kombinasi favorit untuk dibuat smoothie. Pisang membuat teksturnya lebih creamy sekaligus memberikan rasa manis, sedangkan blueberry dikenal mengandung berbagai senyawa yang bermanfaat bagi tubuh.

Belakangan, muncul klaim bahwa mencampurkan pisang ke dalam smoothie blueberry justru dapat mengurangi manfaat buah tersebut. Lantas, benarkah pisang bisa membuat manfaat blueberry berkurang?

Klaim ini berkaitan dengan kandungan enzim polyphenol oxidase (PPO) pada pisang. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Food & Function menemukan bahwa konsumsi smoothie berbahan pisang dapat menurunkan ketersediaan hayati atau bioavailability flavan-3-ols, yakni kelompok senyawa polifenol yang dapat ditemukan dalam berbagai bahan pangan nabati.

Dalam penelitian tersebut, delapan pria sehat diminta mengonsumsi tiga jenis minuman secara bergantian. Pertama, smoothie berbahan pisang dengan aktivitas enzim PPO yang tinggi. Kedua, mixed berry smoothie dengan aktivitas PPO yang lebih rendah. Ketiga, flavan-3-ols dalam bentuk kapsul sebagai pembanding.

Hasilnya, kadar metabolit flavan-3-ols dalam darah setelah mengonsumsi smoothie pisang jauh lebih rendah dibandingkan setelah mengonsumsi kapsul. Sementara itu, kadar tersebut pada kelompok yang mengonsumsi mixed berry smoothie tidak berbeda signifikan dari kelompok kapsul.

Secara sederhana, PPO merupakan enzim yang terlibat dalam proses pencokelatan pada buah dan sayuran. Ketika buah dipotong, dihancurkan, atau diblender, enzim tersebut dapat bereaksi dengan senyawa tertentu, termasuk flavan-3-ols.

Dalam penelitian itu, kadar salah satu flavan-3-ol, yaitu epikatekin, juga diketahui menurun dengan cepat setelah dicampurkan ke dalam smoothie pisang. Peneliti menduga aktivitas PPO menjadi salah satu penyebabnya.

Namun, temuan tersebut perlu dibaca secara hati-hati. Studi itu tidak secara langsung menguji campuran pisang dan blueberry. Artinya, belum bisa disimpulkan bahwa mencampurkan pisang dan blueberry pasti membuat seluruh manfaat blueberry berkurang.

Tidak semua manfaat blueberry ikut berkurang

Penelitian tersebut secara khusus melihat ketersediaan hayati flavan-3-ols, bukan seluruh kandungan gizi dan senyawa bioaktif dalam blueberry. Blueberry mengandung berbagai senyawa lain, termasuk antosianin yang memberikan warna biru-ungu pada buah.

Karena itu, temuan mengenai flavan-3-ols tidak bisa serta-merta diartikan bahwa seluruh manfaat blueberry akan hilang ketika buah tersebut dicampurkan dengan pisang.

Selain itu, jumlah peserta dalam penelitian utama juga sangat kecil, yakni delapan orang. Penelitian lanjutan yang melihat konsumsi flavan-3-ols bersama minuman pisang melibatkan 11 orang. Peneliti menemukan adanya penurunan beberapa ukuran ketersediaan hayati flavan-3-ols, tetapi hasil tersebut tetap perlu dikonfirmasi melalui penelitian yang lebih besar.

Penelitian tersebut juga tidak menggunakan resep smoothie pisang-blueberry secara khusus. Mixed berry smoothie yang digunakan dalam penelitian terdiri atas stroberi, blueberry, blackberry, dan raspberry. Jadi, hasil penelitian belum dapat digunakan untuk menentukan secara pasti seberapa besar perubahan manfaat blueberry jika dicampurkan dengan pisang.

Jadi, haruskah pisang dan blueberry dipisahkan?

Jika tujuan mengonsumsi smoothie adalah memaksimalkan asupan flavan-3-ols, penelitian tersebut memang memberikan alasan untuk mempertimbangkan buah yang digunakan dalam campuran.

Pisang memiliki aktivitas PPO yang relatif tinggi. Dalam penelitian, aktivitas enzim tersebut berkaitan dengan berkurangnya ketersediaan hayati flavan-3-ols setelah dikonsumsi bersama pisang.

Meski demikian, bukan berarti pisang dan blueberry tidak boleh dikonsumsi bersamaan. Tidak ada bukti dari penelitian tersebut yang menunjukkan bahwa mencampurkan keduanya membuat seluruh manfaat blueberry menjadi sia-sia.

Dengan kata lain, pisang mungkin memengaruhi penyerapan senyawa tertentu, terutama flavan-3-ols. Namun, hal tersebut berbeda dengan mengatakan bahwa pisang menghilangkan seluruh manfaat blueberry.

Jadi, jika menyukai smoothie pisang dan blueberry, tidak perlu langsung menghindari kombinasi tersebut. Temuan penelitian lebih tepat dipahami sebagai informasi mengenai bagaimana proses pencampuran buah dapat memengaruhi ketersediaan hayati senyawa tertentu, bukan alasan untuk menganggap kombinasi keduanya tidak sehat.

(anm/tis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK