Buku dan Terorisme

Wajah Terorisme di Buku Mewarnai Anak

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Kamis, 04/09/2014 13:54 WIB
Wajah Terorisme di Buku Mewarnai Anak Buku yang memuat wajah teroris (Coloring Book)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lazimnya, buku mewarnai anak dipenuhi gambar lucu dan menyenangkan. Kalau bukan buah-buahan, gambarnya binatang atau tokoh kartun. Namun Really Big Coloring Books menyuguhkan buku mewarnai yang berbeda. Ada kategori buku mewarnai dengan gambar tokoh-tokoh nasional Amerika.

Beberapa buku yang bisa dilihat dari situs resminya, antara lain berisi tokoh-tokoh Partai Demokrat dan Republik, negara-negara bagian di Amerika, para Presiden Amerika Serikat, sejarah negara, dan hari kemerdekaan. Yang terbaru, Really Big Coloring Books bahkan menerbitkan buku mewarnai bertema terorisme.

Buku berjudul We Shall Never Forget 9/11 The Kids Book of Freedom merupakan novel grafis yang berisi kepingan fakta tentang tragedi September 2011. Itu adalah saat menara kembar WTC diserang pesawat hasil pembajakan. Isi buku itu didasarkan pada pernyataan-pernyataan presiden di televisi maupun surat kabar.


“Buku ini bisa menjadi alat orangtua untuk mengajarkan anak-anak tentang fakta seputar 9/11. Buku ini juga menjelaskan kebebasan dasar di Amerika. Kami menyarankan adanya bimbingan orangtua,” demikiran keterangan yang tertulis di situs resmi Really Big Coloring Books.

Buku itu cukup laris, terjual di lebih dari 120 negara.

We Shall Never Forget 9/11 The Kids Book of Freedom sebenarnya sudah diterbitkan sejak lama, tak jauh dari tragedi September 2011. Namun yang menarik, baru-baru ini buku itu dirilis kembali dengan judul: The True Faces of Evil-Terror. Kali ini, fakta-fakta terorisme terbaru ikut dimasukkan.

Salah satunya, wajah Dzokhar Tsarnaev pengebom dalam peristiwa Boston Marathon. Saat itu, Dzokhar bersama kakaknya menjadi martir pengeboman. Sang kakak tewas, sementara Dzokhar tertangkap. Wajahnya sempat menghiasi sampul majalah Rolling Stone. Itu yang kemudian dibuat parodi.

Dalam The True Faces of Evil-Terror, tergambar wajah Dzokhar seperti di sampul Rolling Stone. Namun judul majalah diganti menjadi: Rock Him and Stone Him. Ada pula seruan yang menegaskan bahwa Dzokhar bukanlah wajah seorang rockstar. Wajah kakak Dzokhar, Tamerlan Tsarnaev juga dimunculkan.

Selain itu, dalam buku juga ada gambar wajah para punggawa Taliban, serta peta terorisme dunia, termasuk ISIS.