Project 108, Cara Bhutan Memperkenalkan Warisan Spiritualnya

CNN Indonesia
Jumat, 30 Okt 2026 20:45 WIB
Ilustrasi. Wisata di Bhutan. (iStockphoto/tonyzhao120)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kerajaan Bhutan bersiap menggelar sebuah peristiwa spiritual berskala besar pada 1 November 2026. Sebanyak 108 Jangchub Chorten atau stupa pencerahan akan didirikan secara bersamaan dalam satu hari melalui inisiatif bernama Project 108.

Digagas oleh Raja Bhutan, proyek ini menjadi persembahan nasional yang melibatkan ribuan orang dari berbagai penjuru negeri hingga masyarakat internasional. Inisiatif tersebut tidak sekadar menghadirkan pembangunan bangunan suci, tetapi juga menjadi simbol persatuan, keyakinan, dan cinta kasih yang mengakar dalam kehidupan masyarakat Bhutan.

Mengutip The Bhutanese, seluruh chorten akan dibangun di Gelephu Mindfulness City (GMC), kawasan di bagian selatan Bhutan. Masing-masing memiliki tinggi sekitar 15 meter dengan jarak 108 meter antara satu bangunan dan lainnya, membentuk koridor sakral di sepanjang Sungai Mau Chhu.

Angka 108 dipilih bukan tanpa alasan. Dalam tradisi Buddhis, angka tersebut memiliki makna spiritual yang mendalam. Nilainya antara lain tercermin dalam 108 volume Kangyur atau kumpulan ajaran Buddha serta 108 butir tasbih yang digunakan dalam prayer mala.

Setiap Jangchub Chorten melambangkan perjalanan menuju pencerahan. Bangunan suci ini juga menjadi tempat untuk memanjatkan doa dan menyampaikan harapan bagi perdamaian, cinta kasih, serta kesejahteraan seluruh makhluk hidup.

Ribuan orang terlibat dalam project 108

Salah satu hal yang membuat Project 108 istimewa adalah keterlibatan masyarakat melalui tradisi zhābtog. Tradisi ini merupakan bentuk pengabdian dengan mempersembahkan waktu dan tenaga untuk kepentingan bersama.

Masyarakat dari berbagai wilayah Bhutan hingga sejumlah negara lain diperkirakan akan berkumpul di Gelephu untuk mengambil bagian dalam proyek tersebut. Semangat gotong royong ini mencerminkan keyakinan masyarakat Bhutan bahwa sesuatu yang tampak mustahil dapat diwujudkan ketika banyak orang bersatu dengan tujuan yang sama.

Direktur Departemen Pariwisata Bhutan Damcho Rinzin mengatakan, Project 108 merupakan cerminan warisan spiritual Bhutan yang masih hidup dan menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakatnya.

"Keistimewaan inisiatif ini bukan hanya terletak pada didirikannya 108 chorten suci dalam satu hari, tetapi juga pada keyakinan, kemurahan hati, dan komitmen bersama yang melandasinya," ujar Damcho dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10).

Ia mengatakan, pihaknya terharu melihat masyarakat dari berbagai penjuru Bhutan dan dunia bersatu mendukung inisiatif yang digagas Raja Bhutan tersebut.

Menurutnya, proyek ini didedikasikan untuk perdamaian, cinta kasih, dan kesejahteraan seluruh makhluk hidup. Melalui Project 108, Bhutan juga ingin memperkenalkan sisi lain negaranya kepada masyarakat internasional, yakni kehidupan spiritual yang tidak hanya ditemukan di biara atau situs keagamaan, tetapi juga tercermin dalam keseharian masyarakat.

Lebih dari sekadar bangunan suci

Bagi masyarakat internasional, Project 108 menjadi kesempatan untuk melihat lebih dekat tradisi spiritual yang masih dijalankan di Bhutan. Identitas negara tersebut selama ini dikenal melalui bentang alam pegunungan Himalaya yang indah. Namun, kehidupan masyarakat Bhutan juga lekat dengan nilai-nilai spiritual, pengabdian, dan kepedulian terhadap sesama.

Pada 1 November 2026, masyarakat Bhutan bersama para peserta internasional akan berkumpul di Gelephu Mindfulness City untuk menyaksikan pendirian 108 Jangchub Chorten secara bersamaan.

Lebih dari 200 ribu orang telah terdaftar untuk menghadiri kegiatan tersebut. Antusiasme ini menunjukkan besarnya dukungan terhadap sebuah persembahan nasional yang mengedepankan keyakinan, persatuan, dan harapan akan kesejahteraan bersama.

Setelah perhelatan tersebut selesai, 108 chorten akan tetap berdiri sebagai pengingat atas nilai-nilai spiritual dan semangat kebersamaan yang menyatukan masyarakat Bhutan.

Project 108 sekaligus menjadi bagian dari visi pembangunan Gelephu Mindfulness City, sebuah Special Administrative Region di Bhutan bagian selatan yang digagas Raja Bhutan.

Kawasan ini dirancang sebagai model pembangunan yang memadukan warisan spiritual, keharmonisan dengan alam, inovasi, dan peluang ekonomi. Melalui pendekatan tersebut, Bhutan ingin mendorong kemajuan ekonomi yang berjalan beriringan dengan kesejahteraan manusia.

Pendirian 108 Jangchub Chorten dalam satu hari menjadi salah satu wujud dari visi tersebut. Proyek ini mempertemukan masyarakat dalam sebuah persembahan bersama yang didedikasikan bagi perdamaian, welas asih, dan kesejahteraan seluruh makhluk hidup.

Masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai Project 108 atau mendaftarkan diri untuk menerima tautan siaran langsung dapat mengunjungi situs resmi 108.gmc.bt.

(tis/tis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK