Begini Beda Gaya Liburan Turis RI dari Gen X, Milenial, hingga Gen Z
Wisatawan asal Indonesia terus menunjukkan antusiasme tinggi untuk bepergian. Data terbaru dari platform akomodasi Airbnb mengungkapkan adanya perbedaan preferensi dan gaya liburan di antara generasi Gen Z, Milenial, hingga Gen X.
Secara umum, wisatawan Indonesia memiliki kecenderungan menginap lebih lama dengan rata-rata durasi perjalanan sekitar empat hari.
Angka ini lebih panjang dibandingkan rata-rata wisatawan di negara-negara Asia lainnya yang berkisar 2-3 hari. Selain itu, Jepang menjadi destinasi internasional terfavorit di seluruh kelompok usia.
Gen Z: Berburu Akomodasi Autentik
Wisatawan muda dari kalangan Gen Z mendefinisikan ulang cara merencanakan liburan dengan mengandalkan rekomendasi media sosial, masukan rekan, dan ulasan daring. Airbnb mencatat pencarian akomodasi oleh Gen Z melonjak lebih dari 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Untuk rute domestik, Gen Z paling banyak mencari destinasi ke Magelang dan Jawa Timur. Sementara untuk rute internasional, generasi ini menyasar Dubai di Uni Emirat Arab serta Sa Pa di Vietnam.
Milenial: Fokus Liburan Keluarga
Seiring bertambahnya usia dan memasuki fase kehidupan berbekal karier serta keluarga, generasi Milenial menjadikan liburan sebagai sarana untuk berkumpul kembali dan mempererat hubungan antaranggota keluarga.
Pilihan destinasi utama kelompok Milenial meliputi Tokyo, Osaka, Roma, Florence, dan Bangkok. Rencana perjalanan generasi ini umumnya dirancang secara terstruktur guna memastikan kenyamanan dan pengalaman bersama yang berkesan bagi seluruh anggota keluarga.
Gen X: Ketenangan dan Nilai Sentimental
Berbeda dengan generasi muda yang memadatkan agenda perjalanan, wisatawan Gen X lebih mengutamakan kesederhanaan, pemulihan diri, dan nilai sentimental. Mereka mencari perjalanan yang tenang dengan keseimbangan antara eksplorasi dan relaksasi.
Destinasi seperti Roma di Italia dan Lourdes di Prancis menjadi pilihan utama Gen X karena menawarkan kekayaan sejarah, keindahan alam, serta aspek spiritualitas.
Keinginan Pengalaman Lokal
Meskipun memiliki motivasi dan gaya perjalanan berbeda, wisatawan Indonesia lintas generasi disatukan oleh keinginan merasakan pengalaman lokal yang autentik.
Country Head Airbnb Asia Tenggara dan India, Amanpreet Bajaj, mengapresiasi keunikan preferensi wisatawan Indonesia yang menjelajahi destinasi dunia dengan tujuan emosional yang kuat.
"Perjalanan adalah sesuatu yang sangat personal, dan yang menarik adalah melihat bagaimana tamu asal Indonesia melakukan perjalanan yang mencerminkan diri mereka dan hal-hal yang penting bagi mereka," kata Amanpreet.
Ia menambahkan bahwa wisatawan Indonesia kerap mencari koneksi budaya dan kebahagiaan dalam setiap perjalanan, serta menyambut baik dukungan akomodasi yang memfasilitasi kebutuhan tiap generasi tersebut.
(wiw)