Undangan Viral Pengantin Tanpa Kerabat, 20 Ribu Turis Jadi Tamu Nikah

CNN Indonesia
Selasa, 03 Nov 2026 11:15 WIB
Ilustrasi pernikahan China. (iStockphoto/tylim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah pesta pernikahan sederhana mendadak menjelma menjadi festival pariwisata massal setelah hampir 20 ribu orang tak dikenal dari berbagai pelosok China mendatangi Kota Luowang di Zhaotong, Provinsi Yunnan, pada Rabu (30/10).

Gelombang wisatawan tak terduga ini dipicu oleh aksi nekat mempelai pria berusia 24 tahun, Xu Chenghong, yang menyebarkan undangan terbuka bagi umum di media sosial Douyin untuk menghadiri hari bahagianya bersama sang kekasih, Luo Chui.

Tumbuh tanpa dukungan keluarga yang memadai, Xu bekerja keras mengumpulkan tabungan hingga 160 ribu yuan (sekitar Rp436 juta) demi menggelar pernikahan. Namun mendekati hari H, ia menyadari tidak memiliki cukup kerabat maupun teman untuk mengisi meja prasmanan pesta.

Tak disangka, video undangan terbuka yang diunggah Xu mendadak viral di media sosial hingga memicu antusiasme ribuan orang dari luar daerah untuk hadir secara langsung.

"Undangan terbuka ini merespons empati publik hingga ribuan orang berbondong-bondong datang untuk merayakan kebahagiaan bersama mempelai," tulis laporan media lokal The Beijing News, melansir VN Express.

Kedatangan puluhan ribu tamu tak dikenal ini membawa ketiban rezeki bagi sektor pariwisata dan usaha mikro lokal di Kota Luowang.

Mengutip laporan Red Star News, seluruh penginapan dan hotel di sekitar lokasi melaporkan tingkat keterisian mencapai 100 persen sejak 28 hingga 30 Oktober 2026. Omzet pemilik restoran dan warung makan melonjak tajam setara dengan periode libur Tahun Baru Imlek.

Pemerintah Daerah Zhaotong bergerak cepat memanfaatkan momentum unik ini untuk mempromosikan pariwisata daerah. Wakil Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Zhaotong, Zhang Mai, mendatangi langsung kediaman Xu untuk merancang pelayanan tamu lintas daerah.

Pemerintah berkoordinasi dengan 11 kabupaten dan distrik di sekitarnya untuk membagikan tiket diskon ke berbagai objek wisata serta mempromosikan komoditas lokal khas Zhaotong, seperti apel daerah dan herbal tianma.

"Tamu yang datang dari jauh untuk menghadiri pernikahan ini adalah tamu bagi seluruh komunitas warga lokal. Kita harus memastikan mereka mendapatkan pengalaman yang berkesan," ungkap Zhang Mai, mengutip Jimu News.

Meski sempat memicu kepadatan lalu lintas dan lonjakan kebutuhan pengamanan, aksi spontanitas ini berhasil mengangkat popularitas Zhaotong-kota bersejarah di Jalur Sutra Selatan yang terkenal dengan pemandangan ngarai dan pegunungan megah-ke panggung pariwisata nasional.

(wiw)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK