Angel Pieters Sedih Kemenangannya di IMA Dipertanyakan

Nadi Tirta Pradesha, CNN Indonesia | Kamis, 21/05/2015 19:42 WIB
Angel Pieters Sedih Kemenangannya di IMA Dipertanyakan Angel Pieters menceritakan kronologi kemenangannya di IMA 2015. (Dok. Facebook/Angel Pieters)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bukannya bangga, Angel Pieters harus menanggung malu saat dinobatkan sebagai pemenang kategori soundtrack terfavorit Indonesian Movie Awards 2015. Masalahnya, kemenangan Angel menimbulkan pertanyaan. Ia disebut-sebut tak masuk nominasi awal.

Ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis (21/5) Angel menjelaskan kronologi kemenangannya di IMA 2015. Jebolan Idola Cilik itu menjelaskan, sejauh yang ia tahu sejak awal sudah ada enam nomine soundtrack terfavorit. Dirinya masuk nomine kategori itu.

Jadi ketika ada yang menyebut jumlah nomine berubah dari lima menjadi enam untuk menambahkan namanya, ia tak tahu menahu. Kenyataan bahwa nomine kategori soundtrack terfavorit ditempeli stiker, ia juga tak tahu.


"Dari April pihak IMA sendiri ke manajer aku, menyatakan aku masuk nominasi untuk soundtrack terfavorit. Aku enggak tahu ada perpindahan dari lima ke enam, setahu aku dari awal memang enam," ucap Angel membeberkan penjelasan.

Setelah mendapat piala kemenangan, Angel jelas bangga. Itu penghargaan pertama baginya. Ia sampai mengumumkan kemenangan itu ke gereja tempatnya beribadah. Berkontribusi sebagai penyanyi Indonesia Negeri Kita Bersama untuk film Di Balik 98 saja sudah membuatnya senang.

Tapi ketika kemenangan itu dipertanyakan, ia kebanggaan langsung terhapus dari hatinya. Angel langsung kroscek ke penyelenggara IMA.

"Setelah kemenangan kemarin saya langsung mempertanyakan ke pihak RCTI dan IMA, saya minta bukti apakah saya beneran menang atau enggak, itu saja. Saya enggak mau malu. Saya enggak gila award, enggak dapat juga enggak masalah," ucapnya membela diri.

Angel melanjutkan, "Itu kan berdasarkan polling sms ya, resmi dari provider dan menyatakan bahwa (menang) 73 persen."

Angel malu sekaligus sedih. Yang pertama, karena ia dianggap sebagai pemenang misterius atau musisi dongkrakan. Fakta bahwa melejitnya Angel dibidani acara yang kebetulan juga ditayangkan RCTI, semakin menguatkan praduga.

"Yang saya sedih itu satu hal. Mungkin saya ada di grup ini sudah lama, dari saya masih kecil (umur 10 tahun) sampai sekarang. Saya sedih kalau ada yang beranggapan bahwa karier saya ini banyak dibantu, cuma karena kita ada di grup yang sama," tuturnya mengungkapkan.

Ia merasa sudah cukup bekerja keras. Tapi dengan satu kemenangan, kredibilitasnya sebagai penyanyi justru seperti amblas.

Selain itu, opini dari nomine lain yang lebih senior di kategori soundtrack terfavorit juga membuat Angel kecil hati. Membaca cuitan Pongki Barata, Glenn, dan Anggun, Angel makin sedih. Sebab, ia mengaku penggemar mereka.

"Saya sedih kalau mereka beranggapan seperti itu. Tapi sekali lagi berterima kasih sama mereka karena memotivasi saya untuk lebih semangat lagi, untuk buktiin bahwa saya bukan artis atau musisi dongkrakan," tutur Angel. Ia mengaku tak masalah soal bully yang diterima.

Pada akhirnya Angel hanya bisa mengucap syukur. Ada sebuah hikmah yang bisa diambil. Menurutnya, kejadian itu justru membentuk mentalnya sebagai musisi menjadi lebih kuat.

Sebelumnya diberitakan, ajang penghargaan IMA 2015 menuai kontroversi lantaran Angel diduga "dimenangkan" salah satu pihak.

Sebab, namanya awalnya tak ada dalam nominasi dan baru muncul seminggu sebelum acara. Angel mengisi soundtrack Di Balik 98, film produksi MNC Pictures. Soundtrack berjudul Indonesia Negeri Kita Bersama itu ciptaan Liliana Tanoesoedibjo (istri Hary Tanoesoedibjo, pemimpin PT. MNC Investama Tbk. yang memiliki RCTI). Angel sendiri jebolan Idola Cilik, sebuah acara pencarian bakat di RCTI. IMA sendiri juga bikinan RCTI.

(rsa/vga)