Film Superhero Indonesia

Rizal Alaydrus, Si Tampan di Balik Topeng Garuda

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Rabu, 07/01/2015 13:15 WIB
Rizal Alaydrus, Si Tampan di Balik Topeng Garuda Rizal Alaydrus, pemeran Garuda Nusantara dalam film Garuda Superhero (CNN Indonesia/Endro Priherdityo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Garuda Nusantara hadir di tengah bahaya asteroid dan kejahatan Durja yang ingin menguasai dunia. Pahlawan super itu menyelamatkan Indonesia bak Iron Man dan Captain America. Siapa sosok di balik topeng Garuda? Ia adalah Rizal Alaydrus, seorang dokter nutrisi nan tampan.

Garuda Superhero adalah film pertama Rizal. Pada CNN Indonesia, ia mengaku didekati produser dan ditawari memainkan karakter Bara Darma, yang kemudian menjadi pahlawan super Garuda Nusantara. Rizal sempat ragu. Ia tak punya dasar kemampuan berakting. Namun saat disebut bahwa filmnya untuk anak-anak, ia langsung mau.

(Baca juga: Garuda, Parade Kecanggihan Jagoan Indonesia)


"Karena targetnya anak-anak, jadi tidak muluk-muluk. Kalau dewasa mungkin akan membandingkan dengan Hollywood," katanya saat ditemui di Epicentrum, Jakarta, Selasa (6/1). Meski begitu, ia tetap menyeriusi aktingnya. Rizal sempat kesulitan. Beruntung, ia punya waktu untuk mempelajari naskah dan berlatih.

"Kami punya masa reading empat bulan. Ketemu senior dan belajar. Empat bulan itu separuh untuk dialog, separuh lagi untuk fighting," pria 27 tahun itu menuturkan. Soal bertarung, baginya mudah. Rizal punya dasar taekwondo.

Yang membuatnya sedikit kaku adalah efek Computer Generated Imagery (CGI) yang digunakan untuk menggarap efek visual dalam film. Dengan alasan dana yang terbatas, Garuda Superhero menggunakan efek CGI secara penuh. "Itu membuat kaku, karena harus membayangkan posisi dan adegannya," Rizal mengatakan.

Kostum yang berat juga mengganggu kegesitan bergerak. Bayangkan saja, Rizal harus mengenakan kostum pahlawan super seberat 15 kilogram. Dokter asal Gorontalo itu mengungkapkan, kostumnya sangat berat dan panas. "Saya cuma tahan dua jam," tuturnya. Untungnya, ia menjadi superhero yang tidak memerlukan banyak adegan silat.

Rizal pun akhirnya percaya diri di depan kamera. Bahkan, dengan tegas ia mengucapkan, tertarik untuk main film lagi. Jika ada sekuel Garuda Superhero, ia memastikan sangat tertarik. "Ya, saya akan main di sekuel keduanya," ujarnya. Ia hanya perlu menyesuaikan jadwal praktik dokter dan waktu syuting.

(rsa/vga)