Tertinggi dan Terpendek di Piala Eropa 2016

Haryanto Tri Wibowo, CNN Indonesia | Rabu, 15/06/2016 14:51 WIB
Dengan tinggi badan 163 sentiter, pemain Italia Lorenzo Insigne menjadi pemain termungil di Piala Eropa 2016. Lalu siapakah yang tertinggi? Kiper timnas Rumania Costel Pantilimon memiliki tinggi badan 203 sentimeter. (REUTERS/Christian Hartmann)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dengan tinggi badan 203 sentimeter, kiper timnas Rumania menjadi pemain tertinggi di ajang Piala Eropa 2016. Mantan kiper Manchester City itu mengalahkan kiper timnas Inggris, Fraser Forster.

Seperti dikutip dari situs resmi UEFA, Forster berada di peringkat kedua pemain tertinggi di Piala Eropa 2016 dengan 201 sentimeter. Pemain Southampton itu memiliki tinggi badan yang sama dengan kiper Kroasia, Lovre Kalinic. Sementara Andreas Isaksson (Swedia) berada di posisi ketiga dengan 200 sentimeter.

Tidak hanya menjadi pemain tertinggi di Piala Eropa 2016, Pantilimon yang memperkuat Watford juga menjadi pemain tertinggi di ajang Liga Primer Inggris.


Timnas Swedia juga memiliki tim dengan rata-rata tinggi badan terbaik: 186 sentimeter. Posisi kedua ditempati Austria, Belgia, Kroasia, Jerman, Hungaria dan Islandia dengan rata-rata 185 sentimeter.

Timnas Spanyol menjadi tim dengan rata-rata pemain terpendek, dengan 180 sentimeter. Di atas Spanyol ada timnas Portugal, Turki, dan Wales dengan 181 sentimeter.
Lorenzo Insigne menjadi pemain terpendek di Piala Eropa 2016. (REUTERS/Stringer)
Sementara untuk pemain termungil di Piala Eropa 2016 adalah penyerang timnas Italia, Lorenzo Insigne, yang memiliki tinggi badan hanya 163 sentimeter. Posisi kedua ditempati Jamie Ward (Irlandia Utara) dengan 165 sentimeter, dan winger timnas Spanyol Pedro Rodriguez dengan 167 sentimeter.

Untuk tim dengan rata-rata badan terberat, posisi pertama ditempati timnas Jerman dengan 80,30 kilogram. Der Panzer unggul atas Swedia dengan 80,17 kilogram. Sedangkan skuat 'terkurus' dimiliki timnas Turki dengan 74,30 kilogram. (har)