Bocah 11 Tahun Jadi Produser Musik EDM Termuda

Ardita Mustafa, CNN Indonesia | Kamis, 16/04/2015 14:07 WIB
Si bocah, Rhys Toms, belum memiliki studio sendiri. Ia membuat musik electronic dance music (EDM) di ruang kerja sang ayah. Ilustrasi studio rekaman musik. Rhys Toms belum memiliki studio sendiri, ia membuat musik electronic dance music (EDM) di ruang kerja sang ayah. (Pixabay/AlexanderStein)
Jakarta, CNN Indonesia -- Umurnya memang belum cukup untuk bisa masuk ke dalam klub malam. Namun bocah laki-laki berumur 11 tahun bernama Rhys Toms kini disebut sebagai produser musik electronic dance music (EDM) termuda di Australia.

Rhys belum memiliki studio sendiri. Ia membuat musik di ruang kerja sang ayah, Rick, bermodalkan komputer, perangkat lunak, dan midi controller.

Sejak umur delapan tahun, Rhys sudah membuat musik.


Atas saran Rick, Rhys sepakat untuk memakai nama panggung Black Summer.

Tentu saja keluarga Rhys sangat bangga dengan kemampuan anaknya.

Apalagi setelah beberapa karya Rhys yang berjudul Dark Times, Bright Lights diputar di stasiun radio Triple J.

"Itu adalah hal yang paling keren yang pernah saya lakukan," kata Rhys, seperti yang dikutip dari Sydney Morning Herald pada Kamis (16/4).

"Saya ingin lebih dikenal dan disukai oleh banyak orang," lanjutnya.

Rick mengatakan, banyak orang di Triple J yang mengira Rhys adalah pria dewasa.

"Hasrat bermusik di usianya yang muda membuat banyak orang kagum padanya," ujar Rick.

Rhys menamai dirinya Black Summer karena terinspirasi oleh mobil Holden hitam milik sang ayah yang dinamakan Black Betty.

"Saya tidak ingin menjadi DJ, saya ingin menjadi produser dan merancang musik saya," kata Rhys.

Rhys memang bisa bermain piano, tetapi keahliannya membuat musik EDM didapatnya setelah belajar dari video-video di Youtube.

"Saya ingin bisa memainkan gitar dan drum agar menyamai idola saya, will.i.am," ujar Rhys yang juga mengidolakan Skrillex.

Hingga saat ini Rhys memiliki sekitar 20 lagu. Tapi menurutnya lagu-lagu tersebut masih kurang profesional, karena diciptakan saat awal-awal ia belajar musik EDM.

Keinginan Rhys selanjutnya adalah merilis album debut yang akan ia beri judul This is Black Summer.

Namun Rick mengaku masih banyak menemui tantangan untuk merilis album anaknya, meski Triple J sudah menyatakan akan mendukung sepenuhnya bakat Rhys.

"Umurnya masih terlalu muda, kami masih belum yakin bisa melakukannya," kata Rick.

Pantas saja jika orang tuanya bingung, karena jika sudah terkenal, Rhys mau tidak mau harus begadang hingga dini hari untuk menghibur penggemarnya di klub malam.

[Gambas:Youtube]


(ard/ard)